- Apakah juara liga EROPA d... Chelsea_Mania
- Seputar Olimpiade... lelaki
- free trit... $CH3L534$
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Rabu, 20/08/2008 14:12 WIB
Olimpiade Beijing
Cibiran Maradona untuk Buruknya Brasil - Rabu, 20/08/2008 13:13 WIB
Dunga di Ujung Pemecatan - Rabu, 20/08/2008 11:35 WIB
Laga Ujicoba
Spanyol Menuju Tahta yang Lebih Tinggi - Rabu, 20/08/2008 11:13 WIB
Tak Ada yang Untouchable bagi Capello - Rabu, 20/08/2008 06:10 WIB
Pindah ke PSG, Kezman Wujudkan Mimpi - Rabu, 20/08/2008 05:44 WIB
Ronaldinho & Pato Kecewa Berat
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Kamis, 01/05/2008 08:18 WIB
Episode II Chelsea vs MU
Doni Wahyudi - detiksport

Jakarta - Saat persaingan di Premiership belum usai, Manchester United dan Chelsea kembali harus saling sikut di final Liga Champions. Siapa memenangi dua episode final tersebut?
Luar biasa mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan perjuangan Chelsea musim ini. Sempat compang-camping sepeninggal Jose Mourinho, kini The Blues berdiri di depan kesuksesan besar bernama juara Liga Inggris dan kampiun Eropa.
Hingga paruh musim lalu bisa dihitung berapa orang yang masih menjagokan Chelsea bisa menjuarai Liga Inggris karena selisih poin yang terhitung jauh dari MU dan Arsenal. Namun di tengah keragu-raguan akan kemampuan Avram Grant, "Pasukan Biru" tampil konsiten sebelum kemudian menundukkan "Setan Merah" dan menyamai perolehan poin skuad Sir Alex Ferguson.
Di Liga Champions John Terry cs bahkan menorehkan hasil yang lebih fenomenal lagi -- setidaknya jika merunut sejarah klub tersebut -- setelah memastikan tiket ke final Liga Champions pertamanya. Hebatnya itu didapat dengan mengalahkan Liverpool yang menjadi mimpi buruk mereka dalam tiga musim terakhir.
Kalau perjalanan Chelsea terbilang mengejutkan, tidak demikian dengan MU. Dengan kumpulan pesepakbola berbakat besar plus sentuhan tangan dingin Fergie, "Setan Merah" sudah diunggukan menjadi juara sejak masih di fase grup.
Akhir pekan lalu "final pertama" kedua tim sudah dilangsungkan. Lewat dua gol Michael Ballack Chelsea keluar sebagai pemenang, meski belum menuntaskan kompetisi antara mereka berdua. MU malah masih berada di pole position mengingat mereka unggul jauh dalam hal selisih gol.
Ingat bagaimana panas dan membaranya Stamford Bridge akhir pekan lalu? Tak cuma menyuguhkan aksi di atas lapangan yang sangat sengit, tingginya tensi yang tercipta kemudian malah menciptakan beberapa insiden di luar lapangan.
"Seberapa besar keyakinan saya? Mereka adalah tim yang hebat dengan manajer yang juga hebat, Alex (Ferguson) - tapi kami punya waktu untuk mempersiapkan diri. Saya harap kami bisa melakukan apa yang sudah kami lakukan di Liga. Kami melalukan apa yang harus kami lakukan, dan apa yang terjadi di Liga Inggris mungkin akan terjadi lagi," ungkap Grant mengomentari pertemuannya dengan MU
Ketegangan, tensi dan rivalitas yang lebih tinggi bisa dipastikan akan tersaji di Luzhniki Stadium, Moscow, tiga minggu dari sekarang. Tak cuma soal perebutan status terbaik di Inggris dan penguasa Eropa, Chelsea dan MU pastinya menyimpan ambisi untuk memenangi double winners. Bisakah? ( din / arp )
Episode II Chelsea vs MU
Doni Wahyudi - detiksport

Luar biasa mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan perjuangan Chelsea musim ini. Sempat compang-camping sepeninggal Jose Mourinho, kini The Blues berdiri di depan kesuksesan besar bernama juara Liga Inggris dan kampiun Eropa.
Hingga paruh musim lalu bisa dihitung berapa orang yang masih menjagokan Chelsea bisa menjuarai Liga Inggris karena selisih poin yang terhitung jauh dari MU dan Arsenal. Namun di tengah keragu-raguan akan kemampuan Avram Grant, "Pasukan Biru" tampil konsiten sebelum kemudian menundukkan "Setan Merah" dan menyamai perolehan poin skuad Sir Alex Ferguson.
Di Liga Champions John Terry cs bahkan menorehkan hasil yang lebih fenomenal lagi -- setidaknya jika merunut sejarah klub tersebut -- setelah memastikan tiket ke final Liga Champions pertamanya. Hebatnya itu didapat dengan mengalahkan Liverpool yang menjadi mimpi buruk mereka dalam tiga musim terakhir.
Kalau perjalanan Chelsea terbilang mengejutkan, tidak demikian dengan MU. Dengan kumpulan pesepakbola berbakat besar plus sentuhan tangan dingin Fergie, "Setan Merah" sudah diunggukan menjadi juara sejak masih di fase grup.
Akhir pekan lalu "final pertama" kedua tim sudah dilangsungkan. Lewat dua gol Michael Ballack Chelsea keluar sebagai pemenang, meski belum menuntaskan kompetisi antara mereka berdua. MU malah masih berada di pole position mengingat mereka unggul jauh dalam hal selisih gol.
Ingat bagaimana panas dan membaranya Stamford Bridge akhir pekan lalu? Tak cuma menyuguhkan aksi di atas lapangan yang sangat sengit, tingginya tensi yang tercipta kemudian malah menciptakan beberapa insiden di luar lapangan.
"Seberapa besar keyakinan saya? Mereka adalah tim yang hebat dengan manajer yang juga hebat, Alex (Ferguson) - tapi kami punya waktu untuk mempersiapkan diri. Saya harap kami bisa melakukan apa yang sudah kami lakukan di Liga. Kami melalukan apa yang harus kami lakukan, dan apa yang terjadi di Liga Inggris mungkin akan terjadi lagi," ungkap Grant mengomentari pertemuannya dengan MU
Ketegangan, tensi dan rivalitas yang lebih tinggi bisa dipastikan akan tersaji di Luzhniki Stadium, Moscow, tiga minggu dari sekarang. Tak cuma soal perebutan status terbaik di Inggris dan penguasa Eropa, Chelsea dan MU pastinya menyimpan ambisi untuk memenangi double winners. Bisakah? ( din / arp )


