- Tim raksasa mana yg akan ... falkemann
- Stremaing live kualifikas... manutd88
- tim non unggulan tapii bi... lelaki
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Senin, 08/09/2008 16:19 WIB
Tiga Kewajiban Tim Brasil - Senin, 08/09/2008 14:53 WIB
Jelang Kroasia vs Inggris
Becks: Inggris Butuh Pemain Berpengalaman - Senin, 08/09/2008 12:55 WIB
Jelang Italia vs Georgia
Lippi Janjikan Italia yang Lebih Baik - Senin, 08/09/2008 12:14 WIB
Kapan Bikin Gol Lagi, Roo? - Senin, 08/09/2008 11:10 WIB
Jelang Kroasia vs Inggris
Soal Dendam Besar The Three Lions - Senin, 08/09/2008 10:47 WIB
Kualifikasi Piala Dunia 2010
Brasil Pukul Cile 3-0
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Jumat, 02/05/2008 04:29 WIB
Malapetaka Munich di St Petersburg
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Oliver Lang
Jakarta - Berstatus kandidat kuat juara, Bayern Munich justru dipecundangi Zenit Petersburg 0-4 di semifinal Piala UEFA. Kekalahan yang disebut Ottmar Hitzfeld sebagai sebuah malapetaka.
Setelah bermain 1-1 di leg pertama, Munich memang dalam posisi tidak menguntungkan saat harus melawat ke Zenit Petersburg. Tapi hasil yang didapat FC Hollywood jelas sangat mencengangkan karena mereka pulang membawa kekalahan telah 0-4.
"Penampilan kami malam ini adalah sebuah malapetaka. Tim sudah berusaha maksimal, tapi ada hari di mana saat Anda tak memiliki kesempatan. Anda tak bisa membuat kesalahan saat bertahan di ajang internasional. Penampilan kami di Eropa tak sebagus di Bundesliga," ungkap Hitzfeld di Goal.
Pertandingan baru berjalan empat menit saat Pavel Pogrebniak menjebol gawang Oliver Kahn di menit keempat. Bukannya bangkit dan membalas, Munich justru kebobolan tiga gol lagi melalui Konstantin Zyrianov, Viktor Fayzulin dan satu gol lain yang kembali dilesakkan Pogrebniak.
Kekalahan di semifinal ini berarti menutup peluang Munich untuk meraih trebel setelah menjuarai Piala Liga Jerman dan berpeluang besar duduk di pucak klasemen Bundesliga hingga akhir musim medatang.
Sementara itu Presiden Muncih, Karl-Heinz Rummenigge, punya teori sendiri kenapa timnya bisa menelan kekalahan telak. Faktor kelelahan disebu-sebut menjadi masalah utama yang menjadi penghalang Luca Toni cs.
"Dalam beberapa bulan tim kami sudah bertanding tiga kali dalam sepekan dan hari ini Zenit berada dalam kondisi yang lebih baik, lebih segar dan siap sementara kami sedikit kelelahan," dalih Rummenigge. ( din / ian )
Malapetaka Munich di St Petersburg
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Oliver Lang
Setelah bermain 1-1 di leg pertama, Munich memang dalam posisi tidak menguntungkan saat harus melawat ke Zenit Petersburg. Tapi hasil yang didapat FC Hollywood jelas sangat mencengangkan karena mereka pulang membawa kekalahan telah 0-4.
"Penampilan kami malam ini adalah sebuah malapetaka. Tim sudah berusaha maksimal, tapi ada hari di mana saat Anda tak memiliki kesempatan. Anda tak bisa membuat kesalahan saat bertahan di ajang internasional. Penampilan kami di Eropa tak sebagus di Bundesliga," ungkap Hitzfeld di Goal.
Pertandingan baru berjalan empat menit saat Pavel Pogrebniak menjebol gawang Oliver Kahn di menit keempat. Bukannya bangkit dan membalas, Munich justru kebobolan tiga gol lagi melalui Konstantin Zyrianov, Viktor Fayzulin dan satu gol lain yang kembali dilesakkan Pogrebniak.
Kekalahan di semifinal ini berarti menutup peluang Munich untuk meraih trebel setelah menjuarai Piala Liga Jerman dan berpeluang besar duduk di pucak klasemen Bundesliga hingga akhir musim medatang.
Sementara itu Presiden Muncih, Karl-Heinz Rummenigge, punya teori sendiri kenapa timnya bisa menelan kekalahan telak. Faktor kelelahan disebu-sebut menjadi masalah utama yang menjadi penghalang Luca Toni cs.
"Dalam beberapa bulan tim kami sudah bertanding tiga kali dalam sepekan dan hari ini Zenit berada dalam kondisi yang lebih baik, lebih segar dan siap sementara kami sedikit kelelahan," dalih Rummenigge. ( din / ian )
