- Apakah juara liga EROPA d... Chelsea_Mania
- Seputar Olimpiade... lelaki
- free trit... $CH3L534$
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Kamis, 21/08/2008 02:22 WIB
Pertandingan Ujicoba
Belanda Gagal Balas Dendam - Kamis, 21/08/2008 01:16 WIB
Brasil Ditekuk Argentina
Presiden Pun Marah Besar - Rabu, 20/08/2008 21:31 WIB
Van Bronckhorst Kapten Oranje - Rabu, 20/08/2008 14:12 WIB
Olimpiade Beijing
Cibiran Maradona untuk Buruknya Brasil - Rabu, 20/08/2008 13:13 WIB
Dunga di Ujung Pemecatan - Rabu, 20/08/2008 11:35 WIB
Laga Ujicoba
Spanyol Menuju Tahta yang Lebih Tinggi
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Kamis, 27/03/2008 08:42 WIB
Beckham Tak Bagus-Bagus Amat
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

AFP/Franck Fife
Paris - Mencatat 100 caps bersama Inggris memang spesial, tapi tidak dengan penampilan David Beckham. Ia termasuk yang tidak banyak memberi kontribusi.
Laga Prancis kontra Inggris menjadi momen bersejarah bagi Beckham. Meski The Three Lions takluk 1-0, laga tersebut tetap menjadi spesial oleh Beckham.
Namun, jika dilihat dari sudut pandang permainan, Beckham tak menunjukkan performa yang melegenda. Selama 63 menit berada di lapangan, Beckham terlihat bermasalah dengan kondisi fisiknya. Umpan crossing yang menjadi cirikhasnya pun tak banyak terlihat.
Rasa tertekan untuk bisa tampil gemilang di laga ke-100-nya pun terlihat, yaitu ketika ia menarik kaos Franck Ribery hingga terjatuh pada menit ke-39. Kartu kuning pun dihadiahkan wasit untuknya.
Oleh Goal, Beckham diberi nilai 5, sama dengan poin Steven Gerrard. Nilai tersebut menjadi yang terendah dari starting eleven skuad Fabio Capello. Bahkan ketimbang David Bentley yang menggantikannya di pertengahan babak kedua, Beckham dinilai kalah (Bentley mendapat nilai 6,5).
Sementara The Sun menilai performa Beckham biasa-biasa saja. Tak ada yang spesial. Kontrol bola, tekel dan umpannya dianggap rata-rata. Namun untuk sikap di atas lapangan, Beckham mendapat pujian. Faktor tersebut dan caps ke-100-nya menutup buruknya penampilan Beckham di Stade de France.
Muncul pertanyaan, apakah laga ini menjadi yang terakhir bagi Beckham? Semua keputusan tetap berada di tangan Capello. Namun jika membandingkan performanya dengan kompetitor lain, bisa jadi laga tersebut menjadi laga perpisahan untuk Beckham.
( ian / ian )
Beckham Tak Bagus-Bagus Amat
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

AFP/Franck Fife
Laga Prancis kontra Inggris menjadi momen bersejarah bagi Beckham. Meski The Three Lions takluk 1-0, laga tersebut tetap menjadi spesial oleh Beckham.
Namun, jika dilihat dari sudut pandang permainan, Beckham tak menunjukkan performa yang melegenda. Selama 63 menit berada di lapangan, Beckham terlihat bermasalah dengan kondisi fisiknya. Umpan crossing yang menjadi cirikhasnya pun tak banyak terlihat.
Rasa tertekan untuk bisa tampil gemilang di laga ke-100-nya pun terlihat, yaitu ketika ia menarik kaos Franck Ribery hingga terjatuh pada menit ke-39. Kartu kuning pun dihadiahkan wasit untuknya.
Oleh Goal, Beckham diberi nilai 5, sama dengan poin Steven Gerrard. Nilai tersebut menjadi yang terendah dari starting eleven skuad Fabio Capello. Bahkan ketimbang David Bentley yang menggantikannya di pertengahan babak kedua, Beckham dinilai kalah (Bentley mendapat nilai 6,5).
Sementara The Sun menilai performa Beckham biasa-biasa saja. Tak ada yang spesial. Kontrol bola, tekel dan umpannya dianggap rata-rata. Namun untuk sikap di atas lapangan, Beckham mendapat pujian. Faktor tersebut dan caps ke-100-nya menutup buruknya penampilan Beckham di Stade de France.
Muncul pertanyaan, apakah laga ini menjadi yang terakhir bagi Beckham? Semua keputusan tetap berada di tangan Capello. Namun jika membandingkan performanya dengan kompetitor lain, bisa jadi laga tersebut menjadi laga perpisahan untuk Beckham.
( ian / ian )


