- Andai Jadi Midfielder Kel... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... otparpus
- For WInning Eleven Mania... fho
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Jumat, 05/12/2008 03:21 WIB
Marcelo Salas Menuju Pensiun - Kamis, 04/12/2008 17:04 WIB
Beckham Ingin Terus Perkuat Inggris - Kamis, 04/12/2008 13:09 WIB
Lima Wasit dalam Satu Pertandingan? - Kamis, 04/12/2008 06:44 WIB
Piala UEFA
Hasil Pertandingan - Kamis, 04/12/2008 06:30 WIB
Piala UEFA
Baros Loloskan Galatasaray - Kamis, 04/12/2008 05:44 WIB
Piala UEFA
Udinese Tembus Babak 32 Besar
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Jumat, 25/04/2008 06:50 WIB
Piala UEFA
Persaingan ke Final Masih Ketat
Kris Fathoni W - detiksport

Jakarta - Dua tim pengisi final Piala UEFA masih sulit terbaca. Favorit kuat Bayern Munich diimbangi Zenit St Petersburg di kandang sendiri, hasil seri pun ditorehkan Rangers yang menjamu Fiorentina.
Menjamu Zenit di Allianz Arena, Jumat (25/4/2008) dinihari WIB, Munich tak kuasa memetik hasil memuaskan, untuk memastikan satu kakinya di partai puncak. Unggul terlebih dulu di menit 18 melalui Franck Ribery, gawang "Die Roten" malah jebol di menit 60 dari gol bunuh diri Lucio. Serangan yang dibangun setelahnya pun tak kunjung membuahkan hasil.
Hasil ini jelas tak memuaskan bagi Munich, apalagi mengingat lawannya hanya jadi tim medioker di liga Rusia. Tentu sebaliknya buat kubu Zenit, yang berarti masih memelihara peluang ke partai puncak berkat satu gol tandang.
Di leg kedua nanti, Zenit yang ganti jadi tuan rumah bukan tak mungkin kembali mengejutkan. Kondisi permukaan lapangan St Petersburg yang kualitasnya tak berimbang pun bisa jadi senjata tim besutan Dick Advocaat ini. "Itu bisa jadi keuntungan kami," katanya kepada Yahoosport.
Kubu Munich sendiri tetap optimistis mencapai final. Nanti, tentu saja, mereka harus bisa menang, atau minimal mencetak gol tandang lebih dari satu --jika akhirnya pertandingan kembali berakhir imbang. "Kami tak perlu takut karena kami tim yang lebih baik. Tapi kami harus bisa membuktikannya di lapangan pekan depan," tekad gelandang Mark van Bommel kepada Goal.
Sementara pada satu partai lainnya di Ibrox Stadium kandang Rangers, tiada gol yang tercipta sampai dengan 90 menit plus waktu tambahan. Ini sedikit membuat Fiorentina yang pekan depan jadi tuan rumah sedikit diunggulkan. Apalagi "La Viola" belum pernah kalah di kandang pada laga Piala UEFA musim ini.
"Hasil 0-0 ini berarti kami mempertaruhkan segalanya di Artemio Franchi," tukas Pelatih Fiorentina Cesare Prandelli.
Meski demikian, Rangers yang pada laga nanti akan berposisi sebagai tim tamu tak patah arang. Bukan tak mungkin mereka mengulangi kesuksesan di babak sebelumnya ketika menyungkurkan Sporting Lisbon. Ketika itu klub Skotlandia tersebut juga tak mampu menang dan hanya bermain 0-0 di kandang sendiri, tapi menang 2-0 di laga tandang.
"Rekor tandang kami luar biasa. Kami tahu bisa ke sana dan mencetak gol," optimistis kiper Neil Alexander kepada ITV.
Tinggal menanti bagaimana aksi keempat tim itu di lapangan pada leg kedua, Jumat (2/5/2008) dinihari WIB, mendatang.
Foto: Penyerang Fiorentina Giampaolo Pazzini (kiri) berhadapan dengan pemain RangersCarlos Cuellar (AFP/Paul Ellis).
( krs / ian )
Piala UEFA
Persaingan ke Final Masih Ketat
Kris Fathoni W - detiksport

Menjamu Zenit di Allianz Arena, Jumat (25/4/2008) dinihari WIB, Munich tak kuasa memetik hasil memuaskan, untuk memastikan satu kakinya di partai puncak. Unggul terlebih dulu di menit 18 melalui Franck Ribery, gawang "Die Roten" malah jebol di menit 60 dari gol bunuh diri Lucio. Serangan yang dibangun setelahnya pun tak kunjung membuahkan hasil.
Hasil ini jelas tak memuaskan bagi Munich, apalagi mengingat lawannya hanya jadi tim medioker di liga Rusia. Tentu sebaliknya buat kubu Zenit, yang berarti masih memelihara peluang ke partai puncak berkat satu gol tandang.
Di leg kedua nanti, Zenit yang ganti jadi tuan rumah bukan tak mungkin kembali mengejutkan. Kondisi permukaan lapangan St Petersburg yang kualitasnya tak berimbang pun bisa jadi senjata tim besutan Dick Advocaat ini. "Itu bisa jadi keuntungan kami," katanya kepada Yahoosport.
Kubu Munich sendiri tetap optimistis mencapai final. Nanti, tentu saja, mereka harus bisa menang, atau minimal mencetak gol tandang lebih dari satu --jika akhirnya pertandingan kembali berakhir imbang. "Kami tak perlu takut karena kami tim yang lebih baik. Tapi kami harus bisa membuktikannya di lapangan pekan depan," tekad gelandang Mark van Bommel kepada Goal.
Sementara pada satu partai lainnya di Ibrox Stadium kandang Rangers, tiada gol yang tercipta sampai dengan 90 menit plus waktu tambahan. Ini sedikit membuat Fiorentina yang pekan depan jadi tuan rumah sedikit diunggulkan. Apalagi "La Viola" belum pernah kalah di kandang pada laga Piala UEFA musim ini.
"Hasil 0-0 ini berarti kami mempertaruhkan segalanya di Artemio Franchi," tukas Pelatih Fiorentina Cesare Prandelli.
Meski demikian, Rangers yang pada laga nanti akan berposisi sebagai tim tamu tak patah arang. Bukan tak mungkin mereka mengulangi kesuksesan di babak sebelumnya ketika menyungkurkan Sporting Lisbon. Ketika itu klub Skotlandia tersebut juga tak mampu menang dan hanya bermain 0-0 di kandang sendiri, tapi menang 2-0 di laga tandang.
"Rekor tandang kami luar biasa. Kami tahu bisa ke sana dan mencetak gol," optimistis kiper Neil Alexander kepada ITV.
Tinggal menanti bagaimana aksi keempat tim itu di lapangan pada leg kedua, Jumat (2/5/2008) dinihari WIB, mendatang.
Foto: Penyerang Fiorentina Giampaolo Pazzini (kiri) berhadapan dengan pemain RangersCarlos Cuellar (AFP/Paul Ellis).
( krs / ian )
