Forum Sepakbola
- Big Match Fiorentina VS J... yudhi_dharma
- Penggemar Sheva ...... erik7_sheva
- Comment last Match your f... Ocim
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Tempat Nongkrong Ngobrol ... maskiko
Berita Lain
- Jumat, 29/08/2008 10:55 WIB
Liga Italia Pekan Ini
Juve Bisa Langsung Jalani Mimpi Buruk - Jumat, 29/08/2008 00:46 WIB
Oddo Berlabuh ke Bayern Munich - Kamis, 28/08/2008 19:20 WIB
Sheva Seperti Sup yang Dipanaskan Lagi - Kamis, 28/08/2008 18:10 WIB
Ibrahimovic Puji Mourinho - Kamis, 28/08/2008 12:23 WIB
'Seri A = Liga untuk Pensiunan' - Kamis, 28/08/2008 03:10 WIB
Laga Perdana Roma Mungkin Tanpa Totti
Indeks Berita
Baca Juga
Senin, 04/02/2008 05:39 WIB
Tentang Penalti, Inter Jujur
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Materazzi (AFP/Giuseppe Cacace)
Milan - Dua tendangan penalti mewarnai pertandingan Inter versus Empoli tadi malam, Minggu (3/2/2008). Kubu Nerazzurri secara jantan mengakui bahwa Empoli tidak beruntungan dengan keduanya.
Penalti pertama didapat Inter di menit 34, yang dieksekusi dengan baik oleh Zlatan Ibrahimovic. Hadiah tendangan 11 meter itu diberikan wasit yang menganggap Ighli Vanucchi handball di kotak terlarang dalam sebuah perebutan bola.
Insiden tersebut memicu kontroversi karena dalam rekaman video tampak bola hanya mengenai muka atau kepala Vanucchi, bukan tangannya. Ternyata hal itu diakui pula oleh pelatih Inter, Roberto Mancini.
"Itu bukan penalti," tukasnya seusai pertandingan. "Tapi yang untuk Empoli pun bukan. Juga bukan untuk Livorno (saat melawan Palermo kemarin). Tidak semestinya wasit memberikan itu semua."
"Insiden-insiden inilah yang mengubah sebuah pertandingan. Anda tak bisa membiarkan hal ini, sebagaimana saya meragukan Vanucchi sengaja berniat menghalau bola dengan tangannya. Dalam kasus itu, si pemain bermaksud mempertahankan dirinya dan bukan pelanggaran."
Yang tak kalah menarik adalah seputar penalti untuk Empoli di menit-menit akhir babak kedua, yang dialgojoi Luca Saudati tapi dapat diblok kiper Julio Cesar. Jika Mancini tidak menganggap keputusan itu pantas, Marco Materazzi lebih jujur.
Dia mengakui bahwa apa yang dilakukannya terhadap Saudati memang tergolong pelanggaran. Itu sebabnya bek Italia itu tampak tidak melakukan protes.
"Empoli ? Kalau saya harus jujur, ya, itu penalti. Saya dapat bola, dia merebutnya, lalu saya menjatuhkan dia. Kalau saja yang jadi wasit, saya pasti akan memberikan penalti," tuturnya kepada Italia Uno.
Seperti diketahui, Inter memenangi partai di San Siro itu dengan gol tunggal Ibrahimovic tersebut. Diusirnya Patrick Vieira di babak pertama pun menjadi perhatian tersendiri karena untuk kali ketiga dalam empat pertandingan Inter kehilangan satu pemain -- tapi tidak kalah, malahan menang.
"Saya tak tahu apa yang dikatakan Patrick pada wasit. Tapi menurut saya kartu kuning pertama buat dia tidaklah pantas," tambah Mancini.
"Kalau jumlah pemain kami utuh, kami pastinya takkan mendapatkan banyak masalah dan bisa mencetak gol lebih banyak lagi," pungkasnya.
( a2s / a2s )
Tentang Penalti, Inter Jujur
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Materazzi (AFP/Giuseppe Cacace)
Penalti pertama didapat Inter di menit 34, yang dieksekusi dengan baik oleh Zlatan Ibrahimovic. Hadiah tendangan 11 meter itu diberikan wasit yang menganggap Ighli Vanucchi handball di kotak terlarang dalam sebuah perebutan bola.
Insiden tersebut memicu kontroversi karena dalam rekaman video tampak bola hanya mengenai muka atau kepala Vanucchi, bukan tangannya. Ternyata hal itu diakui pula oleh pelatih Inter, Roberto Mancini.
"Itu bukan penalti," tukasnya seusai pertandingan. "Tapi yang untuk Empoli pun bukan. Juga bukan untuk Livorno (saat melawan Palermo kemarin). Tidak semestinya wasit memberikan itu semua."
"Insiden-insiden inilah yang mengubah sebuah pertandingan. Anda tak bisa membiarkan hal ini, sebagaimana saya meragukan Vanucchi sengaja berniat menghalau bola dengan tangannya. Dalam kasus itu, si pemain bermaksud mempertahankan dirinya dan bukan pelanggaran."
Yang tak kalah menarik adalah seputar penalti untuk Empoli di menit-menit akhir babak kedua, yang dialgojoi Luca Saudati tapi dapat diblok kiper Julio Cesar. Jika Mancini tidak menganggap keputusan itu pantas, Marco Materazzi lebih jujur.
Dia mengakui bahwa apa yang dilakukannya terhadap Saudati memang tergolong pelanggaran. Itu sebabnya bek Italia itu tampak tidak melakukan protes.
"Empoli ? Kalau saya harus jujur, ya, itu penalti. Saya dapat bola, dia merebutnya, lalu saya menjatuhkan dia. Kalau saja yang jadi wasit, saya pasti akan memberikan penalti," tuturnya kepada Italia Uno.
Seperti diketahui, Inter memenangi partai di San Siro itu dengan gol tunggal Ibrahimovic tersebut. Diusirnya Patrick Vieira di babak pertama pun menjadi perhatian tersendiri karena untuk kali ketiga dalam empat pertandingan Inter kehilangan satu pemain -- tapi tidak kalah, malahan menang.
"Saya tak tahu apa yang dikatakan Patrick pada wasit. Tapi menurut saya kartu kuning pertama buat dia tidaklah pantas," tambah Mancini.
"Kalau jumlah pemain kami utuh, kami pastinya takkan mendapatkan banyak masalah dan bisa mencetak gol lebih banyak lagi," pungkasnya.
( a2s / a2s )

