Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

Jumat, 06/06/2008 06:58 WIB

Bila Giuly Merasa Homesick
Arya Perdhana - detiksport


AFP/Marcello Paternostro

Roma - Homesick alias perasaan rindu rumah biasanya melanda pemain yang baru pernah bermain di luar negeri. Tapi bagaimana bila homesick menerpa pemain senior seperti Ludovic Giuly.

Menjalani musim pertamanya bersama AS Roma, Giuly cukup sering tampil. Total 31 kali merumput plus enam gol menjadi catatan pemain yang ditransfer dari Barcelona seharga 3,2 juta euro ini.

Bukan catatan yang buruk tentunya. Tapi Giuly mengakui bahwa hal itu tidak bisa menghentikan benaknya berpikir tentang kemungkinan pulang ke kampung halamannya, Prancis.

"Saya sangat termotivasi dengan ide kembali ke Prancis," aku Giuly seperti diwartakan oleh Goal.

Paris St-Germain, klub dari ibukota negeri mode tersebut, dilaporkan meminati Giuly. Apakah pemain mungil yang fasih bermain di sayap itu tertarik hijrah ke Parc des Princes, markas PSG?

"PSG bisa jadi pilihan yang menarik. Tapi mereka bukanlah satu-satunya (pilihan). Saya masih punya dua atau tiga tahun ke depan untuk bermain di level atas. Saya ingin menikmati diri saya sendiri," lanjut pemain berusia 31 tahun itu.

"Pilihan saya tidak tergantung kepada uang. Jika iya (tergantung uang), maka saya sekarang sudah berada di Qatar," kata pemain yang di Prancis pernah membela Lyon dan Monaco tersebut.

Meski berisyarat ingin tetap berlaga di Seri A, Giuly juga meminta Roma rela bila nantinya ia benar-benar cabut. "Roma tidak bisa menghentikan saya bila saya ingin pergi," pungkasnya.

( arp / key )
Komentar terkini (3 Komentar)

Baca juga: