- Pengendali lapangan tenga... olang_oleng
- Andai Jadi Bek Kelas Duni... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... antowae
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Sabtu, 22/11/2008 05:55 WIB
Gol Zidan Tekuk Karlsruhe - Kamis, 20/11/2008 23:12 WIB
Jalan Donovan Kembali ke Eropa Terbuka - Selasa, 18/11/2008 19:05 WIB
Arshavin Kini Impikan Munich - Senin, 17/11/2008 02:04 WIB
Bremen Cetak Gol dan Tiga Poin Lagi - Minggu, 16/11/2008 03:55 WIB
Munich Tertahan, Leverkusen Nyaman di Puncak - Sabtu, 15/11/2008 05:05 WIB
Bochum Tahan Hannover 1-1
Indeks Berita
Baca Juga
Kamis, 14/02/2008 02:39 WIB
Wasit Takut 'Bantu' Bayern
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(ist)
Jakarta - Bayern Munich sedang mengeluh soal wasit. Mereka menganggap para pengadil lapangan hijau terlalu takut untuk "membantu" Bayern sehingga malah melakukan sebaliknya.
Keluhan itu disampaikan presiden klub, Karl-Heinz Rummenigge, menyusul kerugian yang dirasakan timnya dalam pertandingan terakhir, saat bermain imbang 1-1 dengan Werder Breman di Allianz Arena akhir pekan lalu.
Ia menyebut keputusan wasit Thorsten Kinhoefer yang menganulir gol Luca Toni di menit 76, dengan dalih offside, menegaskan bahwa Bayern diperlakukan tidak adil.
"Ini menunjukkan betapa kami menghadapi sebuah keadaan yang tidak menguntungkan di Jerman," tukas Rummeningge kepada koran yang berbasis di Munich, TZ, seperti dilansir AFP, Rabu (13/2/2008).
Kesimpulan itu diambil Rummenigge setelah pihaknya mengalami perlakukan serupa pada September lalu. Walaupun Bayern menang 1-0 atas Bayer Leverkusen, namun ia menyesalkan keputusan hakim garis yang tidak mengesahkan sebuah gol lain timnya.
"Bola sudah setengah mereka melewati garis gawang, dan manajer umum kami, Uli Hoeness, sudah menyatakan linesman, kenapa dia tidak memberi sinyal terjadi gol,” tuturnya kepada tabloid Bild.
"Si hakim garis menjawab, dia berpikir bola itu memang telah melewati garis gawang. Akan tetapi dia tidak berani mengindikasikannya. Karena jika Anda membuat satu keputusan yang menentang Bayern, takkan terjadi apa-apa. Tapi kalau Anda membuat sebuah keputusan yang sepertinya menguntungkan Bayern, maka Anda akan menerima cercaan selama seminggu di media massa dan telepon."
Linesman yang dimaksud Rummenigge, Thorsten Schiffner, memberi sangkalan atas tudingan tersebut. "Saya tak pernah mengatakan itu," tukasnya.
"Saya menyerahkan pernyataan-pernyataan Mr. Rummenigge kepada Federasi Sepakbola Jerman (DFB) dan pengacara saya," tukasnya.
( a2s / ian )
Wasit Takut 'Bantu' Bayern
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(ist)
Keluhan itu disampaikan presiden klub, Karl-Heinz Rummenigge, menyusul kerugian yang dirasakan timnya dalam pertandingan terakhir, saat bermain imbang 1-1 dengan Werder Breman di Allianz Arena akhir pekan lalu.
Ia menyebut keputusan wasit Thorsten Kinhoefer yang menganulir gol Luca Toni di menit 76, dengan dalih offside, menegaskan bahwa Bayern diperlakukan tidak adil.
"Ini menunjukkan betapa kami menghadapi sebuah keadaan yang tidak menguntungkan di Jerman," tukas Rummeningge kepada koran yang berbasis di Munich, TZ, seperti dilansir AFP, Rabu (13/2/2008).
Kesimpulan itu diambil Rummenigge setelah pihaknya mengalami perlakukan serupa pada September lalu. Walaupun Bayern menang 1-0 atas Bayer Leverkusen, namun ia menyesalkan keputusan hakim garis yang tidak mengesahkan sebuah gol lain timnya.
"Bola sudah setengah mereka melewati garis gawang, dan manajer umum kami, Uli Hoeness, sudah menyatakan linesman, kenapa dia tidak memberi sinyal terjadi gol,” tuturnya kepada tabloid Bild.
"Si hakim garis menjawab, dia berpikir bola itu memang telah melewati garis gawang. Akan tetapi dia tidak berani mengindikasikannya. Karena jika Anda membuat satu keputusan yang menentang Bayern, takkan terjadi apa-apa. Tapi kalau Anda membuat sebuah keputusan yang sepertinya menguntungkan Bayern, maka Anda akan menerima cercaan selama seminggu di media massa dan telepon."
Linesman yang dimaksud Rummenigge, Thorsten Schiffner, memberi sangkalan atas tudingan tersebut. "Saya tak pernah mengatakan itu," tukasnya.
"Saya menyerahkan pernyataan-pernyataan Mr. Rummenigge kepada Federasi Sepakbola Jerman (DFB) dan pengacara saya," tukasnya.
( a2s / ian )
