Forum Sepakbola
- Gaji Pesepakbola terbesar... heromorphosis
- Milan Is Very Good... adesmith
- kelakuan wasit serie A... lelaki
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Nerazzuri.. Internazional... PSM.Internazionale
Berita Lain
- Senin, 08/09/2008 06:47 WIB
Leonardo: Jangan Malas, Pato - Senin, 08/09/2008 04:23 WIB
'Dinho Tepat untuk Milan' - Senin, 08/09/2008 02:14 WIB
Berapapun Harganya, Buffon Takkan Dijual Juve - Minggu, 07/09/2008 19:47 WIB
Di Natale Menanjak di Usia Tua - Sabtu, 06/09/2008 21:19 WIB
Pendapatan Ibra Terbesar di Seri A - Sabtu, 06/09/2008 19:01 WIB
Ranieri: Uang Tak Cukup Gaet Buffon
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 18/05/2008 21:58 WIB
Ibra Bawa Inter Raih Scudetto
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

AFP/Damien Meyer
Parma - Dua gol Zlatan Ibrahimovich membawa Inter meraih kemenangan 2-0 atas AC Parma. Nerrazzurri pun menyegel titel scudetto Seri A musim 2007/2008.
Gelar tersebut menjadi raihan ke-16 Inter di ajang Liga Italia, sekaligus mencatat hattrik setelah di dua musim sebelumnya juga mengakhiri musim sebagai kampiun. Sedikit catatan, titel scudetto yang didapat di musim 2005/2006 merupakan 'pemberian' mengingat Juventus, yang saat itu menjadi juara, terlibat skandal calciopoli yang membuat titelnya ditarik lagi.
Dengan tambahan tiga angka, Inter mengoleksi 85 poin, unggul tiga angka dari Roma yang juga bermain imbang 1-1 di kandang Catania.
Adalah Zlatan Ibrahimovic yang menjadi penentu sukses Inter meraih scudetto di musim ini. Dengan dua gol dari kakinya, ia pantas dinobatkan sebagai pahlawan Inter di pekan terakhir Seri A musim ini.
Sementara bagi Parma, kekalahan ini melengkapi derita mereka sepanjang musim ini. Hasil akhir, Il Gialloblu harus berlaga di Seri B musim depan bersama Livorno dan Empoli.
Jalannya Pertandingan
Penampilan Inter di Ennio Tardini di babak pertama sedikit lambat. Tak banyak peluang tercipta, namun dari yang sedikit itu tetap ada kesempatan untuk unggul.
Tendangan first time Cesar di menit 29 nyaris saja menjebol gawang Nicola Pavorini jika saja arah bola sedikit lebih rendah dari mistar gawang Parma. Demikian juga sepakan Maicon dua menit berselang.
Julio Cruz juga sempat mendapat kesempatan di menit 39 dan 44. Akan tetapi usahanya gagal menembus jala Parma. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, angin keberuntungan berganti. Masuknya Zlatan Ibrahimovic di menit 51 juga memiliki andil penting atas perubahan yang dimaksud.
Bukti dari betapa Inter bisa menggantungkan harapannya kepada seorang Zlatan adalah terciptanya gol pertama di laga ini. Baru menyentuh bola di menit 62, striker Swedia ini langsung menunjukkan kepercayaan yang diberikan Roberto Mancini dengan gol via sepakannya. Sontak pemain Inter merayakan gol tersebut dengan antusias.
Namun pertandingan belum berakhir. Parma yang masih menyimpan ambisi untuk bisa bertahan di Seri A gantian mengancam, namun tak banyak membuahkan hasil. Inter malah tampil mendominasi di 30 menit terakhir pertandingan.
Dan yang ditunggu pun akhirnya tiba. Setelah beberapa kali usahanya digagalkan lini belakang Parma, Ibra berhasil mencetak gol kedua lewat tendangan volinya, memaksimalkan umpan Maicon di menit 79. Fantastis.
Gol indah tersebut sekaligus menjadi penutup di laga tersebut, dengan skor 2-0 menjadi milik Inter. Nerrazzurri pun berpesta di Ennio Tardini, sementara si pemilik stadion malah berduka karena terdegradasi.
