Forum Sepakbola
- Del Piero Cetak Gol ke-25... dragon88
- =[galeri & profil bua... adystajunior
- Siapakah juara pertengaha... galauman
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Nerazzuri.. Internazional... PSM.Internazionale
Berita Lain
- Jumat, 05/12/2008 03:42 WIB
Giovionco Bidik Milik Alex - Jumat, 05/12/2008 01:52 WIB
Chiellini Mau Angka & Posisi Untuk Natal - Jumat, 05/12/2008 01:00 WIB
Milan yang Cesc Fabregas Suka - Kamis, 04/12/2008 18:27 WIB
Moratti: Inter Bisa Menangi Apapun - Kamis, 04/12/2008 14:29 WIB
Adu Tajam Cassano-Milito di Derby Genoa - Kamis, 04/12/2008 10:51 WIB
Target Camoranesi Tampil Lawan Milan
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 27/02/2008 06:54 WIB
Ranieri Soal Hasil, Wasit dan Kartu Merah
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Nico Casamassima
Turin - Bertindak sebagai tuan rumah, Juventus gagal menundukkan rival sekotanya, Torino. Di menit-menit akhir, Juve bahkan kehilangan Pavel Nedved yang diusir wasit.
Derby Della Mole yang berlangsung Rabu (27/2/2008) dinihari WIB berakhir dengan skor kacamata setelah kedua tim tak mampu menjebol gawang lawan sepanjang pertandingan.
Hasil imbang ini sebenarnya lebih menguntungkan Il Toro yang jadi tim tamu. Buat Bianconeri yang sedang membuntuti AS Roma dan mencoba mencuri peluang merenggut posisi dua, tambahan satu poin sebenarnya tak cukup.
"Saya pikir ini bukanlah derby yang bagus jika dilihat dari segi teknik. Kedua kubu ingin menang tapi kami kurang bagus dalam aspek menggulirkan bola di lapangan, kami ingin lebih fokus mengirim bola kepada Nedved dan (Mauro) Camoranesi," ujar Ranieri kepada Sky Sports Italia, yang dilansir Goal.
Terhadap Nedved yang langsung diusir wasit pada injury time setelah kedapatan menjambak Gianluca Comotto, Ranieri menukas, "Kartu merah Nedved? Dia merasa terprovokasi dan bereaksi, dia seharusnya tak melakukannya, karena saat ini saya butuh semua pemain saya tersedia."
Dua hal yang jelas-jelas memuaskan Ranieri adalah performa fisik pemainnya yang terus menerus mengejar bola tak kenal lelah, dan kepemimpinan wasit di atas lapangan. Khusus poin terakhir, sebelumnya "Si Nyonya Tua" sempat merasa acap dikerjai korps baju hitam sehingga mengirimkan surat terbuka menyoal pengadil lapangan.
"Kepemimpinan Rizzoli sangat bagus. Surat terbuka kami? Saya tak mau merespon kepada siapapun. Saya setuju dengan keputusan klub mengirimkan surat itu, (tim) lain lebih memilih aksi bungkam kepada pers atau melahirkan kontroversi. Di sisi lain kami hanya ingin menekankan masalah tersebut."
"Saya tak berharap apa-apa, hanya kepemimpinan wasit seperti yang kami lihat malam ini," pungkas Ranieri.
( krs / key )
Ranieri Soal Hasil, Wasit dan Kartu Merah
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Nico Casamassima
Derby Della Mole yang berlangsung Rabu (27/2/2008) dinihari WIB berakhir dengan skor kacamata setelah kedua tim tak mampu menjebol gawang lawan sepanjang pertandingan.
Hasil imbang ini sebenarnya lebih menguntungkan Il Toro yang jadi tim tamu. Buat Bianconeri yang sedang membuntuti AS Roma dan mencoba mencuri peluang merenggut posisi dua, tambahan satu poin sebenarnya tak cukup.
"Saya pikir ini bukanlah derby yang bagus jika dilihat dari segi teknik. Kedua kubu ingin menang tapi kami kurang bagus dalam aspek menggulirkan bola di lapangan, kami ingin lebih fokus mengirim bola kepada Nedved dan (Mauro) Camoranesi," ujar Ranieri kepada Sky Sports Italia, yang dilansir Goal.
Terhadap Nedved yang langsung diusir wasit pada injury time setelah kedapatan menjambak Gianluca Comotto, Ranieri menukas, "Kartu merah Nedved? Dia merasa terprovokasi dan bereaksi, dia seharusnya tak melakukannya, karena saat ini saya butuh semua pemain saya tersedia."
Dua hal yang jelas-jelas memuaskan Ranieri adalah performa fisik pemainnya yang terus menerus mengejar bola tak kenal lelah, dan kepemimpinan wasit di atas lapangan. Khusus poin terakhir, sebelumnya "Si Nyonya Tua" sempat merasa acap dikerjai korps baju hitam sehingga mengirimkan surat terbuka menyoal pengadil lapangan.
"Kepemimpinan Rizzoli sangat bagus. Surat terbuka kami? Saya tak mau merespon kepada siapapun. Saya setuju dengan keputusan klub mengirimkan surat itu, (tim) lain lebih memilih aksi bungkam kepada pers atau melahirkan kontroversi. Di sisi lain kami hanya ingin menekankan masalah tersebut."
"Saya tak berharap apa-apa, hanya kepemimpinan wasit seperti yang kami lihat malam ini," pungkas Ranieri.
( krs / key )
