- Pengendali lapangan tenga... olang_oleng
- Andai Jadi Bek Kelas Duni... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... antowae
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Minggu, 09/11/2008 17:28 WIB
Nasri, Amunisi dari Lini Tengah
Indeks Berita
Rabu, 30/04/2008 01:44 WIB
Adebayor Afrika Terbaik di Premier League?
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Paul Ellis
Jakarta - Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, Emmanuel Adebayor mencetak tiga gol dalam selang 40 menit. Sang "Baby Kanu" membuktikan kalau dirinya tak sama dengan Kanu, apalagi dibilang masih bayi.
Saat dibeli dari AS Monaco pada Januari 2006, Emmanuel Adebayor memang dapat julukan "Baby Kanu", merujuk pada mantan striker Arsenal, Nwanko Kanu. Selain sama-sama jangkung, berkulit hitam dan diimpor dari Afrika, Adebayor memang fans berat Nwanko Kanu.
Kalau Adebayor tak mampu bersinar pada awal kedatangannya di London itu karena masih ada Thierry Henry di skuad Arsene Wenger. Buktinya saat sang King Henry "mangkat" dari Emirates Stadium, Adebayor adalah putra mahkota yang memimpin pasukan London Utara untuk tetap berkiprah di papan atas Premier League.
Peluang merebut titel juara Premiership kini memang sudah tertutup, juga di ajang Champions setelah disingkirkan Liverpool di perempatfinal. Tapi setidaknya Wenger bisa menatap musim-musim selanjutnya dengan optimisme tinggi tanpa harus khawatir bersaing dengan Manchester United atau Chelsea.
Selasa (29/4/2008) dinihari WIB, Adebayor kembali membuktikan kalau dirinya adalah salah satu striker terbaik di Liga Inggris bahkan di dunia saat ini. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, pesepakbola 24 tahun itu mencetak trigol yang mengantar Arsenal menundukkan Derby County dengan skor 6-2.
Tiga gol tersebut membawa Adebayor kembali ke posisi dua daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris dengan jumlah yang mencapai 24. Jika ditotal sepanjang musim ini, koleksi gol pemain yang memulai karirnya di Eropa bersama FC Metz itu sudah mencapai angka 29.
"Setiap saat saya mendapatkan bola enak untuk diselesaikan menjadi gol. Tentu saya sangat senang, tapi yang terpenting adalah tim kami menang," ujar Adebayor merendah.
Dengan apa yang sudag disumbangkannya buat Arsenal, tak salah kalau Adebayor kemudian dipilih sebagai striker Team of The Year dalam penghargaan PFA Awards, untuk bertandem dengan Fernando Torres. Suatu bentuk pengakuan yang datang dari kompetitornya di Premier League. ( din / a2s )
Adebayor Afrika Terbaik di Premier League?
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Paul Ellis
Saat dibeli dari AS Monaco pada Januari 2006, Emmanuel Adebayor memang dapat julukan "Baby Kanu", merujuk pada mantan striker Arsenal, Nwanko Kanu. Selain sama-sama jangkung, berkulit hitam dan diimpor dari Afrika, Adebayor memang fans berat Nwanko Kanu.
Kalau Adebayor tak mampu bersinar pada awal kedatangannya di London itu karena masih ada Thierry Henry di skuad Arsene Wenger. Buktinya saat sang King Henry "mangkat" dari Emirates Stadium, Adebayor adalah putra mahkota yang memimpin pasukan London Utara untuk tetap berkiprah di papan atas Premier League.
Peluang merebut titel juara Premiership kini memang sudah tertutup, juga di ajang Champions setelah disingkirkan Liverpool di perempatfinal. Tapi setidaknya Wenger bisa menatap musim-musim selanjutnya dengan optimisme tinggi tanpa harus khawatir bersaing dengan Manchester United atau Chelsea.
Selasa (29/4/2008) dinihari WIB, Adebayor kembali membuktikan kalau dirinya adalah salah satu striker terbaik di Liga Inggris bahkan di dunia saat ini. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, pesepakbola 24 tahun itu mencetak trigol yang mengantar Arsenal menundukkan Derby County dengan skor 6-2.
Tiga gol tersebut membawa Adebayor kembali ke posisi dua daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris dengan jumlah yang mencapai 24. Jika ditotal sepanjang musim ini, koleksi gol pemain yang memulai karirnya di Eropa bersama FC Metz itu sudah mencapai angka 29.
"Setiap saat saya mendapatkan bola enak untuk diselesaikan menjadi gol. Tentu saya sangat senang, tapi yang terpenting adalah tim kami menang," ujar Adebayor merendah.
Dengan apa yang sudag disumbangkannya buat Arsenal, tak salah kalau Adebayor kemudian dipilih sebagai striker Team of The Year dalam penghargaan PFA Awards, untuk bertandem dengan Fernando Torres. Suatu bentuk pengakuan yang datang dari kompetitornya di Premier League. ( din / a2s )
