Forum Sepakbola
- Siapakah juara pertengaha... galauman
- mourinho vs pers italia... jamily10
- Special Derby d'Italia te... GIOVINCO
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Nerazzuri.. Internazional... PSM.Internazionale
Berita Lain
- Sabtu, 22/11/2008 12:58 WIB
'Inter 0, Juve 2' - Sabtu, 22/11/2008 03:49 WIB
Jelang Derby d'Italia
Adriano Kembali Perkuat Inter - Jumat, 21/11/2008 18:25 WIB
Jelang Derby d'Italia
Ketimbang Ibra, Gigi Riva Suka Amauri - Jumat, 21/11/2008 14:31 WIB
Jelang Liga Italia
Roma Mulai Menuju Ekstrimisme Berbeda? - Jumat, 21/11/2008 14:04 WIB
Jelang Derby d'Italia
Amauri: Mau Menang? Duetkan Saya dengan Alex - Jumat, 21/11/2008 11:45 WIB
Jelang Liga Italia
Awas Diseruduk Banteng, Milan!
Indeks Berita
Baca Juga
Jumat, 06/06/2008 06:58 WIB
Bila Giuly Merasa Homesick
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Marcello Paternostro
Roma - Homesick alias perasaan rindu rumah biasanya melanda pemain yang baru pernah bermain di luar negeri. Tapi bagaimana bila homesick menerpa pemain senior seperti Ludovic Giuly.
Menjalani musim pertamanya bersama AS Roma, Giuly cukup sering tampil. Total 31 kali merumput plus enam gol menjadi catatan pemain yang ditransfer dari Barcelona seharga 3,2 juta euro ini.
Bukan catatan yang buruk tentunya. Tapi Giuly mengakui bahwa hal itu tidak bisa menghentikan benaknya berpikir tentang kemungkinan pulang ke kampung halamannya, Prancis.
"Saya sangat termotivasi dengan ide kembali ke Prancis," aku Giuly seperti diwartakan oleh Goal.
Paris St-Germain, klub dari ibukota negeri mode tersebut, dilaporkan meminati Giuly. Apakah pemain mungil yang fasih bermain di sayap itu tertarik hijrah ke Parc des Princes, markas PSG?
"PSG bisa jadi pilihan yang menarik. Tapi mereka bukanlah satu-satunya (pilihan). Saya masih punya dua atau tiga tahun ke depan untuk bermain di level atas. Saya ingin menikmati diri saya sendiri," lanjut pemain berusia 31 tahun itu.
"Pilihan saya tidak tergantung kepada uang. Jika iya (tergantung uang), maka saya sekarang sudah berada di Qatar," kata pemain yang di Prancis pernah membela Lyon dan Monaco tersebut.
Meski berisyarat ingin tetap berlaga di Seri A, Giuly juga meminta Roma rela bila nantinya ia benar-benar cabut. "Roma tidak bisa menghentikan saya bila saya ingin pergi," pungkasnya.
( arp / key )
Bila Giuly Merasa Homesick
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Marcello Paternostro
Menjalani musim pertamanya bersama AS Roma, Giuly cukup sering tampil. Total 31 kali merumput plus enam gol menjadi catatan pemain yang ditransfer dari Barcelona seharga 3,2 juta euro ini.
Bukan catatan yang buruk tentunya. Tapi Giuly mengakui bahwa hal itu tidak bisa menghentikan benaknya berpikir tentang kemungkinan pulang ke kampung halamannya, Prancis.
"Saya sangat termotivasi dengan ide kembali ke Prancis," aku Giuly seperti diwartakan oleh Goal.
Paris St-Germain, klub dari ibukota negeri mode tersebut, dilaporkan meminati Giuly. Apakah pemain mungil yang fasih bermain di sayap itu tertarik hijrah ke Parc des Princes, markas PSG?
"PSG bisa jadi pilihan yang menarik. Tapi mereka bukanlah satu-satunya (pilihan). Saya masih punya dua atau tiga tahun ke depan untuk bermain di level atas. Saya ingin menikmati diri saya sendiri," lanjut pemain berusia 31 tahun itu.
"Pilihan saya tidak tergantung kepada uang. Jika iya (tergantung uang), maka saya sekarang sudah berada di Qatar," kata pemain yang di Prancis pernah membela Lyon dan Monaco tersebut.
Meski berisyarat ingin tetap berlaga di Seri A, Giuly juga meminta Roma rela bila nantinya ia benar-benar cabut. "Roma tidak bisa menghentikan saya bila saya ingin pergi," pungkasnya.
( arp / key )
Komentar terkini (3 Komentar)
