- Pengendali lapangan tenga... olang_oleng
- Andai Jadi Bek Kelas Duni... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... antowae
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 04:15 WIB
Eriksson Didesak Mundur - Jumat, 21/11/2008 01:45 WIB
CAS: Atletico Tetap Tampil tanpa Penonton - Kamis, 20/11/2008 18:24 WIB
Berbatov Ancam Pensiun dari Timnas - Kamis, 20/11/2008 13:52 WIB
Lagi, Wasit Diancam Dibunuh - Kamis, 20/11/2008 13:08 WIB
Kecewanya Terry Usai Buat Blunder - Kamis, 20/11/2008 11:32 WIB
Hasil Sempurna untuk Tahun Gemilang Capello
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Kamis, 27/03/2008 07:45 WIB
Istimewanya Angka 100 Beckham
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Patrick Hertzog
Paris - Tampil 100 kali untuk tim nasional pastilah sebuah hal yang membanggakan. Tak peduli Inggris kalah 0-1 dari Prancis, penampilan 'cepek' David Beckham tetaplah momen istimewa.
Puluhan ribu penonton di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Kamis (27/3/2008) dinihari WIB, bertepuk tangan saat Beckham masuk ke lapangan. Victoria, sang istri, turut terlihat hadir di tribun bersama anak-anaknya serta beberapa anggota keluarga lainnya.
Sejarah itu memang akhirnya tercipta. Nama Beckham ada dalam 11 pemain Inggris yang dipilih sebagai starter oleh manajer Fabio Capello. Memakai nomor punggung tujuh --nomor yang pernah identik dengan dirinya--, serta sepatu khusus dari Adidas, Beckham dengan percaya diri menginjak rumput hijau Stade de France.
Satu kartu kuning mewarnai aksi Becks --sapaan Beckham-- selama 63 menit sebelum dirinya diganti oleh David Bentley. Saat ia keluar lapangan, para penonton dengan penuh respek memberikan standing ovation kepada Becks.
Sayangnya, catatan 100 caps Becks 'dirusak' oleh Prancis yang akhirnya menang 1-0. Tapi kekalahan tampaknya tidak mengurangi nilai sejarah penampilan gelandang berusia 32 tahun itu kali ini.
Hanya ada lima orang yang pernah membela Inggris lebih dari 100 kali. Selain Becks, empat nama lainnya adalah legenda The Three Lions: Peter Shilton, Bobby Moore, Bobby Charlton dan Billy Wright.
Adalah cinta Becks kepada sepakbola dan untuk Inggris yang mampu membuatnya kembali. Tersingkir dari teras liga Eropa dan bermain di Amerika Serikat yang notabene bukan 'negara sepakbola' tak membuat sinar ayah tiga anak itu meredup.
Simak apa kata Roberto Carlos, mantan rekan setim Beckham saat di Real Madrid. "Semua kredit untuknya. Saat kami di Madrid, dia selalu bersemangat bicara soal Inggris," ungkap Carlos di The Sun.
"Dia layak mendapatkannya. Dia cinta negaranya dan dia sangat bangga. Dia masihlah seorang pemain yang hebat," aku Sven Goran Eriksson, eks manajer Inggris.
Wajar bila Beckham kemudian merasa sedikit sentimentil. Sebelum laga kontra Prancis, mantan bintang Manchester United itu mengaku akan menyimpan semua benda kenangan terkait penampilan historisnya itu.
"Saya ingin menyimpan baju saya, sandal, kaos kaki dan semua benda lain yang bisa saya ambil di kamar ganti," ujarnya. "Saya beruntung bisa bertukar kaos dengan para pemain hebat. Tapi kali ini, saya akan menyimpannya."
Mungkin, saat mulai bermain sepakbola bersama MU belasan tahun silam, tidak pernah terlintas sedikit pun di benak seorang anak lelaki kelahiran London itu bahwa dirinya suatu saat akan menjadi salah satu legenda Inggris.
