- Piala dunia 2010... xfun
- Pemain yang pantas dipang... renan
- Website Untuk Nonton Siar... melw00d
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Jumat, 29/08/2008 10:10 WIB
Drawing Liga Champions
Janji Sejarah Baru dari Fergie - Jumat, 29/08/2008 07:35 WIB
Mourinho Tak Mau Sesumbar - Jumat, 29/08/2008 02:43 WIB
Tiga Gelar Pemain Terbaik Untuk Chelsea - Jumat, 29/08/2008 02:21 WIB
Ronaldo Terbaik Liga Champions 2007/2008 - Jumat, 29/08/2008 01:59 WIB
Fase Grup Liga Champions
Grup D Ketat, Barca Grup 'Enteng' - Jumat, 29/08/2008 00:22 WIB
Undian Grup Liga Champions
Real Madrid Gabung Juventus
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Kamis, 27/03/2008 09:52 WIB
Debut Yahud Pato
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(AFP/Glyn Kirk)
London - Alexandre Pato sudah langsung nyetel di awal karirnya dengan AC Milan. Begitu pula di level internasional. Pemain berusia 18 tahun itu punya debut yang yahud dengan tim senior Brasil.
Pato mencetak gol semata wayang dalam pertandingan ujicoba antara Brasil versus Swedia di Emirates Stadium, London, Inggris, Kamis (27/3/2008) dinihari WIB tadi, yang membuat "Samba" menang 1-0.
Itulah gol perdana Pato dalam laga internasional pertamanya di level senior. Artinya, ia mampu mendulang gol dalam partai debutnya, sama seperti ketika ia melakukannya di Milan.
Pada 13 Januari lalu, diturunkan untuk pertama kalinya oleh Rossoneri di pertandingan kompetitif, Pato mengukir satu gol untuk Milan saat menekuk Napoli 5-2. Hingga kini ia telah mengemas tujuh gol di Seri A, setara dengan Alberto Gilardino dan hanya kalah tiga gol Kaka.
Sama halnya dengan gol pertamanya di Milan, Pato juga menghasilkan gol internasional pertamanya saat dimainkan sebagai pemain pengganti. Dimasukkan di babak kedua, ia menjebol gawang Swedia saat usia permainannya baru 12 menit. Memanfaatkan kesalahan kiper Rami Shaaban, ia mencocor jala lawan dengan tendangan lengkung di sektor kanan pertahanan "Viking Kuning".
"Dia punya style Ronaldo di usia muda. Mereka selalu aktif dan mencoba melaksanakan apa yang Anda (pelatih) instruksikan. Anda harus memberi pemain-pemain seperti itu ruang untuk kreatif," puji pelatih Brasil Dunga seusai pertandingan.
"Saya tidak berpikir dia seorang talenta normal. Ada beberapa orang yang bisa membuat sebuah perubahan besar, dan dia salah satunya," sambung Dunga seperti dikutip AFP.
Ditambahkan kapten Brasil saat menjuarai Piala Dunia 1994 itu, Pato semakin berkembang sejak berkarir di Eropa (Milan). Apalagi ia dinilai sosok anak muda yang rendah hati dan selalu bekerja keras.
Pato pun dipastikan Dunga akan ia bawa ke Olimpiade Beijing pertengahan tahun ini. "Dia sudah siap. Olimpiade adalah sebuah kesempatan besar untuk dia."
Pertandingan Brasil vs Swedia juga dimaksudkan sebagai peringatan 50 tahun final pertama Brasil di Piala Dunia. Di tahun 1958 mereka mengalahkan Swedia dengan skor 5-2, yang mana menjadi momentum pertama Pele menjadi seorang super star.
( a2s / ian )
Debut Yahud Pato
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(AFP/Glyn Kirk)
Pato mencetak gol semata wayang dalam pertandingan ujicoba antara Brasil versus Swedia di Emirates Stadium, London, Inggris, Kamis (27/3/2008) dinihari WIB tadi, yang membuat "Samba" menang 1-0.
Itulah gol perdana Pato dalam laga internasional pertamanya di level senior. Artinya, ia mampu mendulang gol dalam partai debutnya, sama seperti ketika ia melakukannya di Milan.
Pada 13 Januari lalu, diturunkan untuk pertama kalinya oleh Rossoneri di pertandingan kompetitif, Pato mengukir satu gol untuk Milan saat menekuk Napoli 5-2. Hingga kini ia telah mengemas tujuh gol di Seri A, setara dengan Alberto Gilardino dan hanya kalah tiga gol Kaka.
Sama halnya dengan gol pertamanya di Milan, Pato juga menghasilkan gol internasional pertamanya saat dimainkan sebagai pemain pengganti. Dimasukkan di babak kedua, ia menjebol gawang Swedia saat usia permainannya baru 12 menit. Memanfaatkan kesalahan kiper Rami Shaaban, ia mencocor jala lawan dengan tendangan lengkung di sektor kanan pertahanan "Viking Kuning".
"Dia punya style Ronaldo di usia muda. Mereka selalu aktif dan mencoba melaksanakan apa yang Anda (pelatih) instruksikan. Anda harus memberi pemain-pemain seperti itu ruang untuk kreatif," puji pelatih Brasil Dunga seusai pertandingan.
"Saya tidak berpikir dia seorang talenta normal. Ada beberapa orang yang bisa membuat sebuah perubahan besar, dan dia salah satunya," sambung Dunga seperti dikutip AFP.
Ditambahkan kapten Brasil saat menjuarai Piala Dunia 1994 itu, Pato semakin berkembang sejak berkarir di Eropa (Milan). Apalagi ia dinilai sosok anak muda yang rendah hati dan selalu bekerja keras.
Pato pun dipastikan Dunga akan ia bawa ke Olimpiade Beijing pertengahan tahun ini. "Dia sudah siap. Olimpiade adalah sebuah kesempatan besar untuk dia."
Pertandingan Brasil vs Swedia juga dimaksudkan sebagai peringatan 50 tahun final pertama Brasil di Piala Dunia. Di tahun 1958 mereka mengalahkan Swedia dengan skor 5-2, yang mana menjadi momentum pertama Pele menjadi seorang super star.
( a2s / ian )


