- Piala dunia 2010... xfun
- Pemain yang pantas dipang... renan
- Website Untuk Nonton Siar... melw00d
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Senin, 25/08/2008 14:42 WIB
Ralf Rangnick
Sang Pemberi Sayap bagi Hoffe
Indeks Berita
Rabu, 30/04/2008 00:38 WIB
Love at First Sight Toni
Rossi Finza Noor - detiksport

(AFP/Oliver Lang)
Munich - Baru semusim membela Bayern Munich, striker internasional Italia Luca Toni sudah menjadi bomber andalan klub asal Bavaria tersebut. Tak heran jika suporter FC Hollywood seperti langsung mencintai Toni pada pandangan pertama.
7 Juni 2007 adalah hari di mana Toni diperkenalkan kepada publik setelah deal sebesar 11 juta euro disetujui oleh pihak Bayern dan klub lama Toni, Fiorentina. Harga yang cukup mahal namun terbukti tak sia-sia.
Adalah performa Toni bersama La Viola di musim 2006/07 yang mengundang Bayern untuk meliriknya. Di akhir kompetisi Toni mengemas 31 gol, yang membuatnya meraih gelar capocannonieri alias pencetak gol terbanyak. Itulah kali pertama sejak 1958/1959 ada seorang pemain mampu mendulang 30 gol atau lebih di Liga Italia.
Tantangan nyata yang langsung ia hadapi ketika tiba di Allianz Arena (markas Bayern) adalah bersaing memperebutkan posisi penyerang utama. Selain dirinya telah bercokol pula beberapa penyerang lainnya seperti Lukas Podolski, Miroslav Klose, dan Jan Schlaudraff.
Namun, pemain berusia 30 tahun ini mampu membuktikan bahwa persaingan bukanlah sebuah hal yang bisa menghambat dirinya. Bersama Klose, ia berhasil menjadi duet andalan Bayern di lini depan. Akibat hal ini justru Podolski-lah yang akhirnya terpinggirkan.
Hingga saat ini Toni telah mencetak 21 gol di Bundesliga sekaligus menjadikannya pencetak gol terbanyak hingga pekan ke-30. Satu koleksi terakhirnya ia ciptakan pekan lalu ketika Bayern mengalahkan Stuttgart 4-1.
Bukan tak mungkin nama Italiano kelahiran 26 Mei ini akan tetap berada di tempat teratas jika pundi-pundi golnya terus bertambah hingga akhir musim.
( roz / a2s )
Love at First Sight Toni
Rossi Finza Noor - detiksport

(AFP/Oliver Lang)
7 Juni 2007 adalah hari di mana Toni diperkenalkan kepada publik setelah deal sebesar 11 juta euro disetujui oleh pihak Bayern dan klub lama Toni, Fiorentina. Harga yang cukup mahal namun terbukti tak sia-sia.
Adalah performa Toni bersama La Viola di musim 2006/07 yang mengundang Bayern untuk meliriknya. Di akhir kompetisi Toni mengemas 31 gol, yang membuatnya meraih gelar capocannonieri alias pencetak gol terbanyak. Itulah kali pertama sejak 1958/1959 ada seorang pemain mampu mendulang 30 gol atau lebih di Liga Italia.
Tantangan nyata yang langsung ia hadapi ketika tiba di Allianz Arena (markas Bayern) adalah bersaing memperebutkan posisi penyerang utama. Selain dirinya telah bercokol pula beberapa penyerang lainnya seperti Lukas Podolski, Miroslav Klose, dan Jan Schlaudraff.
Namun, pemain berusia 30 tahun ini mampu membuktikan bahwa persaingan bukanlah sebuah hal yang bisa menghambat dirinya. Bersama Klose, ia berhasil menjadi duet andalan Bayern di lini depan. Akibat hal ini justru Podolski-lah yang akhirnya terpinggirkan.
Hingga saat ini Toni telah mencetak 21 gol di Bundesliga sekaligus menjadikannya pencetak gol terbanyak hingga pekan ke-30. Satu koleksi terakhirnya ia ciptakan pekan lalu ketika Bayern mengalahkan Stuttgart 4-1.
Bukan tak mungkin nama Italiano kelahiran 26 Mei ini akan tetap berada di tempat teratas jika pundi-pundi golnya terus bertambah hingga akhir musim.
( roz / a2s )


