- Pengendali lapangan tenga... olang_oleng
- Andai Jadi Bek Kelas Duni... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... antowae
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
Indeks Berita
Senin, 28/07/2008 14:21 WIB
Musafri, Bomber Lokal Paling Tajam Saat ini
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport
Balikpapan - Musafri bisa jadi mencuri perhatian pecinta sepakbola Indonesia. Soalnya ia kini menjadi satu-satunya bomber lokal yang masuk dalam daftar topskor ISL 2008.
Hanya 11 pemain yang hingga partai ketiga Liga Super Indonesia mampu mencetak lebih dari dua gol. Bomber Pelita Jaya Jawa Barat Cristiano Lopez dan striker Persik Kediri Cristian Gonzalez untuk sementara memuncaki klasemen dengan empat gol.
Pada baris selanjutnya, muncul nama Musafri. Penyerang Persiba Balikpapan itu menjadi satu-satunya pemain lokal Indonesia yang mampu bersaing di papan topskor. Sejauh ini, tiga gol sudah dibukukannya, masing-masing di tiap laga Persiba.
Catatan itu terbilang spesial. Bandingkan saja dengan bomber lokal lainnya. Bambang Pamungkas dan Aliyudin, yang kerap disebut sebagai duet maut Indonesia, koleksi total keduanya hanya dua gol. Budi Sudarsono dan Saktiawan Sinaga malah belum mencetak satu golpun hingga pekan ini. Rahmat Rivai juga demikian.
Mengedepankan Musafri sebagai salah satu striker terbaik Indonesia saat ini juga cukup layak. Performanya terbilang mumpuni untuk kualitas sepakbola Indonesia.
Mantan pemain PSS Sleman itu memiliki kecepatan, kecerdikan dan akurasi tendangan yang cukup bagus, meskipun tidak didukung dengan perawakan sebagai seorang striker. Kesan mendalam pun terlontar dari seorang Peter Butler, mentor Musafri di Persiba Balikpapan.
"Sudah seharusnya Musafri masuk timnas," terangnya minggu lalu usai timnya Persiba sukses menahan PSIS Semarang 1-1 di Jatidiri. Musafri menjadi pahlawan Persiba di laga tersebut lewat tendangan kerasnya dari sudut kotak penalti PSIS.
"Saya bukan apa-apa tanpa dukungan rekan-rekan di lapangan. Saya belum apa bila dibandingkan dengan pemain lain. Yang pasti saya ingin selalu bermain baik. Masalah gol tergantung yang di atas," ujar Musafri merendah.
Dengan usia yang masih 26 tahun (lahir 19 Februari 1982, red), peluang untuknya menjadi lebih berkembang masih terbuka lebar. Pelatih timnas Benny Dollo pun kini memiliki banyak opsi untuk mempertajam lini depannya dan Musafri sangat pantas masuk dalam hitungan.
Bagaimana, Bendol?
( ian / a2s )
Musafri, Bomber Lokal Paling Tajam Saat ini
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport
Hanya 11 pemain yang hingga partai ketiga Liga Super Indonesia mampu mencetak lebih dari dua gol. Bomber Pelita Jaya Jawa Barat Cristiano Lopez dan striker Persik Kediri Cristian Gonzalez untuk sementara memuncaki klasemen dengan empat gol.
Pada baris selanjutnya, muncul nama Musafri. Penyerang Persiba Balikpapan itu menjadi satu-satunya pemain lokal Indonesia yang mampu bersaing di papan topskor. Sejauh ini, tiga gol sudah dibukukannya, masing-masing di tiap laga Persiba.
Catatan itu terbilang spesial. Bandingkan saja dengan bomber lokal lainnya. Bambang Pamungkas dan Aliyudin, yang kerap disebut sebagai duet maut Indonesia, koleksi total keduanya hanya dua gol. Budi Sudarsono dan Saktiawan Sinaga malah belum mencetak satu golpun hingga pekan ini. Rahmat Rivai juga demikian.
Mengedepankan Musafri sebagai salah satu striker terbaik Indonesia saat ini juga cukup layak. Performanya terbilang mumpuni untuk kualitas sepakbola Indonesia.
Mantan pemain PSS Sleman itu memiliki kecepatan, kecerdikan dan akurasi tendangan yang cukup bagus, meskipun tidak didukung dengan perawakan sebagai seorang striker. Kesan mendalam pun terlontar dari seorang Peter Butler, mentor Musafri di Persiba Balikpapan.
"Sudah seharusnya Musafri masuk timnas," terangnya minggu lalu usai timnya Persiba sukses menahan PSIS Semarang 1-1 di Jatidiri. Musafri menjadi pahlawan Persiba di laga tersebut lewat tendangan kerasnya dari sudut kotak penalti PSIS.
"Saya bukan apa-apa tanpa dukungan rekan-rekan di lapangan. Saya belum apa bila dibandingkan dengan pemain lain. Yang pasti saya ingin selalu bermain baik. Masalah gol tergantung yang di atas," ujar Musafri merendah.
Dengan usia yang masih 26 tahun (lahir 19 Februari 1982, red), peluang untuknya menjadi lebih berkembang masih terbuka lebar. Pelatih timnas Benny Dollo pun kini memiliki banyak opsi untuk mempertajam lini depannya dan Musafri sangat pantas masuk dalam hitungan.
Bagaimana, Bendol?
( ian / a2s )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
