- Apakah juara liga EROPA d... Chelsea_Mania
- Seputar Olimpiade... lelaki
- free trit... $CH3L534$
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Kamis, 21/08/2008 02:40 WIB
Serbia Berganti Pelatih (Lagi) - Kamis, 21/08/2008 02:22 WIB
Pertandingan Ujicoba
Belanda Gagal Balas Dendam - Kamis, 21/08/2008 01:16 WIB
Brasil Ditekuk Argentina
Presiden Pun Marah Besar - Rabu, 20/08/2008 21:31 WIB
Van Bronckhorst Kapten Oranje - Rabu, 20/08/2008 14:12 WIB
Olimpiade Beijing
Cibiran Maradona untuk Buruknya Brasil - Rabu, 20/08/2008 13:13 WIB
Dunga di Ujung Pemecatan
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Selasa, 08/04/2008 07:10 WIB
'Klub Inggris Bisa Juara'
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Damien Meyer
London - Inggris mendominasi Liga Champions musim ini dengan menempatkan empat klub di perempatfinal. Prestasi ini membuat Kaka yakin bahwa salah satu dari mereka akan keluar sebagai juara.
Dalam jangka waktu 15 tahun terakhir, jarak semenjak Premier League diluncurkan, klub-klub Inggris baru dua kali menjuarai ajang ini. Manchester United pada 1999 dan Liverpool tahun 2005.
Tapi Pemain Terbaik Dunia 2007, Kaka, menilai keadaan itu akan segera berubah. "MU, Arsenal, Chelsea dan Liverpool semuanya luar biasa dan salah satu dari mereka bisa jadi juara," ujar Kaka kepada BBC Sport.
"Saya yakin keempat klub Inggris punya kesempatan besar untuk meretas jalan menuju final di Moskow Mei mendatang," lanjut pemain asal Brasil itu lagi.
Peluang keempat klub Inggris yang akan bertarung di leg 2 perempatfinal, 8-9 April ini, masih sangat terbuka. Hanya satu klub Inggris yang dipastikan masuk kotak, yakni salah satu di antara Arsenal atau Liverpool.
Meski begitu, Kaka menyarankan untuk tidak meremehkan kekuatan klub-klub negara lain. "Dalam lima atau enam tahun terakhir, tim-tim Inggris berkembang banyak dan mereka berada di level atas secara konsisten. Tapi Anda tidak bisa mengesampingkan klub-klub besar lain semacam Barcelona," imbuh pemain AC Milan itu.
Lalu, apakah Kaka tertarik untuk suatu saat bermain di negeri Ratu Elizabeth itu? Pemain yang mengantar Milan menjuarai Liga Champions musim silam ini tak menolak kemungkinan tersebut.
"Saya bahagia di Milan. Namun bisa suatu saat harus pergi, saya ingin bermain di tim besar Eropa lainnya. Klub-klub terbesar ada di Italia, Inggris dan Spanyol. Jadi, salah satu di negara-negara itu," tutup Kaka diplomatis.
( arp / ian )
'Klub Inggris Bisa Juara'
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Damien Meyer
Dalam jangka waktu 15 tahun terakhir, jarak semenjak Premier League diluncurkan, klub-klub Inggris baru dua kali menjuarai ajang ini. Manchester United pada 1999 dan Liverpool tahun 2005.
Tapi Pemain Terbaik Dunia 2007, Kaka, menilai keadaan itu akan segera berubah. "MU, Arsenal, Chelsea dan Liverpool semuanya luar biasa dan salah satu dari mereka bisa jadi juara," ujar Kaka kepada BBC Sport.
"Saya yakin keempat klub Inggris punya kesempatan besar untuk meretas jalan menuju final di Moskow Mei mendatang," lanjut pemain asal Brasil itu lagi.
Peluang keempat klub Inggris yang akan bertarung di leg 2 perempatfinal, 8-9 April ini, masih sangat terbuka. Hanya satu klub Inggris yang dipastikan masuk kotak, yakni salah satu di antara Arsenal atau Liverpool.
Meski begitu, Kaka menyarankan untuk tidak meremehkan kekuatan klub-klub negara lain. "Dalam lima atau enam tahun terakhir, tim-tim Inggris berkembang banyak dan mereka berada di level atas secara konsisten. Tapi Anda tidak bisa mengesampingkan klub-klub besar lain semacam Barcelona," imbuh pemain AC Milan itu.
Lalu, apakah Kaka tertarik untuk suatu saat bermain di negeri Ratu Elizabeth itu? Pemain yang mengantar Milan menjuarai Liga Champions musim silam ini tak menolak kemungkinan tersebut.
"Saya bahagia di Milan. Namun bisa suatu saat harus pergi, saya ingin bermain di tim besar Eropa lainnya. Klub-klub terbesar ada di Italia, Inggris dan Spanyol. Jadi, salah satu di negara-negara itu," tutup Kaka diplomatis.
( arp / ian )


