Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

Senin, 24/09/2007 10:00 WIB

Jol Masih Terpojokkan
Arya Perdhana - detiksport


Martin Jol (bbc)

London - Tottenham Hotspur masih terbenam. Bertandang ke markas Bolton Wanderers yang sama-sama sedang terpuruk, Spurs cuma bisa meraih hasil seri 1-1. Martin Jol masih terpojokkan.

Terpaku di posisi 18 Liga Inggris bukanlah sebuah torehan membanggakan bagi Spurs. Pengeluaran 40 juta poundsterling selama musim panas ini belum terbayar dengan prestasi yang memuaskan.

Dalam 7 pertandingan, tim London utara itu hanya bisa satu kali menang dan dua kali seri. Empat pertandingan lainnya, Spurs harus menelan pahitnya kekalahan.

Mau tidak mau, rangkaian hasil buruk ini memancing orang menoleh kepada Jol. Manajer asal Belanda itu dituding sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas macetnya prestasi Robbie Keane dkk. Suara-suara yang meminta Jol minggir mulai deras terdengar.

Nama pelatih Sevilla Juande Ramos ramai digadang-gadang sebagai suksesor Jol. Tapi pelatih asal Spanyol itu sudah tegas-tegas menolak.

Kepergian Jose Mourinho dari Chelsea juga memantik rumor baru. The Special One disebut-sebut siap memimpin pasukan White Hart Lane. Bahkan, konon Mourinho sudah resmi ditawari posisi manajer Spurs.

Di tengah-tengah posisinya yang terjepit, Jol masih meyakini posisinya aman.

"Ada sebuah lelucon di London bahwa Mourinho adalah The Special One. Tapi, dia tidaklah seistimewa itu. Pekerjaan ini (manajer Spurs) akan sulit buat dia, dan dia tahu itu," ungkap Jol menanggapi rumor Mourinho, seperti dikutip AFP, Senin (24/9/2007).

Bahkan, manajer berusia 51 tahun itu mengaku masih didukung Chairman Spurs Daniel Levy. "Levy menelpon saya. (Penggantian saya) itu adalah berita sampah. Dia berkata masih ingin bersama saya musim depan. Dia selalu baik kepada saya," pungkas Jol. ( a2s / a2s )

Baca juga: