- Tim raksasa mana yg akan ... falkemann
- Stremaing live kualifikas... manutd88
- tim non unggulan tapii bi... lelaki
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Senin, 08/09/2008 16:19 WIB
Tiga Kewajiban Tim Brasil - Senin, 08/09/2008 14:53 WIB
Jelang Kroasia vs Inggris
Becks: Inggris Butuh Pemain Berpengalaman - Senin, 08/09/2008 12:55 WIB
Jelang Italia vs Georgia
Lippi Janjikan Italia yang Lebih Baik - Senin, 08/09/2008 12:14 WIB
Kapan Bikin Gol Lagi, Roo? - Senin, 08/09/2008 11:10 WIB
Jelang Kroasia vs Inggris
Soal Dendam Besar The Three Lions - Senin, 08/09/2008 10:47 WIB
Kualifikasi Piala Dunia 2010
Brasil Pukul Cile 3-0
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Rabu, 30/04/2008 11:38 WIB
Jelang Chelsea vs Liverpool
Benitez & Grant Ribut Soal Drogba
Reky Herling Kalumata - detiksport

AFP
London - Panasnya laga semifinal antar Chelsea dan Liverpool sudah terjadi di luar lapangan. Manajer Rafael Benitez dan manajer Avram Grant rupanya sedang saling kritik soal Didier Drogba.
Perseteruan berawal dari pernyataan Manajer Liverpool Benitez yang meminta wasit yang akan memimpin laga semifinal Liga Champions di Stamford Bridge Kamis (1/5/2008) dinihari WIB, untuk lebih cermat menghadapi gerak gerik Drogba yang suka diving.
"Saya sangat jelas setelah menyaksikan banyak pertandingan saya yakin setiap orang punya pikiran yang sama. Drogba adalah pemain yang fantastik, itu jelas namun dia sangat mudah terjatuh," sindir Benitez kemarin seperti dilansir Sporting Life.
Pernyataan Rafael Benitez langsung mendapatkan reaksi keras dari Manajer Chelsea Avram Grant. Bahkan Grant berbalik meminta wasit untuk lebih memperhatikan Drogba dari tekel-tekel keras yang dilakukan para pemain Liverpool yang ingin menjatuhkan dia.
"Saya tidak berpikir bahwa dia adalah pemain yang suka diving. Dia pemain yang bagus dan bertenaga, jadi wasit perlu melihat lebih apa yang terjadi pada dia. Dia memang tangguh dan bek lawan akan berpikir dengan cara lain menghentikannya," tegas Grant.
Drogba memang sempat mendapatkan kritikan atas apa yang dilakukannya saat di leg pertama yang berakhir imbang 1-1 di Anfield. Namun Grant membalikan kritikan Benitez bahwa seharusnya pemain Liverpoool Jamie Carragher yang mendapatkan kartu kuning.
Bagi Grant tuduhan kepada Drogba suka diving adalah permainan pikiran Benitez saja. "Saya pikir dia (Benitez) hanya mencoba mencuri perhatian dari hal ini. Rafa bisa ngomong apa saja yang dia ingin katakan. Saya pikir alasannya sudah jelas," tukasnya
( key / a2s )
Jelang Chelsea vs Liverpool
Benitez & Grant Ribut Soal Drogba
Reky Herling Kalumata - detiksport

AFP
Perseteruan berawal dari pernyataan Manajer Liverpool Benitez yang meminta wasit yang akan memimpin laga semifinal Liga Champions di Stamford Bridge Kamis (1/5/2008) dinihari WIB, untuk lebih cermat menghadapi gerak gerik Drogba yang suka diving.
"Saya sangat jelas setelah menyaksikan banyak pertandingan saya yakin setiap orang punya pikiran yang sama. Drogba adalah pemain yang fantastik, itu jelas namun dia sangat mudah terjatuh," sindir Benitez kemarin seperti dilansir Sporting Life.
Pernyataan Rafael Benitez langsung mendapatkan reaksi keras dari Manajer Chelsea Avram Grant. Bahkan Grant berbalik meminta wasit untuk lebih memperhatikan Drogba dari tekel-tekel keras yang dilakukan para pemain Liverpool yang ingin menjatuhkan dia.
"Saya tidak berpikir bahwa dia adalah pemain yang suka diving. Dia pemain yang bagus dan bertenaga, jadi wasit perlu melihat lebih apa yang terjadi pada dia. Dia memang tangguh dan bek lawan akan berpikir dengan cara lain menghentikannya," tegas Grant.
Drogba memang sempat mendapatkan kritikan atas apa yang dilakukannya saat di leg pertama yang berakhir imbang 1-1 di Anfield. Namun Grant membalikan kritikan Benitez bahwa seharusnya pemain Liverpoool Jamie Carragher yang mendapatkan kartu kuning.
Bagi Grant tuduhan kepada Drogba suka diving adalah permainan pikiran Benitez saja. "Saya pikir dia (Benitez) hanya mencoba mencuri perhatian dari hal ini. Rafa bisa ngomong apa saja yang dia ingin katakan. Saya pikir alasannya sudah jelas," tukasnya
( key / a2s )
