Forum Sepakbola
- Apakah ISL Perlu Dibubark... teen04
- Kualitas WASIT di ISL... petromak
- PT Djarum Ancam Hengkang ... isek
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Hot News... naferyo
- Apa sih enaknya nonton se... Jack.set
Berita Lain
- Rabu, 15/10/2008 23:04 WIB
Enam Wasit Siap Diberi Sanksi - Rabu, 15/10/2008 16:03 WIB
ISL, Sampai Kapan Bermasalah? - Rabu, 15/10/2008 00:34 WIB
Kasus Upaya Pemukulan Wasit
PSMS Anggap Pertandingan Tidak Sah - Selasa, 14/10/2008 23:35 WIB
Berupaya Pukul Wasit, Manajer PSIS Didenda 30 Juta - Senin, 13/10/2008 23:44 WIB
BP Akui Egois - Senin, 13/10/2008 23:41 WIB
Persela Remukkan PKT, Pelita Tekuk Deltras
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 20/05/2008 19:25 WIB
Semangatnya Coaching Clinic Bayern
Arya Perdhana - detiksport

detiksport/Arya Perdhana
Jakarta - Meski cukup lelah karena baru saja tiba di Jakarta dari Jerman, para pemain Bayern Munich tetap bersemangat melakukan coaching clinic untuk puluhan siswa SSB.
Coaching clinic ini diselenggarakan untuk sekitar 30 orang anak dari berbagai SSB di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Selasa (20/5/2008).
Bayern yang membawa 17 orang pemainnya terlihat serius memberikan tip berlatih kepada anak-anak berusia 8-12 tahun tersebut. Mark van Bommel dkk tetap bersemangat meski ini bukanlah event latihan resmi klub.
Latihan tersebut dipecah dalam empat bagian, yakni latihan kiper, shooting, passing dan dribbling. Oliver Kahn memimpin di latihan kiper, sementara latihan shooting diawasi oleh Mark van Bommel, latihan passing oleh Toni Kroos dan latihan passing diikuti oleh Ze Roberto.
Kahn yang akan pensiun sebagai pesepakbola di akhir musim ini berlatih bersama dua deputinya, Michael Rensing dan Bernd Dreher. Meski sudah berusia 38 tahun, Kahn terlihat lincah melompat dan menjatuhkan diri untuk menangkap si kulit bundar.
Di sisi lapangan, tribun stadion dipenuhi oleh publik yang antusias untuk menyaksikan latihan dari klub berkelas dunia seperti Bayern. Puluhan orang dari penggemar Bayern Indonesia turut hadir dan beberapa kali meneriakkan nama pemain yang kemudian dibalas dengan lambaian tangan.
Anak-anak yang berasal dari berbagai SSB juga terlihat antusias mengikuti latihan. Meski mengaku tidak terlalu tahu nama-nama pemain Bayern, bocah-bocah itu tetap mengaku senang bisa mendapat coaching clinic.
"Senang banget. Mereka jago-jago, empat jempol deh buat mereka. Mereka teriak-teriak pakai bahasa Jerman. Kita nggak tahu artinya," jawab sejumlah anak seusai latihan dengan tawa berderai.
Selesai memberikan coaching clinic, Kahn dkk langsung masuk ke dalam bus dan dibawa ke hotel tempat mereka menginap tanpa memberikan sepatah pun komentar. Para penggemar yang masih kurang puas melihat para idolanya masih mengambil gambar dan melambai-lambaikan tangan mereka hingga bus para pemain meninggalkan tempat.
( arp / a2s )
Semangatnya Coaching Clinic Bayern
Arya Perdhana - detiksport

detiksport/Arya Perdhana
Coaching clinic ini diselenggarakan untuk sekitar 30 orang anak dari berbagai SSB di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Selasa (20/5/2008).
Bayern yang membawa 17 orang pemainnya terlihat serius memberikan tip berlatih kepada anak-anak berusia 8-12 tahun tersebut. Mark van Bommel dkk tetap bersemangat meski ini bukanlah event latihan resmi klub.
Latihan tersebut dipecah dalam empat bagian, yakni latihan kiper, shooting, passing dan dribbling. Oliver Kahn memimpin di latihan kiper, sementara latihan shooting diawasi oleh Mark van Bommel, latihan passing oleh Toni Kroos dan latihan passing diikuti oleh Ze Roberto.
Kahn yang akan pensiun sebagai pesepakbola di akhir musim ini berlatih bersama dua deputinya, Michael Rensing dan Bernd Dreher. Meski sudah berusia 38 tahun, Kahn terlihat lincah melompat dan menjatuhkan diri untuk menangkap si kulit bundar.
Di sisi lapangan, tribun stadion dipenuhi oleh publik yang antusias untuk menyaksikan latihan dari klub berkelas dunia seperti Bayern. Puluhan orang dari penggemar Bayern Indonesia turut hadir dan beberapa kali meneriakkan nama pemain yang kemudian dibalas dengan lambaian tangan.
Anak-anak yang berasal dari berbagai SSB juga terlihat antusias mengikuti latihan. Meski mengaku tidak terlalu tahu nama-nama pemain Bayern, bocah-bocah itu tetap mengaku senang bisa mendapat coaching clinic.
"Senang banget. Mereka jago-jago, empat jempol deh buat mereka. Mereka teriak-teriak pakai bahasa Jerman. Kita nggak tahu artinya," jawab sejumlah anak seusai latihan dengan tawa berderai.
Selesai memberikan coaching clinic, Kahn dkk langsung masuk ke dalam bus dan dibawa ke hotel tempat mereka menginap tanpa memberikan sepatah pun komentar. Para penggemar yang masih kurang puas melihat para idolanya masih mengambil gambar dan melambai-lambaikan tangan mereka hingga bus para pemain meninggalkan tempat.
( arp / a2s )
Komentar terkini (4 Komentar)
