Forum Sepakbola
- Dimanakah Rasa Keadilan P... tafiaro
- PFC (Persiba Balikpapan F... fiyo
- Psir = Pssi ???... yesijahat
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Hot News... naferyo
- Hasil pertandingan ISL... lelaki
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 19:04 WIB
Grand Royal Challenge Cup
Indonesia Ditumbangkan Myanmar 1-2 - Rabu, 19/11/2008 19:20 WIB
Grand Royal Challenge
Markus Gemilang, Indonesia ke Final - Minggu, 16/11/2008 00:03 WIB
PSM-Persib Imbang di Makassar - Minggu, 16/11/2008 00:02 WIB
Fisik Jadi Perhatian Utama Pelatih Baru PKT - Minggu, 16/11/2008 00:00 WIB
Persiwa Tahan PKT 1-1 - Sabtu, 15/11/2008 22:34 WIB
Grand Royal Challenge
Indonesia Ditumbangkan Myanmar 1-2
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 09/09/2007 18:59 WIB
Tampil Pas-Pasan, Persik Atasi Semen Padang
Samsul Hadi - detiksport

Kediri - Persik Kediri tampil tak meyakinkan saat menghadapi Semen Padang di kandangnya sendiri, Stadion Brawijaya, Minggu (09/09/07). Beruntung tuan rumah memetik kemenangan 2-1.
Para pemain Persik kerap menunjukkan gerakan-gerakan dan umpan yang sangat buruk. Tim berjulukan "Macan Putih" itu terkesan kurang komunikasi.
Permainan canggung dan sering salah paham tersebut berujung pada gagalnya Persik mencetak gol pada babak pertama.
Justru Semen Padang sering merepotkan pertahanan Persik Kediri, yang digalang oleh Zaenuri, Aris Indarto, dan Fallah Johnson. Namun pada babak pertama tersebut tak satupun gol terjadi.
Memasuki babak kedua baik Persik maupun Semen Padang sama-sama meningkatkan serangan. Pada menit ke-53, Semen padang berhasil unggul lebih dahulu. Abdulaye Djibril berhasil membuat gol indah dengan tendangan salto. Gol tersebut bermula saat Aris Indarto salah mengantisipasi umpan lambung dari Alcidio Fleitas.
Pada menit ke-58, Semen Padang terpaksa menarik kiper utamanya Wawan Darmawan karena cedera. Kiper kedua yang kurang memiliki jam terbang yaitu, Beni Tanjung, dimasukkan.
Pergantian kiper tersebut menguntungkan Persik. Terbukti pada menit ke-63 mereka berhasil menyamakan kedudukan, setelah Cristian Gonzales menyambar bola muntah akibat tangkapan Beni Tanjung yang tidak lengket.
Gol tersebut melecut semangat pemain Persik yang terus meningkatkan tempo permainan. Hasilnya pada menit 70 Gonzales lagi-lagi berhasil mencetak gol melalui titik putih penalti.
Hadiah penalti diberikan oleh wasit Rakhmad Hidayat, setelah Restu Kartiko menjatuhkan Gonzales di kotak 16 meter.
Usai pertandingan pelatih Semen Padang Sutan Harhara mengaku agak kecewa dengan hasil pertandingan ini. Namun ia masih bangga dengan permainan anak asuhnya.
"Taktik yang saya terapkan berjalan dengan baik. Hanya nasib yang membuat kami kalah," katanya.
Terkait kepemimpinan wasit yang disebut-sebut berat sebelah, Sutan enggan memberikan komentarnya. "Wasit, saya nggak mau berkomentar. Tadi pemain saya protes tidak ditanggapi, Anda nilai saja sendiri," lanjutnya.
Sementara pelatih Persik Daniel Roekito mengaku permainan anak asuhnya masih banyak kekurangan di beberapa lini. "Anak-anak bermain tergesa-gesa, dan ini merupakan pekerjaan rumah yang harus saya selesaikan," tandasnya.
Dengan hasil pertandingan ini Persik tetap menghuni peringkat lima di klasemen sementara Wilayah Barat dengan nilai 42. Tim ini masih di bawah Persib, Sriwijaya FC, Persija, dan PSMS. ( lom / lom )
Tampil Pas-Pasan, Persik Atasi Semen Padang
Samsul Hadi - detiksport

Para pemain Persik kerap menunjukkan gerakan-gerakan dan umpan yang sangat buruk. Tim berjulukan "Macan Putih" itu terkesan kurang komunikasi.
Permainan canggung dan sering salah paham tersebut berujung pada gagalnya Persik mencetak gol pada babak pertama.
Justru Semen Padang sering merepotkan pertahanan Persik Kediri, yang digalang oleh Zaenuri, Aris Indarto, dan Fallah Johnson. Namun pada babak pertama tersebut tak satupun gol terjadi.
Memasuki babak kedua baik Persik maupun Semen Padang sama-sama meningkatkan serangan. Pada menit ke-53, Semen padang berhasil unggul lebih dahulu. Abdulaye Djibril berhasil membuat gol indah dengan tendangan salto. Gol tersebut bermula saat Aris Indarto salah mengantisipasi umpan lambung dari Alcidio Fleitas.
Pada menit ke-58, Semen Padang terpaksa menarik kiper utamanya Wawan Darmawan karena cedera. Kiper kedua yang kurang memiliki jam terbang yaitu, Beni Tanjung, dimasukkan.
Pergantian kiper tersebut menguntungkan Persik. Terbukti pada menit ke-63 mereka berhasil menyamakan kedudukan, setelah Cristian Gonzales menyambar bola muntah akibat tangkapan Beni Tanjung yang tidak lengket.
Gol tersebut melecut semangat pemain Persik yang terus meningkatkan tempo permainan. Hasilnya pada menit 70 Gonzales lagi-lagi berhasil mencetak gol melalui titik putih penalti.
Hadiah penalti diberikan oleh wasit Rakhmad Hidayat, setelah Restu Kartiko menjatuhkan Gonzales di kotak 16 meter.
Usai pertandingan pelatih Semen Padang Sutan Harhara mengaku agak kecewa dengan hasil pertandingan ini. Namun ia masih bangga dengan permainan anak asuhnya.
"Taktik yang saya terapkan berjalan dengan baik. Hanya nasib yang membuat kami kalah," katanya.
Terkait kepemimpinan wasit yang disebut-sebut berat sebelah, Sutan enggan memberikan komentarnya. "Wasit, saya nggak mau berkomentar. Tadi pemain saya protes tidak ditanggapi, Anda nilai saja sendiri," lanjutnya.
Sementara pelatih Persik Daniel Roekito mengaku permainan anak asuhnya masih banyak kekurangan di beberapa lini. "Anak-anak bermain tergesa-gesa, dan ini merupakan pekerjaan rumah yang harus saya selesaikan," tandasnya.
Dengan hasil pertandingan ini Persik tetap menghuni peringkat lima di klasemen sementara Wilayah Barat dengan nilai 42. Tim ini masih di bawah Persib, Sriwijaya FC, Persija, dan PSMS. ( lom / lom )
