Forum Sepakbola
- Pilih Messi atau Kun Ague... shanhushie_nakamura
- Belakang Madrid Keropos... dasawidyantara
- Klasemen Liga Spanyol <... radd
- MADRID vs BARCELONA WAR Z... boixos
- Quiz All About Liga Spany... ceb0ngs
- WAGS La Liga... myshowbiz
Berita Lain
- Sabtu, 22/11/2008 00:35 WIB
Schuster Tak Berniat Mundur - Jumat, 21/11/2008 12:07 WIB
Liga Spanyol Pekan Ini
Saatnya Bangkit, El Real - Jumat, 21/11/2008 03:17 WIB
Zarate Juga Jadi Target Madrid - Jumat, 21/11/2008 00:07 WIB
Diincar Madrid, Milito Tetap Kalem - Rabu, 19/11/2008 18:10 WIB
Daya Pikat Spanyol & Madrid Goda Crespo? - Rabu, 19/11/2008 12:16 WIB
Messi Pun Bela Schuster
Indeks Berita
Baca Juga
Kamis, 15/05/2008 01:08 WIB
Barca Bukan Apa-apa Tanpa Dinho
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Lluis Gene
Barcelona - Kelanjutan nasib Ronaldinho jadi berita yang paling ditunggu. Meski performanya tengah menurun, Barcelona disarankan tidak membuat kesalahan terbesar dalam sejarah dengan menjualnya.
Adalah legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona yang punya pendapat seperti itu. Meski lebih banyak menjadi berita karena dianggap kehilangan magisnya plus kelakuannya di luar lapangan dan isu transfer, Dinho tetap dianggap sebagai sumber kekuatan Barca.
"Tanpa orang Brasil itu Barcelona akan menjadi klub biasa. Pernyataan beberapa media yang menyebut dia bukan siapa-siapa lagi dan sudah menjadi mantan pemain sungguh mengganggu saya. Tanpa Ronaldinho musuh tak takut pada Barca," ungkap Maradona dalam wawancaranya dengan Marca seperti diberitakan Yahoosport.
Jika pada dua musim sebelumnya Ronaldinho adalah tokoh sentral di Barcelona dan punya peran besar membawa klub Catalan itu merengkuh dua titel La Liga Primera serta menjadi kampiun Eropa, tahun ini dia seperti mati suri. Cuma 25 kali dia tampil di seluruh laga musim ini dengan jumlah gol yang hanya sembilan gol dan empat assist.
Mantan pemain terbaik dunia itu juga sempat mendapat kritik tajam terkait kehidupan pribadinya yang dianggap berpengaruh besar pada performanya di atas lapangan. Tapi menurut Maradona, Dinho tak perlu meminta maaf atas tindak-tanduknya tersebut karena dia punya jasa yang lebih besar buat Barca.
"Saya tidak berpikir kalau Dinho harus meminta maaf, seperti yang banyak orang pikirkan. Justru sebaliknya, pemimpin Barca harus berterima kasih pada Ronaldinho atas apa yang dia berikan pada klub."
"Saya pikir jika mereka membiarkannya pergi, itu akan menjadi kealahan terbesar dalam sejarah klub tersebut," pungkas bintang Argentina di Piala Dunia 1986 dan 1990 itu.
Ke mana Dinho akan melanjutkan karirnya musim depan hingga kini memang masih tanda tanya besar. AC Milan yang sebelumnya santer dikabarkan sangat tertarik belakangan justru membatalakan niatnya, adalah Chelsea yang kini disebut-sebut berpotensi mendapatkan mantan pemain Paris St Germain berusia 28 tahun itu. ( din / key )
Barca Bukan Apa-apa Tanpa Dinho
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Lluis Gene
Adalah legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona yang punya pendapat seperti itu. Meski lebih banyak menjadi berita karena dianggap kehilangan magisnya plus kelakuannya di luar lapangan dan isu transfer, Dinho tetap dianggap sebagai sumber kekuatan Barca.
"Tanpa orang Brasil itu Barcelona akan menjadi klub biasa. Pernyataan beberapa media yang menyebut dia bukan siapa-siapa lagi dan sudah menjadi mantan pemain sungguh mengganggu saya. Tanpa Ronaldinho musuh tak takut pada Barca," ungkap Maradona dalam wawancaranya dengan Marca seperti diberitakan Yahoosport.
Jika pada dua musim sebelumnya Ronaldinho adalah tokoh sentral di Barcelona dan punya peran besar membawa klub Catalan itu merengkuh dua titel La Liga Primera serta menjadi kampiun Eropa, tahun ini dia seperti mati suri. Cuma 25 kali dia tampil di seluruh laga musim ini dengan jumlah gol yang hanya sembilan gol dan empat assist.
Mantan pemain terbaik dunia itu juga sempat mendapat kritik tajam terkait kehidupan pribadinya yang dianggap berpengaruh besar pada performanya di atas lapangan. Tapi menurut Maradona, Dinho tak perlu meminta maaf atas tindak-tanduknya tersebut karena dia punya jasa yang lebih besar buat Barca.
"Saya tidak berpikir kalau Dinho harus meminta maaf, seperti yang banyak orang pikirkan. Justru sebaliknya, pemimpin Barca harus berterima kasih pada Ronaldinho atas apa yang dia berikan pada klub."
"Saya pikir jika mereka membiarkannya pergi, itu akan menjadi kealahan terbesar dalam sejarah klub tersebut," pungkas bintang Argentina di Piala Dunia 1986 dan 1990 itu.
Ke mana Dinho akan melanjutkan karirnya musim depan hingga kini memang masih tanda tanya besar. AC Milan yang sebelumnya santer dikabarkan sangat tertarik belakangan justru membatalakan niatnya, adalah Chelsea yang kini disebut-sebut berpotensi mendapatkan mantan pemain Paris St Germain berusia 28 tahun itu. ( din / key )
Komentar terkini (5 Komentar)
