Forum Sepakbola
- Dimanakah Kurniawan sekar... zoneromi
- pemain asing bermasalah... silhouette86
- BLI tidak konsisten (lagi... sitambunsat
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Hot News... naferyo
- Apa sih enaknya nonton se... Jack.set
Berita Lain
- Senin, 18/08/2008 22:09 WIB
Pelatih Baru, Arema Ungguli PSM - Senin, 18/08/2008 21:12 WIB
Sriwijaya FC Tekuk Persiba 2-1 - Sabtu, 16/08/2008 17:33 WIB
Pulang Kandang, Persib Menang - Sabtu, 16/08/2008 00:01 WIB
Panpel Persik Siapkan Petugas Jaga Portir Tiket - Jumat, 15/08/2008 23:11 WIB
PSMS: Percuma Protes PSSI - Jumat, 15/08/2008 20:13 WIB
Perombakan Persik Berbuah Manis
Indeks Berita
Baca Juga
Senin, 21/04/2008 18:28 WIB
GBK Kandang Persija
Lily Indriyani - detiksport

Jakarta - Keinginan Persija Jakarta menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai kandang mereka akhirnya kesampaian. "Macan Kemayoran" mengklaim sudah mendapat restu dari Menegpora.
Sejak berakhirnya musim kompetisi lalu Persija memang santer menyuarakan keinginan untuk pindah kandang dari Stadion Lebak Bulus ke Gelora Utama Bung Karno. Terbatasnya kapasitas di Stadion Lebak Bulus jadi alasan "Macan Kemayoran" untuk ganti homebase.
Awalnya niatan tersebut sempat terhalang karena Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault tak memberikan lampu hijau. Alasannya GBK baru saja direnovasi dan menghabiskan dana miliaran rupiah. Aksi kerusuhan antarsuporter yang kerap mewarnai gelaran Liga Indonesia juga memunculkan potensi kerusakan yang cukup tinggi.
Meski beberapa kali ditolak, namun izin untuk menggunakan GBK akhirnya didapat Persija. Untuk menghadapi musim pertama Liga Super, Bambang Pamungkas dkk akan merumput di stadion termegah di tanah air itu.
"Aman, kita boleh pakai Gelora Bung Karno. Kita sudah menghadap Menpora dan mendapat izin," ungkap Direktur PT Persija Jaya, Bambang Sucipto, pada wartawan saat ditemui di Gelora Bung Karno, Senin (21/4/2008).
Persija tak akan selamanya bermarkas di GBK. Klub yang sebelumnya juga pernah bermarkas di Stadion Menteng itu menumpang hingga pembangunan stadion mereka sendiri di wilayah Sunter, Jakarta Utara, selesai dikerjakan.
"Di Jakarta tidak ada lagi stadion yang bisa menampung jumlah The Jakmania yang jumlahnya sampai 30.000. Kita main di sana sampai stadion kami sendiri selesai dibangun," lanjut Bambang.
Soal kemungkinan bentrok antara jadwal liga dengan pertandingan timnas Bambang juga tidak khawatir. "Kalau nanti bentrok ya tinggal diatur sama BLI (Badan Liga Indonesia), yang jelas kita bisa pakai (GBK)," pungkas Bambang yang datang ke GBK untuk menyaksikan laga ujicoba antara timas vs Persija U-21.
BLI sendiri hari ini baru melakukan verifikasi terkait persiapan Persija menghadapi Liga Super. Layak atau tidaknya mereka ikut Liga Super baru diketahui pertengahan Mei nanti saat BLI mengeluarkan pemgumuman resmi. ( din / arp )
GBK Kandang Persija
Lily Indriyani - detiksport
Sejak berakhirnya musim kompetisi lalu Persija memang santer menyuarakan keinginan untuk pindah kandang dari Stadion Lebak Bulus ke Gelora Utama Bung Karno. Terbatasnya kapasitas di Stadion Lebak Bulus jadi alasan "Macan Kemayoran" untuk ganti homebase.
Awalnya niatan tersebut sempat terhalang karena Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault tak memberikan lampu hijau. Alasannya GBK baru saja direnovasi dan menghabiskan dana miliaran rupiah. Aksi kerusuhan antarsuporter yang kerap mewarnai gelaran Liga Indonesia juga memunculkan potensi kerusakan yang cukup tinggi.
Meski beberapa kali ditolak, namun izin untuk menggunakan GBK akhirnya didapat Persija. Untuk menghadapi musim pertama Liga Super, Bambang Pamungkas dkk akan merumput di stadion termegah di tanah air itu.
"Aman, kita boleh pakai Gelora Bung Karno. Kita sudah menghadap Menpora dan mendapat izin," ungkap Direktur PT Persija Jaya, Bambang Sucipto, pada wartawan saat ditemui di Gelora Bung Karno, Senin (21/4/2008).
Persija tak akan selamanya bermarkas di GBK. Klub yang sebelumnya juga pernah bermarkas di Stadion Menteng itu menumpang hingga pembangunan stadion mereka sendiri di wilayah Sunter, Jakarta Utara, selesai dikerjakan.
"Di Jakarta tidak ada lagi stadion yang bisa menampung jumlah The Jakmania yang jumlahnya sampai 30.000. Kita main di sana sampai stadion kami sendiri selesai dibangun," lanjut Bambang.
Soal kemungkinan bentrok antara jadwal liga dengan pertandingan timnas Bambang juga tidak khawatir. "Kalau nanti bentrok ya tinggal diatur sama BLI (Badan Liga Indonesia), yang jelas kita bisa pakai (GBK)," pungkas Bambang yang datang ke GBK untuk menyaksikan laga ujicoba antara timas vs Persija U-21.
BLI sendiri hari ini baru melakukan verifikasi terkait persiapan Persija menghadapi Liga Super. Layak atau tidaknya mereka ikut Liga Super baru diketahui pertengahan Mei nanti saat BLI mengeluarkan pemgumuman resmi. ( din / arp )


