- Piala dunia 2010... xfun
- Pemain yang pantas dipang... renan
- Website Untuk Nonton Siar... melw00d
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Kamis, 28/08/2008 13:57 WIB
Jelang Piala Super Eropa
Hargreaves Berharap Jadi Awal Baik - Kamis, 28/08/2008 12:05 WIB
Jelang Piala Super Eropa
Arshavin Belum Tentu Dimainkan - Kamis, 28/08/2008 11:43 WIB
Jelang Piala Super Eropa
Fergie Turunkan Tim Terkuat MU Saat Ini - Kamis, 28/08/2008 11:29 WIB
Anorthosis Famagusta
'Klub Terjajah' Menembus Pentas Eropa - Kamis, 28/08/2008 08:05 WIB
The Reds Menang Berkat Kerja Keras - Kamis, 28/08/2008 06:55 WIB
Wenger Mau yang Seperti ini
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Rabu, 12/03/2008 07:12 WIB
Pesta 100 Milik Caragher
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Filippo Monteforte
Jakarta - Perayaan 100 tahun Inter Milan berakhir pahit karena mereka tersingkir oleh Liverpool di Liga Champions. Selebrasi centenary Nerazzurri pun diambil Jamie Carragher yang juga mencatat rekor 100.
Tepat 9 Maret lalu Inter merayakan hari jadinya yang ke-100. Nerazzurri sempat menjalani pesta awal yang menyenangkan setelah menundukkan Reggina di Seri A dengan skor 2-0.
Sayangnya pesta yang lebih besar yang pantas digelar untuk merayakan momen bersejarah tersebut justru urung terlaksana. Rabu (12/3/2008) dinihari tadi, Inter dipaksa mengubur harapan berlaga di perempatfinal Liga Champions setelah gol tunggal Fernando Torres membuat mereka kalah agregat 0-3 dan berakibat hilangnya tiket ke babak delapan besar.
Makin membuat perayaan centenary Inter makin kelabu adalah pernyataan mengejutkan Roberto Mancini soal rencananya untuk mundur dari kursi pelatih di akhir Mei mendatang. Mancini adalah pelatih pertama Inter sejak akhir 1980 yang mampu memberi klub Hitam-Biru itu scudetto sekaligus bersaing kembali di papan atas Liga Italia.
Kondisi bersebarangan dirayakan Jamie Carragher yang merayakan pesta 100 miliknya sendiri. Pertandingan di San Siro dinihari tadi merupakan laga ke-100 bek Liverpool itu di kompetisi Eropa.
Hebatnya Carragher menjadi pemain Liverpool pertama yang mencatat rekor tersebut. Dibanding sang kapten dia unggul 13 pertandingan.
"Jika Anda melihat lagi pada 100 pertandingan itu, Anda akan kesulitan mencari laga di mana dia bermain dengan buruk. Jadi 100 pertandingan itu bukan cuma jumlah dia bermain, itu adalah soal (kualitas) yang dia berikan buat tim," ungkap Steven Gerrrad sebelum pertandingan seperti diberitakan InTheNews. ( din / ian )
Pesta 100 Milik Caragher
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Filippo Monteforte
Tepat 9 Maret lalu Inter merayakan hari jadinya yang ke-100. Nerazzurri sempat menjalani pesta awal yang menyenangkan setelah menundukkan Reggina di Seri A dengan skor 2-0.
Sayangnya pesta yang lebih besar yang pantas digelar untuk merayakan momen bersejarah tersebut justru urung terlaksana. Rabu (12/3/2008) dinihari tadi, Inter dipaksa mengubur harapan berlaga di perempatfinal Liga Champions setelah gol tunggal Fernando Torres membuat mereka kalah agregat 0-3 dan berakibat hilangnya tiket ke babak delapan besar.
Makin membuat perayaan centenary Inter makin kelabu adalah pernyataan mengejutkan Roberto Mancini soal rencananya untuk mundur dari kursi pelatih di akhir Mei mendatang. Mancini adalah pelatih pertama Inter sejak akhir 1980 yang mampu memberi klub Hitam-Biru itu scudetto sekaligus bersaing kembali di papan atas Liga Italia.
Kondisi bersebarangan dirayakan Jamie Carragher yang merayakan pesta 100 miliknya sendiri. Pertandingan di San Siro dinihari tadi merupakan laga ke-100 bek Liverpool itu di kompetisi Eropa.
Hebatnya Carragher menjadi pemain Liverpool pertama yang mencatat rekor tersebut. Dibanding sang kapten dia unggul 13 pertandingan.
"Jika Anda melihat lagi pada 100 pertandingan itu, Anda akan kesulitan mencari laga di mana dia bermain dengan buruk. Jadi 100 pertandingan itu bukan cuma jumlah dia bermain, itu adalah soal (kualitas) yang dia berikan buat tim," ungkap Steven Gerrrad sebelum pertandingan seperti diberitakan InTheNews. ( din / ian )