Susunan Tim
Parma: Pavarini; Coly, Paci, Couto, Castellini; Morrone, Cigarini (Lucarelli 64), Parravicini; Reginaldo (Antonelli 77), Budan, Gasbarroni
Inter: Julio Cesar; Maicon, Rivas, Materazzi, Maxwell; Zanetti, Vieira, Stankovic; Balotelli (Pele' 77), Cesar (Ibrahimovic 51); Cruz
( ian / krs )
Ibra Bawa Inter Raih Scudetto
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

AFP/Damien Meyer
Gelar tersebut menjadi raihan ke-16 Inter di ajang Liga Italia, sekaligus mencatat hattrik setelah di dua musim sebelumnya juga mengakhiri musim sebagai kampiun. Sedikit catatan, titel scudetto yang didapat di musim 2005/2006 merupakan 'pemberian' mengingat Juventus, yang saat itu menjadi juara, terlibat skandal calciopoli yang membuat titelnya ditarik lagi.
Dengan tambahan tiga angka, Inter mengoleksi 85 poin, unggul tiga angka dari Roma yang juga bermain imbang 1-1 di kandang Catania.
Adalah Zlatan Ibrahimovic yang menjadi penentu sukses Inter meraih scudetto di musim ini. Dengan dua gol dari kakinya, ia pantas dinobatkan sebagai pahlawan Inter di pekan terakhir Seri A musim ini.
Sementara bagi Parma, kekalahan ini melengkapi derita mereka sepanjang musim ini. Hasil akhir, Il Gialloblu harus berlaga di Seri B musim depan bersama Livorno dan Empoli.
Jalannya Pertandingan
Penampilan Inter di Ennio Tardini di babak pertama sedikit lambat. Tak banyak peluang tercipta, namun dari yang sedikit itu tetap ada kesempatan untuk unggul.
Tendangan first time Cesar di menit 29 nyaris saja menjebol gawang Nicola Pavorini jika saja arah bola sedikit lebih rendah dari mistar gawang Parma. Demikian juga sepakan Maicon dua menit berselang.
Julio Cruz juga sempat mendapat kesempatan di menit 39 dan 44. Akan tetapi usahanya gagal menembus jala Parma. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, angin keberuntungan berganti. Masuknya Zlatan Ibrahimovic di menit 51 juga memiliki andil penting atas perubahan yang dimaksud.
Bukti dari betapa Inter bisa menggantungkan harapannya kepada seorang Zlatan adalah terciptanya gol pertama di laga ini. Baru menyentuh bola di menit 62, striker Swedia ini langsung menunjukkan kepercayaan yang diberikan Roberto Mancini dengan gol via sepakannya. Sontak pemain Inter merayakan gol tersebut dengan antusias.
Namun pertandingan belum berakhir. Parma yang masih menyimpan ambisi untuk bisa bertahan di Seri A gantian mengancam, namun tak banyak membuahkan hasil. Inter malah tampil mendominasi di 30 menit terakhir pertandingan.
Dan yang ditunggu pun akhirnya tiba. Setelah beberapa kali usahanya digagalkan lini belakang Parma, Ibra berhasil mencetak gol kedua lewat tendangan volinya, memaksimalkan umpan Maicon di menit 79. Fantastis.
Gol indah tersebut sekaligus menjadi penutup di laga tersebut, dengan skor 2-0 menjadi milik Inter. Nerrazzurri pun berpesta di Ennio Tardini, sementara si pemilik stadion malah berduka karena terdegradasi.
Susunan Tim
Parma: Pavarini; Coly, Paci, Couto, Castellini; Morrone, Cigarini (Lucarelli 64), Parravicini; Reginaldo (Antonelli 77), Budan, Gasbarroni
Inter: Julio Cesar; Maicon, Rivas, Materazzi, Maxwell; Zanetti, Vieira, Stankovic; Balotelli (Pele' 77), Cesar (Ibrahimovic 51); Cruz
( ian / krs )
Komentar terkini (37 Komentar)
