Forum Sepakbola
- mourinho vs pers italia... jamily10
- Special Derby d'Italia te... GIOVINCO
- The Great Allesandrro ...... diazpiero
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Nerazzuri.. Internazional... PSM.Internazionale
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 14:31 WIB
Jelang Liga Italia
Roma Mulai Menuju Ekstrimisme Berbeda? - Jumat, 21/11/2008 14:04 WIB
Jelang Derby d'Italia
Amauri: Mau Menang? Duetkan Saya dengan Alex - Jumat, 21/11/2008 11:45 WIB
Jelang Liga Italia
Awas Diseruduk Banteng, Milan! - Jumat, 21/11/2008 10:58 WIB
Liga Italia Pekan Ini
Dua Edisi Duel Milan-Turin - Jumat, 21/11/2008 07:30 WIB
Jelang Derby d'Italia
Iaquinta: Juve Selalu Unggul - Jumat, 21/11/2008 06:36 WIB
Stadion Baru Juve Manjakan Fans
Indeks Berita
Baca Juga
Senin, 04/08/2008 02:12 WIB
Milan Fokus Perbaiki Lini Belakang
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

AFP/Alexander Nemenov
Moskow - Kekalahan 5-0 Milan dari Chelsea memang menyesakkan, namun banyak hal bisa diambil dari hal ini. Bagi pelatih Carlo Ancelotti, kini ia menjadi tahu bagian mana yang harus lebih diperbaikinya.
"Kami benar-benar harus memperbaiki lini belakang kami," tegasnya seusai pertandingan.
Milan memang memperlihatkan penampilan yang luar biasa buruk di Moskow. Melawan Chelsea di turnamen Russian Railway Cup, lini belakang Milan terlihat begitu keropos. Lima gol bersarang ke gawang Zeljko Kalac, di mana empat gol di antaranya datang hanya dari satu orang pemain, Nicolas Anelka.
Meskipun banyak sisi masih harus diperbaiki, namun Ancelotti menegaskan fokusnya untuk meningkatkan performa lini belakangnya.
"Apapun yang kami usahakan di lini serang tidak bisa dijadikan pertimbangan karena beberapa pemain absen, tapi tidak demikian di lini belakang," ujar Ancelotti seperti dikutip Football Italia.
"Bila pemain sekaliber Alessandro Nesta kembali fit, saya meragukan ia sendiri bisa membereskan masalah kami. Kami butuh semua orang lebih berkonsentrasi, berhati-hati dan fokus."
Di laga tersebut, Ancelotti tak banyak melakukan eksperimen di lini belakang skuadnya. Paruh pertama pertandingan diisi oleh Danielle Bonera dan Giuseppe Favalli yang mengapit duo bek tengah Dario Simic dan Paolo Maldini.
Namun kuartet lini belakang Milan, yang juga dibantu Matthieu Flamini dan Gennaro Gattuso dari lini tengah, tak bermain efektif. Tiga gol hanya dalam tempo 15 menit tercipta dengan mudah.
Keterpurukan berlanjut di babak kedua. Digao dan Kakhaber Kaladze yang menggantikan tempat Simic dan Maldini juga tak bisa berbuat banyak meredam serangan yang dibangun pasukan Luis Felipe Scolari. Dua gol kembali bersarang ke gawang Kalac tanpa sekalipun bisa membalas.
"Saya harap dengan minimnya pemain yang mengisi lini depan untuk saat ini bisa kami manfaatkan untuk memperbaiki barisan pertahanan kami, karena terlalu banyak masalah yang terlihat," pungkas Ancelotti.
( ian / din )
Milan Fokus Perbaiki Lini Belakang
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

AFP/Alexander Nemenov
Foto Terkait
"Kami benar-benar harus memperbaiki lini belakang kami," tegasnya seusai pertandingan.
Milan memang memperlihatkan penampilan yang luar biasa buruk di Moskow. Melawan Chelsea di turnamen Russian Railway Cup, lini belakang Milan terlihat begitu keropos. Lima gol bersarang ke gawang Zeljko Kalac, di mana empat gol di antaranya datang hanya dari satu orang pemain, Nicolas Anelka.
Meskipun banyak sisi masih harus diperbaiki, namun Ancelotti menegaskan fokusnya untuk meningkatkan performa lini belakangnya.
"Apapun yang kami usahakan di lini serang tidak bisa dijadikan pertimbangan karena beberapa pemain absen, tapi tidak demikian di lini belakang," ujar Ancelotti seperti dikutip Football Italia.
"Bila pemain sekaliber Alessandro Nesta kembali fit, saya meragukan ia sendiri bisa membereskan masalah kami. Kami butuh semua orang lebih berkonsentrasi, berhati-hati dan fokus."
Di laga tersebut, Ancelotti tak banyak melakukan eksperimen di lini belakang skuadnya. Paruh pertama pertandingan diisi oleh Danielle Bonera dan Giuseppe Favalli yang mengapit duo bek tengah Dario Simic dan Paolo Maldini.
Namun kuartet lini belakang Milan, yang juga dibantu Matthieu Flamini dan Gennaro Gattuso dari lini tengah, tak bermain efektif. Tiga gol hanya dalam tempo 15 menit tercipta dengan mudah.
Keterpurukan berlanjut di babak kedua. Digao dan Kakhaber Kaladze yang menggantikan tempat Simic dan Maldini juga tak bisa berbuat banyak meredam serangan yang dibangun pasukan Luis Felipe Scolari. Dua gol kembali bersarang ke gawang Kalac tanpa sekalipun bisa membalas.
"Saya harap dengan minimnya pemain yang mengisi lini depan untuk saat ini bisa kami manfaatkan untuk memperbaiki barisan pertahanan kami, karena terlalu banyak masalah yang terlihat," pungkas Ancelotti.
( ian / din )
Komentar terkini (37 Komentar)
