Berita Lain

Indeks Berita

Senin, 28/04/2008 19:06 WIB

Inzaghi Makin Tua Makin Jadi
Kris Fathoni W - detiksport


AFP/Andreas Solaro

Jakarta - Di usia yang akan genap 35 tahun pada bulan Agustus nanti, Filippo Inzaghi masih tetap tajam. Usia dan cedera yang sempat membekapnya di musim ini terbukti tak jadi kendala buat dirinya.

Buat AC Milan, keberadaan Inzaghi jadi nilai tersendiri. Bolehlah dia sudah veteran, tapi itu jelas tak mengurangi kemampuannya dalam membobol gawang lawan.

Tengok penampilan terakhirnya buat Rossoneri dalam laga Seri A giornata 35, Minggu (27/4/2008). Menghadapi Livorno, pemain yang akrab disapa Pippo itu mengemas tiga gol alias hat-trick, dalam pertandingan yang berkesudahan dengan skor 4-1.

Gol pertamanya dicetak dengan cara khas dirinya, yakni maut di kotak penalti lawan. Sedikit terlihat offside, dia bisa menceploskan bola menyambut umpan Kaka. Dua gol lain dibuatnya dengan kepala.

"Kami harus menujukan terimakasih hari ini kepada Inzaghi dan semua pemain kami," tukas General Manager Milan Adriano Galliani, kepada Goal.

Buat Milan, kemenangan memang berarti besar, utamanya dalam memelihara kans ke Liga Champions musim depan.

Sementara buat Inzaghi, penampilan itu membuktikan nalurinya sebagai penyerang belumlah luntur, kendati sempat digerus cedera. Itu sempat membuat dirinya tak bisa bermain dari 4 Maret sampai 5 April.

Namun demikian, setelah kembali beraksi Pippo langsung menggila. Dalam empat pertandingan beruntun, sampai dengan kontra Livorno, dia selalu jadi starter dan sukses membuat delapan gol.

Dengan tambahan itu, Inzaghi kini genap mengemas 13 gol dalam semua kompetisi Milan musim ini, dengan sembilan di antaranya dicetak di Seri A. Jumlah itu membuat dirinya jadi topskorer kedua Milan pada ajang tersebut, hanya kalah dari Kaka yang berusia lebih muda delapan tahun darinya.

Alhasil, "Super Pippo" membuktikan kalau dirinya masih bisa menaklukkan kendala cedera, usia dan terutama penjaga gawang tim yang jadi lawan-lawannya.

( krs / a2s )