- Apakah juara liga EROPA d... Chelsea_Mania
- Seputar Olimpiade... lelaki
- free trit... $CH3L534$
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Rabu, 20/08/2008 14:12 WIB
Olimpiade Beijing
Cibiran Maradona untuk Buruknya Brasil - Rabu, 20/08/2008 13:13 WIB
Dunga di Ujung Pemecatan - Rabu, 20/08/2008 11:35 WIB
Laga Ujicoba
Spanyol Menuju Tahta yang Lebih Tinggi - Rabu, 20/08/2008 11:13 WIB
Tak Ada yang Untouchable bagi Capello - Rabu, 20/08/2008 06:10 WIB
Pindah ke PSG, Kezman Wujudkan Mimpi - Rabu, 20/08/2008 05:44 WIB
Ronaldinho & Pato Kecewa Berat
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Kamis, 22/05/2008 07:34 WIB
Kisah Tangisan Kencang CR7
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Franck Five
Moskow - Kalau ada pemain Manchester United yang paling deras mengucurkan air mata usai memenangi Liga Champions, dinihari tadi maka dia adalah Cristiano Ronaldo.
Ronaldo sempat ikut berlari bersama rekan-rekannya untuk menghampiri Edwin van Der Saar sesaat setelah kiper Belanda itu memblok tendangan Nicolas Anelka yang kemudian memastikan MU menjadi juara Liga Champions.
Namun dia tak bisa dan tak mampu berlari terlalu jauh untuk kemudian ikut berpesta dengan rekannya. Winger Portugal itu kemudian memilih duduk di lapangan dan menjatuhkan dirinya ke belakang untuk sesaat kemudian menutup wajahnya menahan tangis yang tak lagi terbendung. Badannya terlihat berguncang menahan tangis yang mungkin sangat kencang.
Berbagai emosi bergolak menjadi satu dalam diri Ronaldo. Kegembiraan karena menjadi juara jelas dirasakannya, tapi yang paling dirasakannya adalah kelegaan karena akhirnya "Setan Merah" menang.
Sebuah beban maha berat mungkin akan terus dipikul Ronaldo jika MU akhirnya tak mampu menjadi juara. Meski dia adalah pencetak gol pertama, namun kegagalannya menaklukkan Petr Cech di adu tos-tosan bisa menjadi penyebab kegagalan MU dinihari tadi.
"Saya tak tahu harus berkata apa. Dalam pandangan saya ,saya bermain baik sepanjang pertandingan, mencetak gol lalu gagal memasukkan penalti. Itu bisa saja menjadi hari terburuk sepanjang hidup saya," ungkap Ronaldo di Reuters.
Selain berterimakasih pada Van der Sar yang berhasil mementahkan penalti Anelka, CR7 juga pantas bersyukur karena eksekusi John Terry yang bisa menjadi penentu kemenangan The Blues melenceng jauh dari sasaran akibat sang kapten terpeleset.
"Saya sangat bangga pada teman-teman. Penalti seperti sebuah lotere. Kami layak menang karena kami bermain lebih baik sepanjang pertandingan. Itu sangat berarti buat saya, kami memenangi dua tropi (dengan Premier League), ini hari terbaik dalam hidup saya. saya akan bertahan," cerocos sang top skorer. ( din / roz )
Kisah Tangisan Kencang CR7
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Franck Five
Ronaldo sempat ikut berlari bersama rekan-rekannya untuk menghampiri Edwin van Der Saar sesaat setelah kiper Belanda itu memblok tendangan Nicolas Anelka yang kemudian memastikan MU menjadi juara Liga Champions.
Namun dia tak bisa dan tak mampu berlari terlalu jauh untuk kemudian ikut berpesta dengan rekannya. Winger Portugal itu kemudian memilih duduk di lapangan dan menjatuhkan dirinya ke belakang untuk sesaat kemudian menutup wajahnya menahan tangis yang tak lagi terbendung. Badannya terlihat berguncang menahan tangis yang mungkin sangat kencang.
Berbagai emosi bergolak menjadi satu dalam diri Ronaldo. Kegembiraan karena menjadi juara jelas dirasakannya, tapi yang paling dirasakannya adalah kelegaan karena akhirnya "Setan Merah" menang.
Sebuah beban maha berat mungkin akan terus dipikul Ronaldo jika MU akhirnya tak mampu menjadi juara. Meski dia adalah pencetak gol pertama, namun kegagalannya menaklukkan Petr Cech di adu tos-tosan bisa menjadi penyebab kegagalan MU dinihari tadi.
"Saya tak tahu harus berkata apa. Dalam pandangan saya ,saya bermain baik sepanjang pertandingan, mencetak gol lalu gagal memasukkan penalti. Itu bisa saja menjadi hari terburuk sepanjang hidup saya," ungkap Ronaldo di Reuters.
Selain berterimakasih pada Van der Sar yang berhasil mementahkan penalti Anelka, CR7 juga pantas bersyukur karena eksekusi John Terry yang bisa menjadi penentu kemenangan The Blues melenceng jauh dari sasaran akibat sang kapten terpeleset.
"Saya sangat bangga pada teman-teman. Penalti seperti sebuah lotere. Kami layak menang karena kami bermain lebih baik sepanjang pertandingan. Itu sangat berarti buat saya, kami memenangi dua tropi (dengan Premier League), ini hari terbaik dalam hidup saya. saya akan bertahan," cerocos sang top skorer. ( din / roz )
Komentar terkini (28 Komentar)


