- Apakah juara liga EROPA d... Chelsea_Mania
- Seputar Olimpiade... lelaki
- free trit... $CH3L534$
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Rabu, 20/08/2008 14:12 WIB
Olimpiade Beijing
Cibiran Maradona untuk Buruknya Brasil - Rabu, 20/08/2008 13:13 WIB
Dunga di Ujung Pemecatan - Rabu, 20/08/2008 11:35 WIB
Laga Ujicoba
Spanyol Menuju Tahta yang Lebih Tinggi - Rabu, 20/08/2008 11:13 WIB
Tak Ada yang Untouchable bagi Capello - Rabu, 20/08/2008 06:10 WIB
Pindah ke PSG, Kezman Wujudkan Mimpi - Rabu, 20/08/2008 05:44 WIB
Ronaldinho & Pato Kecewa Berat
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Selasa, 11/03/2008 11:54 WIB
Jelang Inter vs Liverpool
Tak Ada yang Mustahil bagi Zanetti
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Filippo Monteforte
Milan - Tertinggal 0-2 dari Liverpool bikin nasib Inter Milan berada di ujung tanduk. Tapi bagi kapten Javier Zanetti, tak ada yang mustahil, termasuk lolos ke 8 Besar Liga Champions.
Agar tidak tersingkir, Inter membutuhkan kemenangan minimal 3-0 dalam partai leg 2 perdelapanfinal yang akan dilangsungkan di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (12/3/2008) dinihari WIB.
Keharusan menang dengan tiga gol tanpa balas itu bukanlah pekerjaan yang mudah. Inter membutuhkan keajaiban untuk melakukan hal yang nyaris "mustahil" itu.
Tapi kata "mustahil" rupanya tak ada dalam kamus Zanetti. "Kami harus mencoba membalikkan hasil leg pertama karena itu tidak mustahil kami lakukan," ujar kapten yang sudah mengabdi selama 13 tahun itu kepada UEFA.
Di tengah perayaan seabad usia klub, Zanetti tidak ingin momentum langka itu dirusak dengan sebuah kenyataan tersingkir dari Liga Champions. "(Kemenangan) Itu akan menjadi hadiah ulang tahun yang luar biasa bagi para tifosi dan juga untuk Presiden kami, Massimo Moratti, dan keluarganya," lanjut pria Argentina itu.
Atmosfer pesta centennial Inter diyakini Zanetti akan membuat rekan-rekan setimnya mampu menciptakan hasil yang bersejarah.
"Ini adalah momen yang emosional karena menjadi bagian dari klub dan sejarahnya adalah sumber kebanggaan yang besar," papar pengumpul 416 penampilan bagi Inter itu. "Atmosfer pada Selasa nanti akan jadi pemacu hebat bagi para pemain.".
Zanetti pun memberi semacam tips untuk tampil di panggung seketat Liga Champions. "Kami harus bermain dalam bentuk yang terbaik dan meminimalkan kesalahan. Kami harus agresif tanpa memberi Liverpool ruang untuk menyerang balik," mantap Zanetti.
( arp / krs )
Jelang Inter vs Liverpool
Tak Ada yang Mustahil bagi Zanetti
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Filippo Monteforte
Agar tidak tersingkir, Inter membutuhkan kemenangan minimal 3-0 dalam partai leg 2 perdelapanfinal yang akan dilangsungkan di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (12/3/2008) dinihari WIB.
Keharusan menang dengan tiga gol tanpa balas itu bukanlah pekerjaan yang mudah. Inter membutuhkan keajaiban untuk melakukan hal yang nyaris "mustahil" itu.
Tapi kata "mustahil" rupanya tak ada dalam kamus Zanetti. "Kami harus mencoba membalikkan hasil leg pertama karena itu tidak mustahil kami lakukan," ujar kapten yang sudah mengabdi selama 13 tahun itu kepada UEFA.
Di tengah perayaan seabad usia klub, Zanetti tidak ingin momentum langka itu dirusak dengan sebuah kenyataan tersingkir dari Liga Champions. "(Kemenangan) Itu akan menjadi hadiah ulang tahun yang luar biasa bagi para tifosi dan juga untuk Presiden kami, Massimo Moratti, dan keluarganya," lanjut pria Argentina itu.
Atmosfer pesta centennial Inter diyakini Zanetti akan membuat rekan-rekan setimnya mampu menciptakan hasil yang bersejarah.
"Ini adalah momen yang emosional karena menjadi bagian dari klub dan sejarahnya adalah sumber kebanggaan yang besar," papar pengumpul 416 penampilan bagi Inter itu. "Atmosfer pada Selasa nanti akan jadi pemacu hebat bagi para pemain.".
Zanetti pun memberi semacam tips untuk tampil di panggung seketat Liga Champions. "Kami harus bermain dalam bentuk yang terbaik dan meminimalkan kesalahan. Kami harus agresif tanpa memberi Liverpool ruang untuk menyerang balik," mantap Zanetti.
( arp / krs )


