Forum Sepakbola
- Dimanakah Rasa Keadilan P... tafiaro
- PFC (Persiba Balikpapan F... fiyo
- Psir = Pssi ???... yesijahat
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Hot News... naferyo
- Hasil pertandingan ISL... lelaki
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 19:04 WIB
Grand Royal Challenge Cup
Indonesia Ditumbangkan Myanmar 1-2 - Rabu, 19/11/2008 19:20 WIB
Grand Royal Challenge
Markus Gemilang, Indonesia ke Final - Minggu, 16/11/2008 00:03 WIB
PSM-Persib Imbang di Makassar - Minggu, 16/11/2008 00:02 WIB
Fisik Jadi Perhatian Utama Pelatih Baru PKT - Minggu, 16/11/2008 00:00 WIB
Persiwa Tahan PKT 1-1 - Sabtu, 15/11/2008 22:34 WIB
Grand Royal Challenge
Indonesia Ditumbangkan Myanmar 1-2
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 21/05/2008 23:13 WIB
Allianz Cup
Lapangan GBK Jadi Sorotan
Kris Fathoni W - detiksport

detiksport/Kris Fathoni W
Jakarta - Permukaan lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno ketika dilangsungkannya pertandingan timnas Indonesia kontra Bayern Munich tidak dalam kondisi terbaik. Hal ini pun memancing kekurangpuasan dari kedua kubu.
Penyelenggaraan Perayaan 100 Tahun Kebangkitan Nasional pada hari Selasa (20/5/2008) malam WIB yang bertempat di stadion kebanggaan Indonesia tersebut telah membuat permukaan lapangan jadi kurang kondusif ketika laga friendly Indonesia kontra Munich dihelat, Rabu (21/5/2008).
Permukaan lapangan terlihat tidak rata sehingga laju bola jadi tak sempuran dan tak jarang memantul berubah arah. Secara visual, buruknya kondisi lapangan juga sudah terlihat, di mana permukaan tampak menguning pertanda kurangnya rumput.
Buat kapten "Tim Merah Putih" Ponaryo Astaman, keadaan tersebut dinilai cukup menyulitkan rekan-rekannya, kendati dia mengakui kalau kekalahan Indonesia lebih dikarenakan kurang bagusnya organisasi permainan mereka sendiri.
"Lapangan sedikit menyulitkan," aku Ponaryo dalam konperensi pers usai pertandingan.
Kalau pemain Indonesia sendiri yang relatif terbiasa bermain di atas lapangan yang kurang memenuhi standar saja mengaku kesulitan, lalu bagaimana pula dengan Die Roten, sang tamu yang terbiasa bermain di stadion-stadion megah Jerman, atau negara-negara Eropa lainnya?
"Yah, untuk hari ini bolehlah main sepakbola (di lapangan seperti itu), tapi untuk nantinya, kondisi lapangan tak seharusnya seperti tadi," kritik pelatih Ottmar Hitzfeld secara halus seraya tersenyum.
( krs / din )
Allianz Cup
Lapangan GBK Jadi Sorotan
Kris Fathoni W - detiksport
detiksport/Kris Fathoni W
Penyelenggaraan Perayaan 100 Tahun Kebangkitan Nasional pada hari Selasa (20/5/2008) malam WIB yang bertempat di stadion kebanggaan Indonesia tersebut telah membuat permukaan lapangan jadi kurang kondusif ketika laga friendly Indonesia kontra Munich dihelat, Rabu (21/5/2008).
Permukaan lapangan terlihat tidak rata sehingga laju bola jadi tak sempuran dan tak jarang memantul berubah arah. Secara visual, buruknya kondisi lapangan juga sudah terlihat, di mana permukaan tampak menguning pertanda kurangnya rumput.
Buat kapten "Tim Merah Putih" Ponaryo Astaman, keadaan tersebut dinilai cukup menyulitkan rekan-rekannya, kendati dia mengakui kalau kekalahan Indonesia lebih dikarenakan kurang bagusnya organisasi permainan mereka sendiri.
"Lapangan sedikit menyulitkan," aku Ponaryo dalam konperensi pers usai pertandingan.
Kalau pemain Indonesia sendiri yang relatif terbiasa bermain di atas lapangan yang kurang memenuhi standar saja mengaku kesulitan, lalu bagaimana pula dengan Die Roten, sang tamu yang terbiasa bermain di stadion-stadion megah Jerman, atau negara-negara Eropa lainnya?
"Yah, untuk hari ini bolehlah main sepakbola (di lapangan seperti itu), tapi untuk nantinya, kondisi lapangan tak seharusnya seperti tadi," kritik pelatih Ottmar Hitzfeld secara halus seraya tersenyum.
( krs / din )
Komentar terkini (31 Komentar)
