- Piala dunia 2010... xfun
- Pemain yang pantas dipang... renan
- Website Untuk Nonton Siar... melw00d
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Jumat, 29/08/2008 10:10 WIB
Drawing Liga Champions
Janji Sejarah Baru dari Fergie - Jumat, 29/08/2008 07:35 WIB
Mourinho Tak Mau Sesumbar - Jumat, 29/08/2008 02:43 WIB
Tiga Gelar Pemain Terbaik Untuk Chelsea - Jumat, 29/08/2008 02:21 WIB
Ronaldo Terbaik Liga Champions 2007/2008 - Jumat, 29/08/2008 01:59 WIB
Fase Grup Liga Champions
Grup D Ketat, Barca Grup 'Enteng' - Jumat, 29/08/2008 00:22 WIB
Undian Grup Liga Champions
Real Madrid Gabung Juventus
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Sabtu, 03/05/2008 01:48 WIB
Berlusconi: Inggris Diktator Eropa
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Carl De Souza
Milan - Dua musim terakhir Inggris meloloskan tiga klub hingga semifinal Liga Champions. Sepertihalnya seorang diktator yang berkuasa atas negara, demikianlah dominasi Premiership di Benua Biru.
Tahun lalu Manchester United, Chelsea dan Liverpool lolos ke semifinal Liga Champions meski akhirnya gagal mengeroyok AC Milan yang kemudian tampil sebagai juara. Tahun ini dominasi mereka makin menjadi-jadi setelah tiga klub tersebut kembali lolos ke babak empat besar dan bahkan memastikan all english final antara MU kontra Chelsea.
Keunggulan finansial disebut-sebut menjadi pondasi dominasi tersebut. Selain berani membeli pemain dengan nilai transfer tinggi, klub-klub Premier League juga bersedia memberi gaji mingguan dengan jumlah jauh lebih tinggi di atas liga-liga papan atas Eropa lainnya.
Perdapat tersebut diamini Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi. Dengan keunggulan finansial seperti sekarang, dominasi Liga Inggris di kompetisi Eropa malah diyakininya akan bertahan lama.
"Inggris mendominasi Eropa karena mereka memiliki stadion yang bisa mendatangkan banyak pemasukan, begitu juga dengan ekonomi yang berjalan baik. Itulah yang membuat saya yakin kalau (dominasi) mereka akan bertahan lama," ungkap Berlusconi di Goal.
Soal keberhasilan Rossoneri tampil sebagai juara musim lalu di tengah dominasi klub Inggris, mantan perdana menteri Italia itu malah mengaku klubnya cuma mendapat keajaiban
"Buat kami apa yang terjadi musim lalu adalah keajaiban mampu memberontak terhadap diktator Inggris, mengingat di semifinal kami satu-satunya klub yang bukan berasal dari Inggris," pungkas pria yang juga pengusaha media di Italia itu. ( din / din )
Berlusconi: Inggris Diktator Eropa
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Carl De Souza
Tahun lalu Manchester United, Chelsea dan Liverpool lolos ke semifinal Liga Champions meski akhirnya gagal mengeroyok AC Milan yang kemudian tampil sebagai juara. Tahun ini dominasi mereka makin menjadi-jadi setelah tiga klub tersebut kembali lolos ke babak empat besar dan bahkan memastikan all english final antara MU kontra Chelsea.
Keunggulan finansial disebut-sebut menjadi pondasi dominasi tersebut. Selain berani membeli pemain dengan nilai transfer tinggi, klub-klub Premier League juga bersedia memberi gaji mingguan dengan jumlah jauh lebih tinggi di atas liga-liga papan atas Eropa lainnya.
Perdapat tersebut diamini Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi. Dengan keunggulan finansial seperti sekarang, dominasi Liga Inggris di kompetisi Eropa malah diyakininya akan bertahan lama.
"Inggris mendominasi Eropa karena mereka memiliki stadion yang bisa mendatangkan banyak pemasukan, begitu juga dengan ekonomi yang berjalan baik. Itulah yang membuat saya yakin kalau (dominasi) mereka akan bertahan lama," ungkap Berlusconi di Goal.
Soal keberhasilan Rossoneri tampil sebagai juara musim lalu di tengah dominasi klub Inggris, mantan perdana menteri Italia itu malah mengaku klubnya cuma mendapat keajaiban
"Buat kami apa yang terjadi musim lalu adalah keajaiban mampu memberontak terhadap diktator Inggris, mengingat di semifinal kami satu-satunya klub yang bukan berasal dari Inggris," pungkas pria yang juga pengusaha media di Italia itu. ( din / din )


