Forum Sepakbola
- Dimanakah Rasa Keadilan P... tafiaro
- PFC (Persiba Balikpapan F... fiyo
- Psir = Pssi ???... yesijahat
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Hot News... naferyo
- Hasil pertandingan ISL... lelaki
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 19:04 WIB
Grand Royal Challenge Cup
Indonesia Ditumbangkan Myanmar 1-2 - Rabu, 19/11/2008 19:20 WIB
Grand Royal Challenge
Markus Gemilang, Indonesia ke Final - Minggu, 16/11/2008 00:03 WIB
PSM-Persib Imbang di Makassar - Minggu, 16/11/2008 00:02 WIB
Fisik Jadi Perhatian Utama Pelatih Baru PKT - Minggu, 16/11/2008 00:00 WIB
Persiwa Tahan PKT 1-1 - Sabtu, 15/11/2008 22:34 WIB
Grand Royal Challenge
Indonesia Ditumbangkan Myanmar 1-2
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 01/04/2008 00:45 WIB
Liga Super 2008
'Sekarang Atau Menunggu Lagi'
Lily Indriyani - detiksport
Jakarta - Memperbaiki sistem sepakbola nasional sudah menjadi harga mati yang harus dilakukan. Jika tidak, klub-klub Indonesia harus siap menanggung akibatnya dengan diturunkan gradenya di lingkup Asia.
Semua ini bersumber pada kesiapan klub untuk mematuhi standar kompetisi yang sesuai dengan yang ditetapkan AFC. Kesiapan dalam mematuhi standar infrastruktur dan profesional manajemen yang tertuang dalam Manual K, menjadi dua poin penting pembahasan Badan Liga Indonesia dan perwakilan 18 klub di Cempaka Lounge, Hotel The Sultan, Senin, (31/3/2008).
Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Deputi Chairman Liga Profesional AFC, Tokuaki Suzuki, terungkap bahwa Indonesia akan 'turun grade' selama dua tahun jika tidak bisa memenuhi syarat yang diajukan tersebut.
"AFC sudah menerima data-data yang kita berikan dan kita masih harus menunggu hasil dari AFC nanti. Kalau tidak bisa, ya harus nunggu dua tahun lagi," ungkapnya kepada wartawan.
Seperti diketahui, setiap klub harus memenuhi lima syarat sesuai dengan ketentuan Manual K sebelum batas waktu yang ditentukan yakni Mei 2008. Apabila klub tidak bisa memenuhi semua persyaratan tersebut maka klub bersangkutan tidak bisa mengikuti gelaran Liga Super 2008.
Selain itu, klub-klub sepakbola Indonesia nantinya juga tidak dapat berlaga dalam Liga Champion Asia sampai tahun 2011. Dengan kata lain, mereka hanya boleh bermain dalam AFC Cup selama belum bisa menyesuaikan diri dengan proses lisensi tersebut.
Pernyataan ini diperkuat oleh Suzuki yang menganggap bahwa proses ini sudah tidak bisa ditawar lagi. "Tidak ada kompromi untuk semua persyaratan ini. Memang akan membutuhkan waktu, tapi saya yakin (Indonesia) bisa," ujarnya saat ditanya wartawan.
Sanggupkah Liga Champion Asia?
Senada dengan Suzuki, pernyataan bernada optimis datang dari Andi Darussalam, yang menganggap bahwa Indonesia bisa melewati tahapan ini.
"Ya harus dong karena kalau nggak dari sekarang, kapan lagi kita bisa memulai," tegas pria yang hadir dengan kemeja garis-garis tersebut.
"Kalau memang level kita hanya sampai AFC Cup, kenapa nggak? Kami Arema juga masih banyak kekurangan yang harus dibenahi," ungkap Asisten Manajer Arema M. Taufan yang sedikit memiliki pendapat berbeda.
Adapun AFC akan mengadakan rapat pada 20 Mei mendatang guna membahas permasalahan yang menyangkut status profesional baik klub maupun liga dari seluruh negara Asia. Yang mana hasil dari pertemuan ini, nantinya akan diumumkan pada 1 Oktober 2008. Jadi, kita tunggu saja.
( ian / din )
Liga Super 2008
'Sekarang Atau Menunggu Lagi'
Lily Indriyani - detiksport
Semua ini bersumber pada kesiapan klub untuk mematuhi standar kompetisi yang sesuai dengan yang ditetapkan AFC. Kesiapan dalam mematuhi standar infrastruktur dan profesional manajemen yang tertuang dalam Manual K, menjadi dua poin penting pembahasan Badan Liga Indonesia dan perwakilan 18 klub di Cempaka Lounge, Hotel The Sultan, Senin, (31/3/2008).
Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Deputi Chairman Liga Profesional AFC, Tokuaki Suzuki, terungkap bahwa Indonesia akan 'turun grade' selama dua tahun jika tidak bisa memenuhi syarat yang diajukan tersebut.
"AFC sudah menerima data-data yang kita berikan dan kita masih harus menunggu hasil dari AFC nanti. Kalau tidak bisa, ya harus nunggu dua tahun lagi," ungkapnya kepada wartawan.
Seperti diketahui, setiap klub harus memenuhi lima syarat sesuai dengan ketentuan Manual K sebelum batas waktu yang ditentukan yakni Mei 2008. Apabila klub tidak bisa memenuhi semua persyaratan tersebut maka klub bersangkutan tidak bisa mengikuti gelaran Liga Super 2008.
Selain itu, klub-klub sepakbola Indonesia nantinya juga tidak dapat berlaga dalam Liga Champion Asia sampai tahun 2011. Dengan kata lain, mereka hanya boleh bermain dalam AFC Cup selama belum bisa menyesuaikan diri dengan proses lisensi tersebut.
Pernyataan ini diperkuat oleh Suzuki yang menganggap bahwa proses ini sudah tidak bisa ditawar lagi. "Tidak ada kompromi untuk semua persyaratan ini. Memang akan membutuhkan waktu, tapi saya yakin (Indonesia) bisa," ujarnya saat ditanya wartawan.
Sanggupkah Liga Champion Asia?
Senada dengan Suzuki, pernyataan bernada optimis datang dari Andi Darussalam, yang menganggap bahwa Indonesia bisa melewati tahapan ini.
"Ya harus dong karena kalau nggak dari sekarang, kapan lagi kita bisa memulai," tegas pria yang hadir dengan kemeja garis-garis tersebut.
"Kalau memang level kita hanya sampai AFC Cup, kenapa nggak? Kami Arema juga masih banyak kekurangan yang harus dibenahi," ungkap Asisten Manajer Arema M. Taufan yang sedikit memiliki pendapat berbeda.
Adapun AFC akan mengadakan rapat pada 20 Mei mendatang guna membahas permasalahan yang menyangkut status profesional baik klub maupun liga dari seluruh negara Asia. Yang mana hasil dari pertemuan ini, nantinya akan diumumkan pada 1 Oktober 2008. Jadi, kita tunggu saja.
( ian / din )
