- Pengendali lapangan tenga... olang_oleng
- Andai Jadi Bek Kelas Duni... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... antowae
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 04:15 WIB
Eriksson Didesak Mundur - Jumat, 21/11/2008 01:45 WIB
CAS: Atletico Tetap Tampil tanpa Penonton - Kamis, 20/11/2008 18:24 WIB
Berbatov Ancam Pensiun dari Timnas - Kamis, 20/11/2008 13:52 WIB
Lagi, Wasit Diancam Dibunuh - Kamis, 20/11/2008 13:08 WIB
Kecewanya Terry Usai Buat Blunder - Kamis, 20/11/2008 11:32 WIB
Hasil Sempurna untuk Tahun Gemilang Capello
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Selasa, 11/03/2008 06:21 WIB
Jelang Inter vs Liverpool
Menunggu Tiket dari Torres
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Paul Ellis
Milan - Fernando Torres tak mencetak gol saat Liverpool menundukkan Inter Milan di leg pertama. Tapi El Nino punya kontribusi besar dalam kemenangan tersebut, sesuatu yang diyakini bakal terjadi lagi.
Adalah gol dari Dirk Kuyt dan sepakan jarak jauh Steven Gerrard yang mengantar Liverpool melangkahkan setengah kakinya ke babak delapan besar Liga Champions menyusul kemenangan 2-0 di pertandingan pertama tiga pekan lalu.
Meski tak menyumbang gol namun performa dan peran Torres dalam laga tersebut terbilang penting. Pergerakannya bahkan kemudian memaksa Marco Materazzi melakukan pelanggaran keras yang berujung keluarnya kartu merah, kejadian ini banyak membantu The Kop keluar sebagai pemenang karena keunggulan jumlah pemain.
Insiden kartu kuning kedua yang diterima Matrix memang layak diperdebatkan karena Torres terlihat seperti melakukan diving. Tapi di mata Steven Gerrard, kartu merah pada Matrix justru sebuah pembuktian akan potensi yang dimiliki striker Spayol itu.
"Dia sudah membuat Materazzi panas di leg pertama. Materazzi mungkin berpikir dia diperdaya dengan kartu merah, tapi dia (Matrix) juga lolos dari hukuman ketika melakukan pelanggaran sebelum menerima kartu kuning pertama. Itu menunjukkan berapa Torres dengan kekuatan dan tenaganya mampu membuat sang juara dunia menjadi tidak nyaman," ungkap Gerrad di Soccernet.
Jika Torres tak mampu mencetak gol di leg pertama, maka pada leg kedua nanti mantan pemain Atletico Madrid itu diyakini akan kembali pada kebiasaannya menyumbang gol. Dengan 25 gol yang sudah dicetaknya dari 34 laga, tiket ke babak delapan besar diharapkan datang dari striker 23 tahun itu.
"Kami akan mencoba memukul mereka melalui counter-attack dan Torres memainkan peran tersebut lebih baik dibanding siapapun. Bukan cuma melepaskan umpan panjang untuk kemudian dikejarnya, tapi dia mampu mengubah keadaan seperti yang dilakukan di Merseille saat kami membutuhkan kemenangan untuk lolos," lanjut Gerrard.
Kemenangan atau paling buruk kalah dengan silisih satu gol akan mengantar The Reds menyusul tiga klub Liga Inggris lainnya yang sudah lebih dulu lolos yakni Arsenal, Manchester United dan Chelsea. Mampukah Liverpool melakukanya?
"Siapapun pemain yang mengisi posisi Materazzi tak akan mampu bertahan 90 menit saat harus menghadapi Fernando," pungkas sang kapten yakin.
( din / ian )
Jelang Inter vs Liverpool
Menunggu Tiket dari Torres
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Paul Ellis
Adalah gol dari Dirk Kuyt dan sepakan jarak jauh Steven Gerrard yang mengantar Liverpool melangkahkan setengah kakinya ke babak delapan besar Liga Champions menyusul kemenangan 2-0 di pertandingan pertama tiga pekan lalu.
Meski tak menyumbang gol namun performa dan peran Torres dalam laga tersebut terbilang penting. Pergerakannya bahkan kemudian memaksa Marco Materazzi melakukan pelanggaran keras yang berujung keluarnya kartu merah, kejadian ini banyak membantu The Kop keluar sebagai pemenang karena keunggulan jumlah pemain.
Insiden kartu kuning kedua yang diterima Matrix memang layak diperdebatkan karena Torres terlihat seperti melakukan diving. Tapi di mata Steven Gerrard, kartu merah pada Matrix justru sebuah pembuktian akan potensi yang dimiliki striker Spayol itu.
"Dia sudah membuat Materazzi panas di leg pertama. Materazzi mungkin berpikir dia diperdaya dengan kartu merah, tapi dia (Matrix) juga lolos dari hukuman ketika melakukan pelanggaran sebelum menerima kartu kuning pertama. Itu menunjukkan berapa Torres dengan kekuatan dan tenaganya mampu membuat sang juara dunia menjadi tidak nyaman," ungkap Gerrad di Soccernet.
Jika Torres tak mampu mencetak gol di leg pertama, maka pada leg kedua nanti mantan pemain Atletico Madrid itu diyakini akan kembali pada kebiasaannya menyumbang gol. Dengan 25 gol yang sudah dicetaknya dari 34 laga, tiket ke babak delapan besar diharapkan datang dari striker 23 tahun itu.
"Kami akan mencoba memukul mereka melalui counter-attack dan Torres memainkan peran tersebut lebih baik dibanding siapapun. Bukan cuma melepaskan umpan panjang untuk kemudian dikejarnya, tapi dia mampu mengubah keadaan seperti yang dilakukan di Merseille saat kami membutuhkan kemenangan untuk lolos," lanjut Gerrard.
Kemenangan atau paling buruk kalah dengan silisih satu gol akan mengantar The Reds menyusul tiga klub Liga Inggris lainnya yang sudah lebih dulu lolos yakni Arsenal, Manchester United dan Chelsea. Mampukah Liverpool melakukanya?
"Siapapun pemain yang mengisi posisi Materazzi tak akan mampu bertahan 90 menit saat harus menghadapi Fernando," pungkas sang kapten yakin.
( din / ian )
