Forum Sepakbola
- Siapakah juara pertengaha... galauman
- mourinho vs pers italia... jamily10
- Special Derby d'Italia te... GIOVINCO
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Nerazzuri.. Internazional... PSM.Internazionale
Berita Lain
- Sabtu, 22/11/2008 03:49 WIB
Jelang Derby d'Italia
Adriano Kembali Perkuat Inter - Jumat, 21/11/2008 18:25 WIB
Jelang Derby d'Italia
Ketimbang Ibra, Gigi Riva Suka Amauri - Jumat, 21/11/2008 14:31 WIB
Jelang Liga Italia
Roma Mulai Menuju Ekstrimisme Berbeda? - Jumat, 21/11/2008 14:04 WIB
Jelang Derby d'Italia
Amauri: Mau Menang? Duetkan Saya dengan Alex - Jumat, 21/11/2008 11:45 WIB
Jelang Liga Italia
Awas Diseruduk Banteng, Milan! - Jumat, 21/11/2008 10:58 WIB
Liga Italia Pekan Ini
Dua Edisi Duel Milan-Turin
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 19/08/2007 03:44 WIB
Kalimat itu Akhirnya Diungkapkan Materazzi
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(AFP)
Milan - Perlu waktu satu tahun buat Marco Materazzi mengungkapkan persis kalimat hinaan apa yang ia lontarkan kepada Zinedine Zidane dalam insiden menghebohkan di final Piala Duinia 2006.
Sejak awal Materazzi memang mengakui menghina Zidane, yang membuat bintang Prancis itu menanduk dadanya hingga jatuh, dan merelakan dirinya dikartu merah pada pertandingan sepenting itu.
Kalaupun kemudian terungkap bahwa Materazzi menghina saudara perempuan Zidane dengan sebutan 'pelacur', itu karena Zidane yang membeberkannya.
Kalimat penghinaan itu akhirnya diungkap Materazzi. Ia menuliskannya dalam buku biografi yang tak lama lagi akan dirilis untuk publik.
Insiden tersebut dimulai dengan omongan Zidane setelah dirinya dipegangi terus oleh bek asal klub Inter Milan itu. "Kalau kamu mau kaosku, nanti saja setelah pertandingan," cetus Zidane.
Saat itulah Materazzi menjawab "Mendingan adik perempuanmu yang pelacur itu." Zidane pun berbalik dan menghentakkan kepalanya ke dada 'Matrix'.
Kalimat Materazzi itu dikutip majalah TV Sorrini E Canzoni yang akan terbit hari Senin. Namun si pemain mengatakan kepada kantor berita ANSA bahwa kalimat tersebut tidak termasuk bagian dalam wawancaranya itu.
"Silakan Anda baca halaman 21 dari buku biografi saya. Saya akan berpanjang lebar membahas buku itu pada 30 Agustus, saat presentasi di Milan," ujarnya.
"Saya telah belajar dari kesalahan-kesalahan saya," tambahnya. "Di masa lalu saya telah melangkah ke luar jalur, dan saya minta maaf. Saya sudah dewasa."
( a2s / ian )
Kalimat itu Akhirnya Diungkapkan Materazzi
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(AFP)
Sejak awal Materazzi memang mengakui menghina Zidane, yang membuat bintang Prancis itu menanduk dadanya hingga jatuh, dan merelakan dirinya dikartu merah pada pertandingan sepenting itu.
Kalaupun kemudian terungkap bahwa Materazzi menghina saudara perempuan Zidane dengan sebutan 'pelacur', itu karena Zidane yang membeberkannya.
Kalimat penghinaan itu akhirnya diungkap Materazzi. Ia menuliskannya dalam buku biografi yang tak lama lagi akan dirilis untuk publik.
Insiden tersebut dimulai dengan omongan Zidane setelah dirinya dipegangi terus oleh bek asal klub Inter Milan itu. "Kalau kamu mau kaosku, nanti saja setelah pertandingan," cetus Zidane.
Saat itulah Materazzi menjawab "Mendingan adik perempuanmu yang pelacur itu." Zidane pun berbalik dan menghentakkan kepalanya ke dada 'Matrix'.
Kalimat Materazzi itu dikutip majalah TV Sorrini E Canzoni yang akan terbit hari Senin. Namun si pemain mengatakan kepada kantor berita ANSA bahwa kalimat tersebut tidak termasuk bagian dalam wawancaranya itu.
"Silakan Anda baca halaman 21 dari buku biografi saya. Saya akan berpanjang lebar membahas buku itu pada 30 Agustus, saat presentasi di Milan," ujarnya.
"Saya telah belajar dari kesalahan-kesalahan saya," tambahnya. "Di masa lalu saya telah melangkah ke luar jalur, dan saya minta maaf. Saya sudah dewasa."
( a2s / ian )
