Forum Sepakbola
- Yang Menarik di Liga Ingg... pentol_joker
- Newcastle United FC threa... kid_icarus
- Berbatov VS Torres... bayuyuyayu
- All About Liverpool part ... YNWA
- The New Social Thread... publica
- All About Manchester Unit... pangeran007
Berita Lain
- Kamis, 16/10/2008 00:15 WIB
Fabregas Kangen Hleb & Flamini - Rabu, 15/10/2008 23:42 WIB
'Contohlah Chelsea, Arsenal' - Rabu, 15/10/2008 12:58 WIB
Mourinho Akan Buat Liverpool Spesial Lagi - Rabu, 15/10/2008 11:35 WIB
Neville: Semoga Bukan Liverpool Juaranya - Rabu, 15/10/2008 08:36 WIB
Tekad Robinho Lancar Bahasa Inggris - Rabu, 15/10/2008 04:45 WIB
West Ham Rekrut Tristan, Everton Ikat Moyes
Indeks Berita
Baca Juga
Senin, 12/05/2008 12:30 WIB
Bintang Chelsea yang Kurang Benderang
Kris Fathoni W - detiksport

BBC
London - Setelah memberikan persaingan sengit buat Manchester United menjelang musim kompetisi Premiership tuntas, Chelsea akhirnya tak kuasa jadi pemenang. Gagal karena lambat start dan kurang benderangnya pemain bintang?
Sempat tertinggal lima angka dari MU di awal bulan April, "Si Biru" perlahan mampu menyamai raihan poin "Setan Merah" sebelum partai pamungkas dimainkan, Minggu (11/5/2008).
Sayang buat kubu Stamford Bridge karena mereka hanya bisa memetik hasil imbang di laga terakhir itu. Pun demikian, seandainya Frank Lampard cs meraih tiga angka, gelar tetap tak didapat karena MU, yang punya keunggulan selisih gol, memetik kemenangan atas Wigan.
"Kami tak bisa bilang kecewa karena kami tak pernah ada di posisi pertama untuk kehilangan (gelar), jadi kami harus sangat bangga dengan apa yang kami lakukan tahun ini," hibur Manajer Chelsea Avram Grant, seperti dikutip situs resmi timnya.
Manajer asal Israel itu tak terlampau merasa getir karena timnya dinilai sudah melakukan yang terbaik, mengingat banyaknya kendala yang menerpa. Grant sendiri mendapat tantangan berat setelah mewarisi Chelsea dari manajer sebelumnya, Jose Mourinho, yang lekat dengan ukiran prestasi.
"Kalau Anda melihat apa yang terjadi pada kami tahun ini, kami tak memulai liga dengan baik, lalu semua pemain besar cedera, lalu ada Piala Afrika, lantas terkadang bermain dengan lapis kedua yang cedera, dan saya sangat bangga akan apa yang kami lakukan bulan Januari, dan kami memainkan sepakbola yang sangat bagus serta memenangi laga penting," urai dia.
Setumpuk problem itu berdampak terhadap performa deretan pemain bintang Chelsea yang memang kurang mengilap. Sebagai gambaran, penyerang Pantai Gading Didier Drogba hanya bisa mengemas delapan gol di Premiership, jumlah paling sedikit dari dirinya setelah bergabung dengan klub London tersebut.
Dalam laga terakhir kontra Bolton, Drogba pun tak mampu menjebol gawang lawan kendati diturunkan penuh. Yang menjadi pencetak gol Chelsea satu-satunya dalam laga itu adalah Andriy Shevchenko, bintang asal Ukraina yang kilaunya belum kunjung terang di Stamford Bridge.
"Buat Shevchenko, ini adalah musim yang aneh, dimulai dengan tak terlalu bagus, dan beberapa pekan belakangan dia membaik saat latihan. Dibandingkan sedikitnya menit yang dimainkannya tahun ini, dia mencetak banyak gol. Saya senang karena mungkin kami butuh dia di Moskow (final Liga Champions kontra MU)," lugas Grant.
Secara keseluruhan, tak ada pemain Chelsea yang mengemas lebih dari sepuluh gol musim ini di Liga Primer. Jumlah terbanyak dibuat Lampard dengan sepuluh gol, disusul Drogba dengan delapan gol, lalu Joe Cole, Michael Ballack dan Salomon Kalou (masing-masing tujuh gol).
Sheva sendiri cuma mengemas lima gol. Jumlah tersebut jelas terbilang minim mengingat reputasi para pemain itu sendiri serta status Chelsea sebagai salah satu tim raksasa Inggris
Selain itu, tak satupun punggawa Chelsea yang masuk ke dalam susunan tim terbaik Liga Primer musim ini pilihan PFA.
( krs / krs )
Bintang Chelsea yang Kurang Benderang
Kris Fathoni W - detiksport

BBC
Sempat tertinggal lima angka dari MU di awal bulan April, "Si Biru" perlahan mampu menyamai raihan poin "Setan Merah" sebelum partai pamungkas dimainkan, Minggu (11/5/2008).
Sayang buat kubu Stamford Bridge karena mereka hanya bisa memetik hasil imbang di laga terakhir itu. Pun demikian, seandainya Frank Lampard cs meraih tiga angka, gelar tetap tak didapat karena MU, yang punya keunggulan selisih gol, memetik kemenangan atas Wigan.
"Kami tak bisa bilang kecewa karena kami tak pernah ada di posisi pertama untuk kehilangan (gelar), jadi kami harus sangat bangga dengan apa yang kami lakukan tahun ini," hibur Manajer Chelsea Avram Grant, seperti dikutip situs resmi timnya.
Manajer asal Israel itu tak terlampau merasa getir karena timnya dinilai sudah melakukan yang terbaik, mengingat banyaknya kendala yang menerpa. Grant sendiri mendapat tantangan berat setelah mewarisi Chelsea dari manajer sebelumnya, Jose Mourinho, yang lekat dengan ukiran prestasi.
"Kalau Anda melihat apa yang terjadi pada kami tahun ini, kami tak memulai liga dengan baik, lalu semua pemain besar cedera, lalu ada Piala Afrika, lantas terkadang bermain dengan lapis kedua yang cedera, dan saya sangat bangga akan apa yang kami lakukan bulan Januari, dan kami memainkan sepakbola yang sangat bagus serta memenangi laga penting," urai dia.
Setumpuk problem itu berdampak terhadap performa deretan pemain bintang Chelsea yang memang kurang mengilap. Sebagai gambaran, penyerang Pantai Gading Didier Drogba hanya bisa mengemas delapan gol di Premiership, jumlah paling sedikit dari dirinya setelah bergabung dengan klub London tersebut.
Dalam laga terakhir kontra Bolton, Drogba pun tak mampu menjebol gawang lawan kendati diturunkan penuh. Yang menjadi pencetak gol Chelsea satu-satunya dalam laga itu adalah Andriy Shevchenko, bintang asal Ukraina yang kilaunya belum kunjung terang di Stamford Bridge.
"Buat Shevchenko, ini adalah musim yang aneh, dimulai dengan tak terlalu bagus, dan beberapa pekan belakangan dia membaik saat latihan. Dibandingkan sedikitnya menit yang dimainkannya tahun ini, dia mencetak banyak gol. Saya senang karena mungkin kami butuh dia di Moskow (final Liga Champions kontra MU)," lugas Grant.
Secara keseluruhan, tak ada pemain Chelsea yang mengemas lebih dari sepuluh gol musim ini di Liga Primer. Jumlah terbanyak dibuat Lampard dengan sepuluh gol, disusul Drogba dengan delapan gol, lalu Joe Cole, Michael Ballack dan Salomon Kalou (masing-masing tujuh gol).
Sheva sendiri cuma mengemas lima gol. Jumlah tersebut jelas terbilang minim mengingat reputasi para pemain itu sendiri serta status Chelsea sebagai salah satu tim raksasa Inggris
Selain itu, tak satupun punggawa Chelsea yang masuk ke dalam susunan tim terbaik Liga Primer musim ini pilihan PFA.
( krs / krs )
Komentar terkini (2 Komentar)
