Forum Sepakbola
- Nonton Liga Inggris Grati... soccergirl
- ###Kopdar Akbar Linggis##... YNWA
- Rooney... olang_oleng
- All About Liverpool part ... YNWA
- The New Social Thread... publica
- All About Manchester Unit... pangeran007
Berita Lain
- Sabtu, 22/11/2008 16:17 WIB
Kumpul Bareng Agar Rukun Lagi, Arsenal - Sabtu, 22/11/2008 15:42 WIB
'Gallas Sudah Tak Punya Teman' - Sabtu, 22/11/2008 13:59 WIB
Gallas Dipersilakan Pergi? - Sabtu, 22/11/2008 07:57 WIB
Gallas Bukan Lagi Kapten Arsenal - Sabtu, 22/11/2008 01:48 WIB
Gerrard: Liverpool Selamanya - Jumat, 21/11/2008 19:49 WIB
City Siapkan Mega Kontrak untuk Buffon?
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 30/04/2008 00:15 WIB
'Eriksson Takkan Bertahan'
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Andrew Yates
Manchester - Kursi manajer Manchester City yang ditempati Sven Goran Eriksson terus saja bergejolak. Agen Eriksson bahkan menyatakan, sang Swedish gaffer akan cabut dari City di akhir musim.
Spekulasi tentang masa depan Eriksson bermula saat pemilik City, Thaksin Shinawatra, beberapa pekan lalu menyatakan ketidakpuasannya melihat performa City dan menginginkan adanya perubahan.
Di awal musim, Eriksson sempat membuat Thaksin dan seisi pendukung The Citizen sumringah dengan penampilan impresif. Namun performa apik itu gagal dipertahankan di penghujung musim. Saat Liga Inggris tinggal tersisa dua pekan lagi, City masih terpuruk di posisi sembilan.
Saat ditanyakan apakah Eriksson akan bertahan di City of Manchester musim depan, agen Eriksson, Athole Still, memberi sinyalemen, "Sepertinya, peluangnya adalah tidak." Demikian YahooSports mengutip SkySports.
"Jika Dr. Shinawatra memberikan pesan dukungan, saya pikir kami akan bisa mendengarnya," lanjut Still kemudian.
Eriksson adalah sosok manajer yang populer di mata fans. Beberapa catatan penting ia torehkan musim ini; termasuk dua kali mengalahkan rival sekotanya, Manchester United. Akhir pekan kemarin, pria Swedia itu mengaku bertemu Thaksin, namun menolak memberi tahu agendanya.
"Ketua dan saya telah berbicara tapi saya tidak ingin memberi komentar lebih jauh," tangkis Eriksson kepada situs resmi City.
"Pertandingan melawan Liverpool pada hari Minggu adalah yang terpenting dan kami bekerja sangat keras untuk mempersiapkan lawatan itu dan juga pertandingan terakhir menghadapi Middlesbrough," imbuh Eriksson sedikit beralasan.
Kembali Still memberi sinyal bahwa diskusi kliennya dengan Thaksin tidak berjalan terlalu baik. "(Diskusi) itu tidak berlangsung baik. Jelas bahwa diskusi itu bukan yang terbaik antara dirinya dengan Dr Shinawatra."
( arp / din )
'Eriksson Takkan Bertahan'
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Andrew Yates
Spekulasi tentang masa depan Eriksson bermula saat pemilik City, Thaksin Shinawatra, beberapa pekan lalu menyatakan ketidakpuasannya melihat performa City dan menginginkan adanya perubahan.
Di awal musim, Eriksson sempat membuat Thaksin dan seisi pendukung The Citizen sumringah dengan penampilan impresif. Namun performa apik itu gagal dipertahankan di penghujung musim. Saat Liga Inggris tinggal tersisa dua pekan lagi, City masih terpuruk di posisi sembilan.
Saat ditanyakan apakah Eriksson akan bertahan di City of Manchester musim depan, agen Eriksson, Athole Still, memberi sinyalemen, "Sepertinya, peluangnya adalah tidak." Demikian YahooSports mengutip SkySports.
"Jika Dr. Shinawatra memberikan pesan dukungan, saya pikir kami akan bisa mendengarnya," lanjut Still kemudian.
Eriksson adalah sosok manajer yang populer di mata fans. Beberapa catatan penting ia torehkan musim ini; termasuk dua kali mengalahkan rival sekotanya, Manchester United. Akhir pekan kemarin, pria Swedia itu mengaku bertemu Thaksin, namun menolak memberi tahu agendanya.
"Ketua dan saya telah berbicara tapi saya tidak ingin memberi komentar lebih jauh," tangkis Eriksson kepada situs resmi City.
"Pertandingan melawan Liverpool pada hari Minggu adalah yang terpenting dan kami bekerja sangat keras untuk mempersiapkan lawatan itu dan juga pertandingan terakhir menghadapi Middlesbrough," imbuh Eriksson sedikit beralasan.
Kembali Still memberi sinyal bahwa diskusi kliennya dengan Thaksin tidak berjalan terlalu baik. "(Diskusi) itu tidak berlangsung baik. Jelas bahwa diskusi itu bukan yang terbaik antara dirinya dengan Dr Shinawatra."
( arp / din )
