- Stremaing live kualifikas... manutd88
- tim non unggulan tapii bi... lelaki
- tempat tuk peminat liga a... lelaki
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Sabtu, 06/09/2008 07:01 WIB
Kualifikasi Piala Dunia 2010
'Italia Wajib Menang' - Sabtu, 06/09/2008 06:01 WIB
Kualifikasi Piala Dunia 2010
Inggris Pastikan Tanpa Ferdinand - Sabtu, 06/09/2008 05:19 WIB
Puji Rival, Presiden Brasil Panen Protes - Sabtu, 06/09/2008 01:04 WIB
Mutu Naik Banding atas Sanksi Denda - Sabtu, 06/09/2008 00:04 WIB
Jelang Siprus vs Italia
Lippi Tunggu Kondisi Del Piero - Jumat, 05/09/2008 23:03 WIB
Beratnya Sanksi Meludah
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Kamis, 22/05/2008 06:38 WIB
Chelsea Kembali Terbentur Van Der Sar
Rossi Finza Noor - detiksport

AFP/Michael Steele
Moskow - Kegemilangan Edwin Van der Sar dalam mengandaskan Chelsea di babak adu penalti bukanlah yang pertama kalinya. Di awal musim ini, ia juga pernah melakukan hal serupa.
Pada pertandingan final Liga Champions yang berlangsung Kamis (22/5/2008) dinihari WIB, mantan kiper Fulham itu layak disebut sebagai penentu keberhasilan Manchester United menjadi juara Eropa.
Berhadapan satu lawan satu dengan eksekutor terakhir Chelsea, Nicolas Anelka, Van der Sar dengan jitu menebak arah tendangan penyerang asal Prancis itu. Bola yang mengarah ke kanan berhasil diblok olehnya, dan MU pun keluar sebagai juara Liga Champions musim ini.
Itu bukanlah pertama kalinya Van der Sar menjadi pahlawan di babak adu penalti. Pada laga pembuka musim, Community Shield, ia malah melakukan aksi yang lebih cemerlang. Kebetulan lawan yang dihadapi ketika itu sama, Chelsea.
Tiga penendang pertama The Blues, Claudio Pizarro, Frank Lampard, dan Shaun Wright-Phillips langsung menemui kegagalan karena tendangannya sukses ditepis oleh dirinya. MU pun menang dengan skor total 4-1.
Laga tersebut memang hanya memperebutkan sebuah tropi minor, namun kesuksesannya itu seakan menjadi pertanda bahwa babak adu penalti merupakan bagi kiper 37 tahun itu untuk unjuk kebolehan.
Van der Sar kini tengah menikmati kesusksesan merengkuh tropi Liga Champions bersama rekan-rekannya. Ini merupakan kali kedua ia merasakan manisnya menjadi kampiun Eropa setelah pertama kali meraihnya pada tahun 1995 bersama Ajax Amsterdam.
"Ia tampil luar biasa di saat penentuan," ujar Ryan Giggs seusai pertandingan, menunjukkan betapa besarnya peran Van der Sar dalam babak adu penalti. ( roz / ian )
Chelsea Kembali Terbentur Van Der Sar
Rossi Finza Noor - detiksport

AFP/Michael Steele
Pada pertandingan final Liga Champions yang berlangsung Kamis (22/5/2008) dinihari WIB, mantan kiper Fulham itu layak disebut sebagai penentu keberhasilan Manchester United menjadi juara Eropa.
Berhadapan satu lawan satu dengan eksekutor terakhir Chelsea, Nicolas Anelka, Van der Sar dengan jitu menebak arah tendangan penyerang asal Prancis itu. Bola yang mengarah ke kanan berhasil diblok olehnya, dan MU pun keluar sebagai juara Liga Champions musim ini.
Itu bukanlah pertama kalinya Van der Sar menjadi pahlawan di babak adu penalti. Pada laga pembuka musim, Community Shield, ia malah melakukan aksi yang lebih cemerlang. Kebetulan lawan yang dihadapi ketika itu sama, Chelsea.
Tiga penendang pertama The Blues, Claudio Pizarro, Frank Lampard, dan Shaun Wright-Phillips langsung menemui kegagalan karena tendangannya sukses ditepis oleh dirinya. MU pun menang dengan skor total 4-1.
Laga tersebut memang hanya memperebutkan sebuah tropi minor, namun kesuksesannya itu seakan menjadi pertanda bahwa babak adu penalti merupakan bagi kiper 37 tahun itu untuk unjuk kebolehan.
Van der Sar kini tengah menikmati kesusksesan merengkuh tropi Liga Champions bersama rekan-rekannya. Ini merupakan kali kedua ia merasakan manisnya menjadi kampiun Eropa setelah pertama kali meraihnya pada tahun 1995 bersama Ajax Amsterdam.
"Ia tampil luar biasa di saat penentuan," ujar Ryan Giggs seusai pertandingan, menunjukkan betapa besarnya peran Van der Sar dalam babak adu penalti. ( roz / ian )
Komentar terkini (10 Komentar)
