Berita Lain

Indeks Berita

Selasa, 06/05/2008 08:00 WIB

Amauri, Pemain Rebutan Dua Klub Raksasa
Kris Fathoni W - detiksport


AFP/Marcello Patesmostro

Jakarta - Performa Amauri bersama Palermo musim ini sudah memikat dua raksasa Seri A, AC Milan dan Juventus. Pada level tim nasional, Italia pun bisa segera menggunakan tenaga pemain kelahiran Brasil tersebut.

Lahir di Carapicuiba, Brasil, 3 Juni 27 tahun silam, pemain bernama lengkap Amauri Carvalho de Oliveira itu memulai karir sepakbolanya di klub Swiss, Bellinzona, pada tahun 1999. Tahun 2001 dia direkrut klub Seri A Parma, yang langsung meminjamkannya ke Napoli.

Bersama Partenopei, Amauri belum bersinar. Dia lantas hijrah ke Piacenza, Messina dan Chievo Verona. Di klub itulah dia baru menunjukkan kilaunya, terutama pada tahun terakhirnya di Chievo, yakni musim 2005/06. Saat itu dia menjadi salah satu pemain kunci timnya.

Potensinya itu ternyata sudah dipantau oleh Palermo. Pada hari terakhir bursa transfer tahun 2006, tepatnya pada 31 Agustus 2006, Amauri pun diboyong Aquile.

Di klub barunya, Amauri tak butuh waktu lama untuk jadi pujaan fans dan pemain kunci. Dia mencetak delapan gol dalam 18 laga di liga domestik sampai dengan Desember 2006, ketika cedera lutut serius memaksanya istirahat tujuh bulan.

Amauri akhirnya pulih ketika musim 2007/08 siap bergulir. Debutnya di musim ini tak berlangsung dengan baik setelah AS Roma mempermalukan Palermo 2-0 di Stadio Renzo Barbera. Namun Amauri langsung membayarnya dengan mencetak satu gol dalam kemenagan 4-2 di laga kedua melawan Livorno.

Menjelang akhir musim, pemain yang berposisi sebagai penyerang itu sudah menjadi topskorer buat Palermo dengan 15 gol, sekaligus masuk sepuluh besar pemain tertajam di Seri A musim ini. Keberadaan Amauri pun juga sedemikian signifikan buat timnya itu.

Seperti dalam pertandingan giornata 36 melawan Lazio, misalnya. Tertinggal lewat tendangan penalti penyerang Biancolesti Goran Pandev sejak menit 25, Amauri sukses jadi penyelamat dan bintang kemenangan Palermo. Dia memborong dua gol di sepuluh menit terakhir pertandingan untuk membalikkan keadaan, meski sempat gagal menceploskan bola dari titik putih di menit 37.

Melihat penampilan Amauri, Juve dan Milan pantas terpikat. Dua klub raksasa Seri A itu sama-sama bersikeras memburunya musim ini. Apalagi pada usianya yang telah menginjak angka 27, Amauri bisa dibilang sudah mulai mencapai usia puncak kemampuan dan kematangan seorang pesepakbola.

Saat ini, Amauri juga tengah membidik masuk tim nasional Italia. Hal itu dimungkinkan karena Brasil, negara kelahirannya, belum sekalipun menggunakan tenaganya. Nama Amauri pun dispekulasikan menjadi salah satu kandidat pengisi skuad "Azzuri" di Euro 2008 nanti.


( krs / din )