Forum Sepakbola
- kelakuan wasit serie A... lelaki
- Best Buy 08/09... s4kty
- Big Match Fiorentina VS J... yudhi_dharma
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Tempat Nongkrong Ngobrol ... maskiko
Berita Lain
- Jumat, 29/08/2008 17:40 WIB
Tunggu Kaka di Pekan Kedua - Jumat, 29/08/2008 16:25 WIB
Inter Lepas Suazo ke Benfica - Jumat, 29/08/2008 10:55 WIB
Liga Italia Pekan Ini
Juve Bisa Langsung Jalani Mimpi Buruk - Jumat, 29/08/2008 00:46 WIB
Oddo Berlabuh ke Bayern Munich - Kamis, 28/08/2008 19:20 WIB
Sheva Seperti Sup yang Dipanaskan Lagi - Kamis, 28/08/2008 18:10 WIB
Ibrahimovic Puji Mourinho
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 18/05/2008 22:43 WIB
Ditahan Catania, Roma Runner Up
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Alberto Pizzoli
Catania - AS Roma harus memupus harapan merengkuh scudetto dan kembali jadi runner up. Bertandang ke Catania, Giallorossi pulang membawa satu angka setelah bermain imbang 1-1.
Memang bukan hasil imbang ini yang membuat Roma gagal merengkuh scudetto. Hat-trick runner up yang didapat skuad besutan Luciano Spaletti adalah karena pada pertandingan lain Inter Milan meraih kemenangan 2-0 atas Parma.
Tambahan satu poin membuat Francesco Totti dkk duduk di posisi dua klasemen akhir dengan total poin 82, terpaut dua angka dari Nerazzurri di posisi teratas.
Kalau Roma berduka atas hasil ini, tidak demikian dengan Catania. Mereka justru berpesta karena tambahan satu poin menghindarkan mereka dari ancaman degradasi, unggul satu angka atas Empoli sebagai penghuni posisi atas zona degradasi yang pada laga lain menang 2-1 atas Livorno.
Jalannya Pertandingan
Punya keharusan menang demi menjaga peluang menjadi juara, Roma tampil menekan sejak awal pertandingan. Peluang pertama mereka dalam laga di Stadio Angelo Massimino, Minggu (18/5/2008), datang dari tendangan kaki kanan David Pizarro yang masih melebar.
Roma menggelar pesta kecil di menit delapan saat Mirco Vucinic sukses menjebol jala tuan rumah lewat aksi individu memukau. Menggiring bola dari tengah lapangan sang striker melewati empat pemain Catania dan melepaskan tembakan terarah ke tiang jauh.
Catania yang berusaha menghindari kekalahan demi bertahan di kasta teratas tak menyerah begitu saja. Perlahan lepas dari tekanan, serangan pun mulai digalang. Sepakan Jorge Vargas sempat membuat Doni berjibaku mengamankan gawangnya, sementara tandukan Silvestri jusa bisa diantisipasi kiper Brasil itu.
Peluang tuan rumah berlanjut melalui tendangan Giacomo Tedesco yang berubah arah setelah membentur pemain Roma, lagi-lagi Doni tampil gemilang menghalau bola yang mengarah ke gawangnya. Hingga tutun minum Roma masih di atas angin karena selain unggul 1-0, pada laga lain Inter justru tertahan 0-0.
Di awal babak kedua Catania kembali memiliki beberapa peluang menyamakan kedudukan, namun tendangan Davide Baiocco dari tengah kotak penalti usai memungut bola liar melenceng jauh dari gawang. Sementara tandukan Morimoto dalam posisi bebas dan hanya berjarak tak sampai enam meter juga melambung tinggi.
Saat terdengar kabar keunggulan Inter atas Parma, tekanan terhadap Roma semakin menjadi jadi. Roma pantas berterimakasih pada Doni yang dalam pertandingan tersebut membuat banyak penyelamatan gemilang.
Memasuki menit 82 Catania sempat merobek jala Roma saat tandukan Stovini membentur Giuseppe Mascara dan masuk ke gawang. Namun wasit membatalkan gol tersebut karena Mascara lebih dulu terperangkap offside.
Saat Inter mampu unggul 2-0, yang berarti tertutupnya peluang menjadi juara, Roma malah kecolongan gol. Di menit 85 Martinez menjebol jala Doni untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Susunan Pemain
Catania: Bizzarri; Silvestri, Terlizzi, Stovini, Sabato (Morimoto 46); Vargas, Baiocco, Biagianti, Tedesco; Colucci (Mascara 60), Martinez
Roma: Doni; Cassetti, Panucci, Mexes, Tonetto; Pizarro, De Rossi; Aquilani (Brighi 75), Mancin (Giuly 57), Perrotta; Vucinic ( din / ian )
Ditahan Catania, Roma Runner Up
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Alberto Pizzoli
Memang bukan hasil imbang ini yang membuat Roma gagal merengkuh scudetto. Hat-trick runner up yang didapat skuad besutan Luciano Spaletti adalah karena pada pertandingan lain Inter Milan meraih kemenangan 2-0 atas Parma.
Tambahan satu poin membuat Francesco Totti dkk duduk di posisi dua klasemen akhir dengan total poin 82, terpaut dua angka dari Nerazzurri di posisi teratas.
Kalau Roma berduka atas hasil ini, tidak demikian dengan Catania. Mereka justru berpesta karena tambahan satu poin menghindarkan mereka dari ancaman degradasi, unggul satu angka atas Empoli sebagai penghuni posisi atas zona degradasi yang pada laga lain menang 2-1 atas Livorno.
Jalannya Pertandingan
Punya keharusan menang demi menjaga peluang menjadi juara, Roma tampil menekan sejak awal pertandingan. Peluang pertama mereka dalam laga di Stadio Angelo Massimino, Minggu (18/5/2008), datang dari tendangan kaki kanan David Pizarro yang masih melebar.
Roma menggelar pesta kecil di menit delapan saat Mirco Vucinic sukses menjebol jala tuan rumah lewat aksi individu memukau. Menggiring bola dari tengah lapangan sang striker melewati empat pemain Catania dan melepaskan tembakan terarah ke tiang jauh.
Catania yang berusaha menghindari kekalahan demi bertahan di kasta teratas tak menyerah begitu saja. Perlahan lepas dari tekanan, serangan pun mulai digalang. Sepakan Jorge Vargas sempat membuat Doni berjibaku mengamankan gawangnya, sementara tandukan Silvestri jusa bisa diantisipasi kiper Brasil itu.
Peluang tuan rumah berlanjut melalui tendangan Giacomo Tedesco yang berubah arah setelah membentur pemain Roma, lagi-lagi Doni tampil gemilang menghalau bola yang mengarah ke gawangnya. Hingga tutun minum Roma masih di atas angin karena selain unggul 1-0, pada laga lain Inter justru tertahan 0-0.
Di awal babak kedua Catania kembali memiliki beberapa peluang menyamakan kedudukan, namun tendangan Davide Baiocco dari tengah kotak penalti usai memungut bola liar melenceng jauh dari gawang. Sementara tandukan Morimoto dalam posisi bebas dan hanya berjarak tak sampai enam meter juga melambung tinggi.
Saat terdengar kabar keunggulan Inter atas Parma, tekanan terhadap Roma semakin menjadi jadi. Roma pantas berterimakasih pada Doni yang dalam pertandingan tersebut membuat banyak penyelamatan gemilang.
Memasuki menit 82 Catania sempat merobek jala Roma saat tandukan Stovini membentur Giuseppe Mascara dan masuk ke gawang. Namun wasit membatalkan gol tersebut karena Mascara lebih dulu terperangkap offside.
Saat Inter mampu unggul 2-0, yang berarti tertutupnya peluang menjadi juara, Roma malah kecolongan gol. Di menit 85 Martinez menjebol jala Doni untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Susunan Pemain
Catania: Bizzarri; Silvestri, Terlizzi, Stovini, Sabato (Morimoto 46); Vargas, Baiocco, Biagianti, Tedesco; Colucci (Mascara 60), Martinez
Roma: Doni; Cassetti, Panucci, Mexes, Tonetto; Pizarro, De Rossi; Aquilani (Brighi 75), Mancin (Giuly 57), Perrotta; Vucinic ( din / ian )

