Forum Sepakbola
- kelakuan wasit serie A... lelaki
- Best Buy 08/09... s4kty
- Big Match Fiorentina VS J... yudhi_dharma
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Tempat Nongkrong Ngobrol ... maskiko
Berita Lain
- Jumat, 29/08/2008 17:40 WIB
Tunggu Kaka di Pekan Kedua - Jumat, 29/08/2008 16:25 WIB
Inter Lepas Suazo ke Benfica - Jumat, 29/08/2008 10:55 WIB
Liga Italia Pekan Ini
Juve Bisa Langsung Jalani Mimpi Buruk - Jumat, 29/08/2008 00:46 WIB
Oddo Berlabuh ke Bayern Munich - Kamis, 28/08/2008 19:20 WIB
Sheva Seperti Sup yang Dipanaskan Lagi - Kamis, 28/08/2008 18:10 WIB
Ibrahimovic Puji Mourinho
Indeks Berita
Baca Juga
Jumat, 21/03/2008 00:20 WIB
Moratti: Terkadang Sepakbola Kejam
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Nico Casamassima
Milan - Bos Inter Milan Massimo Moratti menggugat keputusan wasit yang mengusir Pele ketika Inter menghadapi Genoa. Keputusan itu dinilainya teramat berat dan tak adil.
Dalam laga giornata 29, Inter yang unggul terlebih dulu di menit 11 akhirnya harus harus puas dengan mereguk satu poin setelah Genoa mencetak gol telat di menit-menit akhir pertandingan. Sebelumnya, Nerazzuri harus bermain minus satu pemain sejak menit 40 karena kartu kuning kedua yang diterima Pele usai melanggar Ivan Juric.
"Itu (keputusan wasit) sangat berat dan tak adil. Wasit bisa melakukan apa pun yang dia suka dan mengklaim dia benar, namun saya menilai itu keliru," geram Moratti seperti diberitakan Channel 4.
Diusirnya Pele, yang merupakan kesekian kalinya Inter harus mengakhiri pertandingan dengan pemain tak lengkap, diduga media sebagai bentuk dari kelelahan mental La Beneamata setelah didera pelbagai masalah musim ini, internal maupun eksternal. Namun Moratti tak sependapat.
"Hal seperti ini terjadi. Kemarin malam wasit keras dan saya pikir pengusiran itu tidak dikarenakan kelelahan mental. Saya tidak melihat ketegangan. Bahkan saya pikir tim berjuang di Genoa, dalam situasi sulit di mana mereka diharapkan untuk mencetak gol," tegas dia.
Beruntung buat Inter, setelah mereka kalah AS Roma yang tengah mengejarnya juga tunduk dari rival sekotanya, Lazio. Hal itu setidaknya cukup bikin kegetiran Moratti akan kepemimpinan wasit sedikit terobati.
"Terkadang sepakbola kejam dan itu mengejutkan Anda ketika Anda diharapkan menang. Namun setelah Roma kalah, papan klasemen tak berubah banyak dan kami harus terus waspada sampai akhir musim," pungkas Moratti.
( krs / krs )
Moratti: Terkadang Sepakbola Kejam
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Nico Casamassima
Dalam laga giornata 29, Inter yang unggul terlebih dulu di menit 11 akhirnya harus harus puas dengan mereguk satu poin setelah Genoa mencetak gol telat di menit-menit akhir pertandingan. Sebelumnya, Nerazzuri harus bermain minus satu pemain sejak menit 40 karena kartu kuning kedua yang diterima Pele usai melanggar Ivan Juric.
"Itu (keputusan wasit) sangat berat dan tak adil. Wasit bisa melakukan apa pun yang dia suka dan mengklaim dia benar, namun saya menilai itu keliru," geram Moratti seperti diberitakan Channel 4.
Diusirnya Pele, yang merupakan kesekian kalinya Inter harus mengakhiri pertandingan dengan pemain tak lengkap, diduga media sebagai bentuk dari kelelahan mental La Beneamata setelah didera pelbagai masalah musim ini, internal maupun eksternal. Namun Moratti tak sependapat.
"Hal seperti ini terjadi. Kemarin malam wasit keras dan saya pikir pengusiran itu tidak dikarenakan kelelahan mental. Saya tidak melihat ketegangan. Bahkan saya pikir tim berjuang di Genoa, dalam situasi sulit di mana mereka diharapkan untuk mencetak gol," tegas dia.
Beruntung buat Inter, setelah mereka kalah AS Roma yang tengah mengejarnya juga tunduk dari rival sekotanya, Lazio. Hal itu setidaknya cukup bikin kegetiran Moratti akan kepemimpinan wasit sedikit terobati.
"Terkadang sepakbola kejam dan itu mengejutkan Anda ketika Anda diharapkan menang. Namun setelah Roma kalah, papan klasemen tak berubah banyak dan kami harus terus waspada sampai akhir musim," pungkas Moratti.
( krs / krs )