Kini semuanya sudah terwujud bagi Beckham: 100 kali tampil bagi tim nasional kebanggaannya. Dan sepertinya pria bernama lengkap David Robert Joseph Beckham ini tidak ingin berhenti di sini.
"Saya orang yang keras kepala. Hal-hal dapat berubah tapi saya tetap ingin bermain bagi negara saya di tahun-tahun mendatang. Saya merasa lebih baik malam ini, saya merasa tajam dan segar," tandas Beckham di AFP.
Selamat, Beckham!
( arp / krs )
Istimewanya Angka 100 Beckham
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Patrick Hertzog
Puluhan ribu penonton di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Kamis (27/3/2008) dinihari WIB, bertepuk tangan saat Beckham masuk ke lapangan. Victoria, sang istri, turut terlihat hadir di tribun bersama anak-anaknya serta beberapa anggota keluarga lainnya.
Sejarah itu memang akhirnya tercipta. Nama Beckham ada dalam 11 pemain Inggris yang dipilih sebagai starter oleh manajer Fabio Capello. Memakai nomor punggung tujuh --nomor yang pernah identik dengan dirinya--, serta sepatu khusus dari Adidas, Beckham dengan percaya diri menginjak rumput hijau Stade de France.
Satu kartu kuning mewarnai aksi Becks --sapaan Beckham-- selama 63 menit sebelum dirinya diganti oleh David Bentley. Saat ia keluar lapangan, para penonton dengan penuh respek memberikan standing ovation kepada Becks.
Sayangnya, catatan 100 caps Becks 'dirusak' oleh Prancis yang akhirnya menang 1-0. Tapi kekalahan tampaknya tidak mengurangi nilai sejarah penampilan gelandang berusia 32 tahun itu kali ini.
Hanya ada lima orang yang pernah membela Inggris lebih dari 100 kali. Selain Becks, empat nama lainnya adalah legenda The Three Lions: Peter Shilton, Bobby Moore, Bobby Charlton dan Billy Wright.
Adalah cinta Becks kepada sepakbola dan untuk Inggris yang mampu membuatnya kembali. Tersingkir dari teras liga Eropa dan bermain di Amerika Serikat yang notabene bukan 'negara sepakbola' tak membuat sinar ayah tiga anak itu meredup.
Simak apa kata Roberto Carlos, mantan rekan setim Beckham saat di Real Madrid. "Semua kredit untuknya. Saat kami di Madrid, dia selalu bersemangat bicara soal Inggris," ungkap Carlos di The Sun.
"Dia layak mendapatkannya. Dia cinta negaranya dan dia sangat bangga. Dia masihlah seorang pemain yang hebat," aku Sven Goran Eriksson, eks manajer Inggris.
Wajar bila Beckham kemudian merasa sedikit sentimentil. Sebelum laga kontra Prancis, mantan bintang Manchester United itu mengaku akan menyimpan semua benda kenangan terkait penampilan historisnya itu.
"Saya ingin menyimpan baju saya, sandal, kaos kaki dan semua benda lain yang bisa saya ambil di kamar ganti," ujarnya. "Saya beruntung bisa bertukar kaos dengan para pemain hebat. Tapi kali ini, saya akan menyimpannya."
Mungkin, saat mulai bermain sepakbola bersama MU belasan tahun silam, tidak pernah terlintas sedikit pun di benak seorang anak lelaki kelahiran London itu bahwa dirinya suatu saat akan menjadi salah satu legenda Inggris.
Kini semuanya sudah terwujud bagi Beckham: 100 kali tampil bagi tim nasional kebanggaannya. Dan sepertinya pria bernama lengkap David Robert Joseph Beckham ini tidak ingin berhenti di sini.
"Saya orang yang keras kepala. Hal-hal dapat berubah tapi saya tetap ingin bermain bagi negara saya di tahun-tahun mendatang. Saya merasa lebih baik malam ini, saya merasa tajam dan segar," tandas Beckham di AFP.
Selamat, Beckham!
( arp / krs )
