Berita Lain

Indeks Berita

Minggu, 27/04/2008 10:46 WIB

Ini Eranya Zah Rahan
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport


Jakarta - Danilo Fernando pernah menegaskan dominasinya di awal 2000, demikian juga Ronald Fagundez. Kini, semua mata terpaku pada sosok Zah Rahan. Sekarang memang eranya dia.

Bukti kontribusi pemain muda Liberia itu adalah dua gelar yang diraih Sriwijaya FC. Kecemerlangannya mengantur tempo, mengirim umpan bahkan menjebol gawang lawan menjadi penentu dominasi "Laskar Wong Kito" di musim 2007.

Talentanya sudah langsung terlihat sejak memulai debutnya bersama Persekabpas Pasuruan di kompetisi paling bergengsi Liga Indonesia tahun 2005. Namun pengaruhnya baru tampak jelas di musim berikutnya.

Keberhasilannya membawa Persekabpas masuk ke delapan besar Liga Indonesia 2006 menjadi bukti. Bahkan, karena kontribusinya itu, Persekabpas mampu menembus semifinal dengan menghajar raksasa Jakarta, Persija 3-1 dan PSM Makassar 5-1. Zah Rahan juga menyumbang sebiji gol di masing-masing laga itu.

Karena performa menawannya di lini tengah Persekabpas itulah Sriwijaya tertarik untuk memboyongnya ke Palembang. Keinginan itu terwujud dan musim 2007 menjadi momen pembuktian Zah Rahan untuk menunjukkan kualitasnya.

Musim 2007/2008, di mana Liga Indonesia berganti kulit menjadi kompetisi profesional, akan kembali menjadi ajang Zah Rahan mengaktualisasikan diri. Target mempertahankan gelar pun dicanangkannya. Dan jika target itu tercapai, tak salah jika menyebut bahwa Ini Eranya Zah Rahan.

( ian / a2s )