Berita Lain

Indeks Berita

Senin, 05/05/2008 00:22 WIB

Olic Si Pekerja Keras
Rossi Finza Noor - detiksport


(AFP/Roland Magunia)

Hamburg - Nama Ivica Olic mungkin tidak terlalu populer di sebagian penggemar sepakbola. Namun bagi orang Kroasia, sosok yang satu ini selalu terkenal dengan kerja kerasnya di lapangan.

Sebagai seorang pesepakbola, Olic termasuk ke dalam golongan pemain yang versatile alias serba bisa. Ia bisa dimainkan di posisi sayap kiri atau gelandang serang, bahkan sebagai striker sekali pun.

Musim ini ia merupakan pemain paling subur yang dimiliki oleh Hamburg di Bundesliga dengan raihan total 12 gol. Namun, Olic tidak meraih apa yang dimilikinya saat ini dengan mudah.

Mengawali karir sepakbolanya di klub lokal Kroasia, Marsonia, pada tahun 1996 ketika usianya baru menginjak angka 17. Penampilan cemerlangnya di Marsonia pun membuatnya pergi ke Jerman dua tahun kemudian untuk memperkuat Hertha Berlin, tapi segalanya tidak berjalan lancar di sini.

Dua tahun di Berlin, Olic hanya dimainkan sebanyak dua kali sehingga ia pun memutuskan kembali ke Marsonia di tahun 1999. Kembali ke kampung halaman, performa Olic pun terasah lagi. Dalam hitungan lima tahun ia tampil gemilang di klub berbeda selain Marsonia, NK Zagreb dan Dinamo Zagreb.

Kerja kerasnya itu jugalah yang akhirnya membuat klub raksasa Rusia, CSKA Moskow, memboyongnya di tahun 2003. Empat musim membela CSKA, Olic tampil dalam 78 pertandingan dan mencetak 35 gol di Liga Rusia.

Tahun 2007 ia pun hengkang ke Hamburg. Di sinilah Olic seperti menemukan "rumah terbaiknya". Bersama Rafael van der Vaart, pria 28 tahun itu menjadi tumpuan Hamburg dalam membobol gawang lawan kendati posisi aslinya bukanlah penyerang murni.

Kerja kerasnya di level klub pun juga dilakukannya di timnas Kroasia. Fans Kroasia sangat menyukai permainannya yang terlihat sangat ngotot dan tak kenal menyerah.

Timnas Inggris pun sudah merasakan betapa ampuhnya kerja keras Olic di lapangan. Dua golnya di Wembley merupakan aktor penting tersingkirnya The Three Lions dari kualifikasi Piala Eropa 2008. Di akhir pertandingan Olic pun didapuk menjadi man of the match.

Di pekan ke-31 Bundesliga, Sabtu (3/5/2008), Olic menjadi pahlawan Hamburg dalam kemenangan 3-1 atas Hansa Rostock. Dua golnya dalam pertandingan tersebut membantu Die Rothosen menjaga peluang mereka untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Sebuah hasil yang, tentunya jika tercapai, tidak diraih dengan jalan yang mudah, melainkan sebuah kerja keras. ( roz / a2s )
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk