Berita Lain

Indeks Berita

Senin, 19/05/2008 14:54 WIB

'Ibracadabra', Dua Gol & Scudetto dalam 39 Menit
Doni Wahyudi - detiksport


(AFP/Damien Meyer)

Jakarta - Hingga menit 51 pertandingan pekan terakhir Seri A, posisi Inter Milan untuk meraih scudetto masih di ujung tanduk. Namun hanya dalam 39 menit, Zlatan Ibrahimovic mengubah itu semua.

Hingga babak pertama pekan ke-38 Liga Italia, scudetto yang sudah lama berada di depan Inter mendadak lenyap. Bertandang ke Parma, Javier Zanetti cs tak mampu menjebol jala gawang tuan rumah, padahal pada pertandingan lain Mirko Vucinic membawa AS Roma mengungguli Catania.

Dengan kondisi tersebut Roma adalah kandidat kuat juara dengan poin 84, unggul satu angka atas Inter. Namun sepakbola adalah permainan 90 menit, dan Roberto Mancini tak mau membuang menit demi menit di babak kedua hingga akhirnya memasukkan Zlatan Ibrahimovic dan menarik Cesar saat waktu pertandingan menunjuk angka 51.

Zlatan memang baru pulih dari cedera yang sudah memaksanya tak merumput selama dua bulan. Tapi Mancini tahu benar kalau memasukkan striker Swedia itu bukanlah sebuah perjudian, melainkan jaminan akan makin tajamnya lini depan miliknya.

Benar saja, baru menyentuh bola di menit 62 Zlatan mampu membuat fans Inter bersorak kegirangan dengan gol yang dicetaknya. Tapi Zlatan tak puas hanya mencetak satu gol, lama tak bermain sama sekali tak menlunturkan naluri ganasnya mencetak gol.

Sebelas menit sebelum bubaran dia mencetak gol kedua, yang sekaligus memastikan Inter meraih hat-trick scudetto. Mendapat umpan dari Maicon, striker 26 tahun itu melepaskan tendangan voli yang merobek jala Parma.

Zlatan adalah salah satu transfer terbaik yang dilakukan Inter dalam beberapa musim terakhir. Si Biru Hitam pun layak bersyukur mendapatkan striker berjuluk 'Ibracadabra' tersebut lantaran keputusan bergabung dengan Inter didasari terdegradasinya Juventus (klub Zlatan sebelumnya) ke Seri B akibat skandal calciopoli.

Dasarnya striker jempolan, Zlatan tak perlu banyak waktu untuk beradaptasi dengan para gelandang Nerazzurri untuk menciptakan lini depan yang menakutkan. Pada tahun pertamanya bermukin di San Siro, 15 gol berhasil dia sumbangkan.

Grafik jumlah gol milik Zlatan meningkat musim ini. Meski dihadang cedera, hingga pekan terakhir Seri A sudah 20 gol dia cetak yang 15 di antaranya datang di ajang Liga Italia.

Menilik apa yang sudah ditorehkannya sepanjang dua musim ini dan usianya yang baru 26 tahun, masa depan Zlatan di Inter masih akan sangat menjanjikan. Memberi Inter hat-trick scudetto mungkin hanya awal dari gelar demi gelar lain yang akan diraih La Beneamata. ( din / krs )

Baca juga: