Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

Senin, 12/05/2008 01:25 WIB

Pesta dan Petaka Dua Klub Kota Manchester
Doni Wahyudi - detiksport


(AFP/Andrew Yates)

Middlesbrough - Saat Manchester United menggelar pesta juara, nasib berbeda dialami Manchester City. The Citizens justru mendapat petaka setelah diluluhlantahkan Middlesbrough 1-8.

Pemandangan kontras terlihat di kota Manchester di pekan pamungkas Premiership. Ketika MU memastikan gelar juara dengan menundukkan Wigan Athletic, saudara sekota mereka, City, justru dibuat tak berdaya di tangan The Boro.

Padahal empat dekade lalu, tepatnya tahun 1968, kondisi yang bertolak belakang sempat terjadi. Saat itu City-lah yang menggelar selebrasi sementara MU menjadi pihak yang dirundung nestapa melalui persaingan yang benar-benar dramatis.

Sama seperti tahun ini, penentuan juara musim tersebut juga harus diselesaikan di pekan terakhir. Skenarionya pun nyaris serupa dengan MU duduk di puncak klasemen dengan jumlah poin 56, sementara City menempel ketat di posisi dua dengan dua poin menjadi jarak pemisah.

Secara mengejutkan The Red Devils kemudian gagal menjadi juara karena tumbang 1-2 di tangan Sunderland, sementara The Citizens meraih kemenangan gemilang 4-3 atas Newcastle United. Kemenangan yang hingga kini masih diingat fans City karena itu merupakan terakhir kali mereka menjadi juara Liga Inggris .

Kembali ke musim 2007-08, kekalahan telak ini memang tidak mempengaruhi posisi mereka di klasemen Liga Inggris, mengumpulkan 55 poin, The Citizens duduk di urutan sembilan. Adalah kursi kepelatihan di City of Manchester yang mungkin berganti mengingat Thaksin Shinawatra sejak beberapa waktu lalu berniat mencari pengganti Sven Goran Eriksson yang dinilai gagal.

Sementara Boro juga tak beranjak dari urutan 12 klasemen dengan poin yang dikumpulkan berjumlah 44.

Di Riverside Stadium, Minggu (11/5/2008), City menjalani pertandingan yang sama sekali tak lagi berpengaruh apapun pada posisi mereka di klasemen dan peluang mereka berkompetisi di Eropa musim depan. Mungkin karena itulah mereka menjalani laga tanpa motivasi sama sekali dan sampai kebobolan delapan kali.

Stewart Downing membuka pesta Boro melalui eksekusi penalti saat laga baru berusia 16 menit. Keunggulan yang kemudian bertambah menjadi 2-0 setelah Afonso Alves mencetak gol kedua tuan rumah.

Nama Downing kembali tercatat di papan skor saat mencetak gol ketiga Boro di menit 58, dua menit berselang Alves juga mencetak gol keduanya. Di 20 menit terakhir pertandingan skuad besutan Gareth Southgate menambah empat gol yang masing-masing dilesakkan Adam Johnson (70), Fabio Rochemback (80), Jeremie Aliadiere (85) dan ditutup hat-trick Afonso Alves menit terakhir pertandingan.

Sementara gol semata wayang tim tamu datang tiga menit sebelum bubaran melalui Blumer Elano.


Susunan Pemain
Middlesbrough: Mark Schwarzer, Luke Young (Tony McMahon '75), Chris Riggott, Emanuel Pogatetz, David Wheater, Julio Arca (Adam Johnson '62), George Boateng, Fabio Rochemback, Stewart Downing, Afonso Alves, Tuncay Sanli (Jeremie Aliadiere '62)

Man City: Andreas Isaksson, Richard Dunne, Michael Ball, Sun Jihai, Javier Garrido, Vedran Corluka, Martin Petrov (Blumer Elano '71), Stephen Ireland, Fernandes Gelson, Darius Vassell (Dietmar Hamann '62), Benjani Mwaruwari (Nery Castillo '13) ( din / key )
Komentar terkini (2 Komentar)

Baca juga: