Forum Sepakbola
- Siapakah juara pertengaha... galauman
- mourinho vs pers italia... jamily10
- Special Derby d'Italia te... GIOVINCO
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Nerazzuri.. Internazional... PSM.Internazionale
Berita Lain
- Sabtu, 22/11/2008 03:49 WIB
Jelang Derby d'Italia
Adriano Kembali Perkuat Inter - Jumat, 21/11/2008 18:25 WIB
Jelang Derby d'Italia
Ketimbang Ibra, Gigi Riva Suka Amauri - Jumat, 21/11/2008 14:31 WIB
Jelang Liga Italia
Roma Mulai Menuju Ekstrimisme Berbeda? - Jumat, 21/11/2008 14:04 WIB
Jelang Derby d'Italia
Amauri: Mau Menang? Duetkan Saya dengan Alex - Jumat, 21/11/2008 11:45 WIB
Jelang Liga Italia
Awas Diseruduk Banteng, Milan! - Jumat, 21/11/2008 10:58 WIB
Liga Italia Pekan Ini
Dua Edisi Duel Milan-Turin
Indeks Berita
Baca Juga
Senin, 21/01/2008 07:15 WIB
Parma Gugat Kemenangan Inter
Kris Fathoni W - detiksport

Mimmo Di Carlo (ist)
Milan - Kehilangan tiga poin yang sudah di depan mata bikin allenatore Parma Domenico "Mimmo" Di Carlo dongkol. Wasit pun ditudingnya memberi keuntungan buat Inter Milan dan sebaliknya, merugikan Parma yang akhirnya harus kehilangan angka.
Dalam keadaan tertinggal 2-1 sampai dengan menit 88, Inter mendapatkan tendangan penalti usai wasit menilai Fernando Couto melakukan handsball di kotak terlarang. Hal itu secara signifikan mengubah hasil akhir karena Inter akhirnya keluar jadi pemenang lewat dua gol Zlatan Ibrahimovic usai Parma tak lagi bermain lengkap.
"Saya tak akan menghakimi Couto atau apakah itu penalti atau bukan, namun di babak pertama kami seharusnya mendapat penalti untuk Bernardo Corradi. Saya tak ingin mengkritik wasit atau mengajarinya bagaimana cara memimpin pertandingan, tapi sekali lagi kami bermain bagus dan pulang dengan tangan kosong," sesal Di Carlo, seperti dilansir Channel 4 Senin (21/1/2008).
"Pierluigi Collina yang bertugas memilih wasit bertemu dengan kami sebulan lalu dan bilang kalau handsball hanya dihitung jika ada gerakan sengaja, namun kasus ini jelas tidak begitu. Kalaupun dia memberikan tendangan penalti, kartu merah jelas tidak layak," lanjut dia.
Couto yang diusir wasit pun ikut membela diri dengan membeberkan kejadian menurut versinya. "Saya menggapai bola dengan kepala dan bolanya lantas sedikit mengenai tangan saya, tapi nyaris tak ada sentuhan dan pastinya tak disengaja," tegas bek gaek Portugal itu.
"Saya menanduk bola ke arah garis keluar. Saya menjatuhkan diri untuk mencapainya sehingga tangan saya ikut bergerak secara otomatis. Sejujurnya ada sedikit sentuhan dengan tangan tapi itu itu karena pergerakan si kulit bundar dan jelas tidak disengaja."
( krs / arp )
Parma Gugat Kemenangan Inter
Kris Fathoni W - detiksport

Mimmo Di Carlo (ist)
Dalam keadaan tertinggal 2-1 sampai dengan menit 88, Inter mendapatkan tendangan penalti usai wasit menilai Fernando Couto melakukan handsball di kotak terlarang. Hal itu secara signifikan mengubah hasil akhir karena Inter akhirnya keluar jadi pemenang lewat dua gol Zlatan Ibrahimovic usai Parma tak lagi bermain lengkap.
"Saya tak akan menghakimi Couto atau apakah itu penalti atau bukan, namun di babak pertama kami seharusnya mendapat penalti untuk Bernardo Corradi. Saya tak ingin mengkritik wasit atau mengajarinya bagaimana cara memimpin pertandingan, tapi sekali lagi kami bermain bagus dan pulang dengan tangan kosong," sesal Di Carlo, seperti dilansir Channel 4 Senin (21/1/2008).
"Pierluigi Collina yang bertugas memilih wasit bertemu dengan kami sebulan lalu dan bilang kalau handsball hanya dihitung jika ada gerakan sengaja, namun kasus ini jelas tidak begitu. Kalaupun dia memberikan tendangan penalti, kartu merah jelas tidak layak," lanjut dia.
Couto yang diusir wasit pun ikut membela diri dengan membeberkan kejadian menurut versinya. "Saya menggapai bola dengan kepala dan bolanya lantas sedikit mengenai tangan saya, tapi nyaris tak ada sentuhan dan pastinya tak disengaja," tegas bek gaek Portugal itu.
"Saya menanduk bola ke arah garis keluar. Saya menjatuhkan diri untuk mencapainya sehingga tangan saya ikut bergerak secara otomatis. Sejujurnya ada sedikit sentuhan dengan tangan tapi itu itu karena pergerakan si kulit bundar dan jelas tidak disengaja."
( krs / arp )
