Forum Sepakbola
- Dimanakah Rasa Keadilan P... tafiaro
- PFC (Persiba Balikpapan F... fiyo
- Psir = Pssi ???... yesijahat
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Hot News... naferyo
- Hasil pertandingan ISL... lelaki
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 19:04 WIB
Grand Royal Challenge Cup
Indonesia Ditumbangkan Myanmar 1-2 - Rabu, 19/11/2008 19:20 WIB
Grand Royal Challenge
Markus Gemilang, Indonesia ke Final - Minggu, 16/11/2008 00:03 WIB
PSM-Persib Imbang di Makassar - Minggu, 16/11/2008 00:02 WIB
Fisik Jadi Perhatian Utama Pelatih Baru PKT - Minggu, 16/11/2008 00:00 WIB
Persiwa Tahan PKT 1-1 - Sabtu, 15/11/2008 22:34 WIB
Grand Royal Challenge
Indonesia Ditumbangkan Myanmar 1-2
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 08/04/2008 21:14 WIB
'Klub Bisa Mandiri'
Lily Indriyani - detiksport

(dok. detiksport/Yanuar Firdaus)
Jakarta - Hingga kini pembatasan penggunaan dana dari APBD membuat banyak klub Liga Indonesia cemas tak bisa hidup. Kecemasan tersebut dinilai berlebihan karena sesungguhnya mereka bisa survive.
Hal itu dikemukakan Direktur Umum PT. Persija Jaya, Bambang Sucipto, seraya menegaskan bahwa timnya, yang sudah menjadi Perseroan Terbatas sejak bulan lalu itu, tahun depan akan semakin profesional.
"Tahun 2009 Persija siap mandiri," tegasnya saatmenghadiri jumpa pers acara Nike Manchester United Premiere Cup di Front Row Senayan, Jakarta, Selasa (8/4/2008).
Bambang menambahkan bahwa Permendagri no. 59 tahun 2007 janganlah membuat klub tidak bisa survive. Jadi tidak ada alasan untuk khawatir.
"Saya yakin kok klub bisa mandiri. Dengan animo masyarakat yang sedemikian tinggi, klub bisa dapat pemasukan dari tiket dan sponsor di atribut pakaian. Kalau tiket habis, klub bisa dapat 500 juta lho," bebernya.
Saat disinggung perihal kehadirannya pada acara di atas, Bambang mengungkapkan bahwa ini merupakan wujud dari upaya lobi yang dilakukan timnya guna menambah pemasukan ke kas klub.
"Ya, baru pacaran lah. Mudah-mudahan tahun depan (Nike) bisa jadi sponsor kita," ujarnya sambil tertawa.
Sementara itu Nike mengadakan kompetisi Sepakbola U-15, yang diikuti oleh 32 klub Sekolah Sepakbola (SSB) yang berasal dari Jabodetabek. Satu pemenang nantinya akan bertemu dengan lima tim regional Asia. Juaranya kemudian akan bergabung dengan 200 tim dari seluruh negara yang siap menunggu di Manchester United.
Turnamen tersebut digelar di Lapangan A Senayan, tiap hari Jumat dan Minggu mulai 11 April sampai 4 Mei 2008. ( a2s / roz )
'Klub Bisa Mandiri'
Lily Indriyani - detiksport

(dok. detiksport/Yanuar Firdaus)
Hal itu dikemukakan Direktur Umum PT. Persija Jaya, Bambang Sucipto, seraya menegaskan bahwa timnya, yang sudah menjadi Perseroan Terbatas sejak bulan lalu itu, tahun depan akan semakin profesional.
"Tahun 2009 Persija siap mandiri," tegasnya saatmenghadiri jumpa pers acara Nike Manchester United Premiere Cup di Front Row Senayan, Jakarta, Selasa (8/4/2008).
Bambang menambahkan bahwa Permendagri no. 59 tahun 2007 janganlah membuat klub tidak bisa survive. Jadi tidak ada alasan untuk khawatir.
"Saya yakin kok klub bisa mandiri. Dengan animo masyarakat yang sedemikian tinggi, klub bisa dapat pemasukan dari tiket dan sponsor di atribut pakaian. Kalau tiket habis, klub bisa dapat 500 juta lho," bebernya.
Saat disinggung perihal kehadirannya pada acara di atas, Bambang mengungkapkan bahwa ini merupakan wujud dari upaya lobi yang dilakukan timnya guna menambah pemasukan ke kas klub.
"Ya, baru pacaran lah. Mudah-mudahan tahun depan (Nike) bisa jadi sponsor kita," ujarnya sambil tertawa.
Sementara itu Nike mengadakan kompetisi Sepakbola U-15, yang diikuti oleh 32 klub Sekolah Sepakbola (SSB) yang berasal dari Jabodetabek. Satu pemenang nantinya akan bertemu dengan lima tim regional Asia. Juaranya kemudian akan bergabung dengan 200 tim dari seluruh negara yang siap menunggu di Manchester United.
Turnamen tersebut digelar di Lapangan A Senayan, tiap hari Jumat dan Minggu mulai 11 April sampai 4 Mei 2008. ( a2s / roz )
