Forum Sepakbola
- Siapakah juara pertengaha... galauman
- mourinho vs pers italia... jamily10
- Special Derby d'Italia te... GIOVINCO
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Nerazzuri.. Internazional... PSM.Internazionale
Berita Lain
- Sabtu, 22/11/2008 03:49 WIB
Jelang Derby d'Italia
Adriano Kembali Perkuat Inter - Jumat, 21/11/2008 18:25 WIB
Jelang Derby d'Italia
Ketimbang Ibra, Gigi Riva Suka Amauri - Jumat, 21/11/2008 14:31 WIB
Jelang Liga Italia
Roma Mulai Menuju Ekstrimisme Berbeda? - Jumat, 21/11/2008 14:04 WIB
Jelang Derby d'Italia
Amauri: Mau Menang? Duetkan Saya dengan Alex - Jumat, 21/11/2008 11:45 WIB
Jelang Liga Italia
Awas Diseruduk Banteng, Milan! - Jumat, 21/11/2008 10:58 WIB
Liga Italia Pekan Ini
Dua Edisi Duel Milan-Turin
Indeks Berita
Baca Juga
Kamis, 24/01/2008 07:40 WIB
Partai Aneh Ranieri
Kris Fathoni W - detiksport

Milan - Allenatore Juventus Claudio Ranieri cukup puas mampu mengimbangi Inter Milan 2-2. Namun ia juga merasa aneh dengan pertandingan leg pertama perempatfinal Coppa Italia tersebut.
Dijamu Nerazzuri, Juve mampu memetik hasil imbang yang bisa saja jadi kunci penting demi lolos ke babak semifinal. Dengan skor tersebut, artinya Bianconeri hanya butuh hasil minimal 0-0 di pertemuan kedua untuk melaju ke empat besar.
Maka, raihan dari lawatan tersebut tentu tidak buruk. Meski begitu, memang kurang mengesankan jika mengingat Inter yang sudah bermain dengan sepuluh pemain sejak menit-menit awal, malah sempat unggul 2-0 atas Juve.
"Itu partai yang aneh. Kami ingin hasil positif dan memulai dengan baik. Dengan jumlah pemain lebih unggul kami mencoba menyebar pemain dan walaupun kami lebih menguasai bola, (permainan) tetap saja steril, kami seperti tak pernah menguji (kiper) Francesco Toldo," heran Ranieri seperti dilansir Channel 4, Kamis (24/1/2008).
Dengan babak pertama berakhir 0-0, di babak kedua Inter sempat memimpin 2-0 lewat dua gol Julio Cruz. "Inter layak mencetak dua kali. Kami sepertinya tertidur dan kami tak bereaksi sama sekali. Kami tak mampu membalas karena Inter menunggu kami di jarak 20 meter ke arah gawangnya dan senantiasa solid," keluh Ranieri.
Peruntungan tim tamu baru berubah menjelang pertandingan tuntas. Lewat dua gol oleh Alessandro Del Piero dan Jean-Alain Boumsong, Juve pun akhirnya mampu memaksakan hasil imbang, sesuatu yang disyukuri oleh Ranieri.
"Dua gol telat sangat penting. Dalam kompetisi ini, mencetak di laga tandang adalah krusial untuk membuat leg kedua menjadi lebih mudah," tuntas dia.
( krs / arp )
Partai Aneh Ranieri
Kris Fathoni W - detiksport

Dijamu Nerazzuri, Juve mampu memetik hasil imbang yang bisa saja jadi kunci penting demi lolos ke babak semifinal. Dengan skor tersebut, artinya Bianconeri hanya butuh hasil minimal 0-0 di pertemuan kedua untuk melaju ke empat besar.
Maka, raihan dari lawatan tersebut tentu tidak buruk. Meski begitu, memang kurang mengesankan jika mengingat Inter yang sudah bermain dengan sepuluh pemain sejak menit-menit awal, malah sempat unggul 2-0 atas Juve.
"Itu partai yang aneh. Kami ingin hasil positif dan memulai dengan baik. Dengan jumlah pemain lebih unggul kami mencoba menyebar pemain dan walaupun kami lebih menguasai bola, (permainan) tetap saja steril, kami seperti tak pernah menguji (kiper) Francesco Toldo," heran Ranieri seperti dilansir Channel 4, Kamis (24/1/2008).
Dengan babak pertama berakhir 0-0, di babak kedua Inter sempat memimpin 2-0 lewat dua gol Julio Cruz. "Inter layak mencetak dua kali. Kami sepertinya tertidur dan kami tak bereaksi sama sekali. Kami tak mampu membalas karena Inter menunggu kami di jarak 20 meter ke arah gawangnya dan senantiasa solid," keluh Ranieri.
Peruntungan tim tamu baru berubah menjelang pertandingan tuntas. Lewat dua gol oleh Alessandro Del Piero dan Jean-Alain Boumsong, Juve pun akhirnya mampu memaksakan hasil imbang, sesuatu yang disyukuri oleh Ranieri.
"Dua gol telat sangat penting. Dalam kompetisi ini, mencetak di laga tandang adalah krusial untuk membuat leg kedua menjadi lebih mudah," tuntas dia.
( krs / arp )
