Forum Sepakbola
- Bubarkan Pssi...!!!!... agungwsn
- Psir Bebas... gagehrk
- Siapa Yang Pantas Ketua P... sijiae
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Hot News... naferyo
- Hasil pertandingan ISL... lelaki
Berita Lain
- Kamis, 04/12/2008 20:27 WIB
Jelang Indonesia vs Myanmar
Bendol Berpegang Pakem Lama - Kamis, 04/12/2008 19:58 WIB
Jelang AFF Suzuki Cup
Bendol Yakin Juara - Kamis, 04/12/2008 19:37 WIB
AFF Suzuki Cup 2008
Rival-rival Indonesia Siap Tempur - Kamis, 04/12/2008 10:54 WIB
Piala AFF Suzuki Cup
Petualangan Indonesia Dimulai - Kamis, 04/12/2008 00:27 WIB
Piala AFF
Misi Balas Dendam Dimulai - Kamis, 04/12/2008 00:25 WIB
Piala AFF
Soal Bonus, Pemain Masih Tutup Mulut
Indeks Berita
Baca Juga
Jumat, 04/04/2008 13:51 WIB
Fisik Jeblok, Persik Datangkan Pelatih Atletik
Samsul Hadi - detiksport
Kediri - Persik Kediri 'lintas cabang' dalam mengoptimalkan persiapannya menghadapi musim 2008. Salah satu pelatih atletik terbaik nasional, Kwim Satmoko, direkrut untuk memperbaiki kondisi fisik pasukan "Macan Putih".
Selain untuk mendongkrak daya tahan fisik pemain, perekrutan Kwim juga dimaksudkan untuk meringankan beban pelatih Arcan Iurie Anatolievici.
"Saya percaya Arcan punya banyak variasi latihan fisik, tapi dengan adanya Pak Kwim, Arcan pasti akan bisa berkonsentrasi menyiapkan teknik permainan dengan baik," kata Manajer Persik, Iwan Budianto, Jumat (4/3/2008).
Iwan menambahkan, perekrutan Kwin juga untuk memberdayakan pelatih lokal yang punya nama di tingkat internasional. "Semua orang kenal Pak Kwim sebagai pelatih top. Kalau dia orang asli Kediri, kenapa tidak kita manfaatkan tenaganya. Toh ini juga untuk kebaikan Persik sendiri," lanjut Iwan Budianto.
Kwim Satmoko selama ini dikenal sebagai pelatih atletik nasional yang telah menelurkan beberapa atlet dengan prestasi membanggakan. Salah satunya adalah Edi Zakaria, peraih medali perunggu di SEA Games XXII di Vietnam.
Secara terpisah Arcan Iuroe mengaku senang dengan perekrutan Kwim sebagai salah satu asistennya. Keberadaan Kwim diharapkan oleh Arcan dapat membantunya membentuk skuad yang komplet.
"Dia sangat profesional dalam melatih. Anda lihat sendiri bagaimana dia punya banyak variasi dalam melatih fisik. Itu akan sangat membantu tugas saya," kata pelatih asal Moldova itu.
"Semua sudah ada porsinya masing-masing, dan sekarang saya hanya melatih teknik anak-anak," sambung dia.
Sementara Kwim Satmoko juga mengaku senang dapat menyumbangkan kemampuannya dalam melatih pemain Persik. Meski teknik latihan dalam atletik berbeda jauh dengan sepakbola, dia mengaku siap dan akan memberikan kemampuan terbainya.
"Untuk tahap awal saya akan meraba terlebih dahulu, bagaimana porsi yang pas untuk sepakbola. Tapi saya yakin akan bisa membantu meningkatkan kondisi fisik pemain Persik," ujarnya.
( a2s / krs )
Fisik Jeblok, Persik Datangkan Pelatih Atletik
Samsul Hadi - detiksport
Selain untuk mendongkrak daya tahan fisik pemain, perekrutan Kwim juga dimaksudkan untuk meringankan beban pelatih Arcan Iurie Anatolievici.
"Saya percaya Arcan punya banyak variasi latihan fisik, tapi dengan adanya Pak Kwim, Arcan pasti akan bisa berkonsentrasi menyiapkan teknik permainan dengan baik," kata Manajer Persik, Iwan Budianto, Jumat (4/3/2008).
Iwan menambahkan, perekrutan Kwin juga untuk memberdayakan pelatih lokal yang punya nama di tingkat internasional. "Semua orang kenal Pak Kwim sebagai pelatih top. Kalau dia orang asli Kediri, kenapa tidak kita manfaatkan tenaganya. Toh ini juga untuk kebaikan Persik sendiri," lanjut Iwan Budianto.
Kwim Satmoko selama ini dikenal sebagai pelatih atletik nasional yang telah menelurkan beberapa atlet dengan prestasi membanggakan. Salah satunya adalah Edi Zakaria, peraih medali perunggu di SEA Games XXII di Vietnam.
Secara terpisah Arcan Iuroe mengaku senang dengan perekrutan Kwim sebagai salah satu asistennya. Keberadaan Kwim diharapkan oleh Arcan dapat membantunya membentuk skuad yang komplet.
"Dia sangat profesional dalam melatih. Anda lihat sendiri bagaimana dia punya banyak variasi dalam melatih fisik. Itu akan sangat membantu tugas saya," kata pelatih asal Moldova itu.
"Semua sudah ada porsinya masing-masing, dan sekarang saya hanya melatih teknik anak-anak," sambung dia.
Sementara Kwim Satmoko juga mengaku senang dapat menyumbangkan kemampuannya dalam melatih pemain Persik. Meski teknik latihan dalam atletik berbeda jauh dengan sepakbola, dia mengaku siap dan akan memberikan kemampuan terbainya.
"Untuk tahap awal saya akan meraba terlebih dahulu, bagaimana porsi yang pas untuk sepakbola. Tapi saya yakin akan bisa membantu meningkatkan kondisi fisik pemain Persik," ujarnya.
( a2s / krs )
