- Pengendali lapangan tenga... olang_oleng
- Andai Jadi Bek Kelas Duni... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... antowae
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Kamis, 20/11/2008 23:12 WIB
Jalan Donovan Kembali ke Eropa Terbuka - Selasa, 18/11/2008 19:05 WIB
Arshavin Kini Impikan Munich - Senin, 17/11/2008 02:04 WIB
Bremen Cetak Gol dan Tiga Poin Lagi - Minggu, 16/11/2008 03:55 WIB
Munich Tertahan, Leverkusen Nyaman di Puncak - Sabtu, 15/11/2008 05:05 WIB
Bochum Tahan Hannover 1-1 - Jumat, 14/11/2008 07:27 WIB
Bayern Puji Donovan
Indeks Berita
Baca Juga
Senin, 28/04/2008 17:15 WIB
Masih Betah, Toni Juga Punya Misi di Italia
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Oliver Lang
Munich - Luca Toni sudah menjelma jadi pujaan publik Bayern Munich, meski dia masih ingin kembali bermain di tanah kelahirannya, Italia. Apalagi ada misi sejumlah sembilan buah yang ingin dicapainya di Seri A.
Diboyong Munich dari Fiorentina pada awal musim panas tahun lalu, Toni langsung bisa memesona. Gol demi gol dicetaknya dan publik Allianz Arena pun tak bisa tidak memujanya.
Sampai saat ini torehan golnya sudah berjumlah 36 --21 gol di Bundesliga--, terpaut empat untuk menyamai rekor Gerd Muller di Munich. Secara signifikan, gol-gol tersebut juga ikut membantu timnya selangkah lagi jadi juara Liga Jerman.
Capaian tersebut tak pelak membuat namanya disebut-sebut bakal jadi target utama klub-klub raksasa di luar Jerman. AC Milan adalah satu dari sekian banyak klub yang acap dikaitkan. Toni sendiri belum berpikir pindah, walau juga tak menutup kemungkinan itu.
"Saya pikir tidak begitu, walaupun sangat prematur membicarakannya. Untuk saat ini saya kira sulit, Milan punya bidikan lain dan sangatlah sulit buat saya meninggalkan Jerman," jelas Toni seperti dikutip Goal, Senin (28/4/2008).
Nantinya, penyerang berusia 30 tahun dengan sosok kokoh --tinggi 1,94 meter dan berat 94 kg-- tersebut mengaku memang akan kembali ke Italia. Utamanya untuk menggenapkan catatan golnya di sana.
"Saat petualangan dengan Bayern Munich berakhir, saya akan kembali bermain di Italia, setidaknya untuk mencapai 100 gol, setelah saya meninggalkannya pada angka 91. Saya sangat terikat dengan Italia," tandas dia.
Dari situs Bayern, Toni memang disebutkan sudah mencatatkan 91 gol dalam 177 penampilan di Seri A, sebelum kemudian hijrah untuk membela "Die Roten".
( krs / a2s )
Masih Betah, Toni Juga Punya Misi di Italia
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Oliver Lang
Diboyong Munich dari Fiorentina pada awal musim panas tahun lalu, Toni langsung bisa memesona. Gol demi gol dicetaknya dan publik Allianz Arena pun tak bisa tidak memujanya.
Sampai saat ini torehan golnya sudah berjumlah 36 --21 gol di Bundesliga--, terpaut empat untuk menyamai rekor Gerd Muller di Munich. Secara signifikan, gol-gol tersebut juga ikut membantu timnya selangkah lagi jadi juara Liga Jerman.
Capaian tersebut tak pelak membuat namanya disebut-sebut bakal jadi target utama klub-klub raksasa di luar Jerman. AC Milan adalah satu dari sekian banyak klub yang acap dikaitkan. Toni sendiri belum berpikir pindah, walau juga tak menutup kemungkinan itu.
"Saya pikir tidak begitu, walaupun sangat prematur membicarakannya. Untuk saat ini saya kira sulit, Milan punya bidikan lain dan sangatlah sulit buat saya meninggalkan Jerman," jelas Toni seperti dikutip Goal, Senin (28/4/2008).
Nantinya, penyerang berusia 30 tahun dengan sosok kokoh --tinggi 1,94 meter dan berat 94 kg-- tersebut mengaku memang akan kembali ke Italia. Utamanya untuk menggenapkan catatan golnya di sana.
"Saat petualangan dengan Bayern Munich berakhir, saya akan kembali bermain di Italia, setidaknya untuk mencapai 100 gol, setelah saya meninggalkannya pada angka 91. Saya sangat terikat dengan Italia," tandas dia.
Dari situs Bayern, Toni memang disebutkan sudah mencatatkan 91 gol dalam 177 penampilan di Seri A, sebelum kemudian hijrah untuk membela "Die Roten".
( krs / a2s )
