Forum Sepakbola
- Pilih Messi atau Kun Ague... shanhushie_nakamura
- Belakang Madrid Keropos... dasawidyantara
- Klasemen Liga Spanyol <... radd
- MADRID vs BARCELONA WAR Z... boixos
- Quiz All About Liga Spany... ceb0ngs
- WAGS La Liga... myshowbiz
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 12:07 WIB
Liga Spanyol Pekan Ini
Saatnya Bangkit, El Real - Jumat, 21/11/2008 03:17 WIB
Zarate Juga Jadi Target Madrid - Jumat, 21/11/2008 00:07 WIB
Diincar Madrid, Milito Tetap Kalem - Rabu, 19/11/2008 18:10 WIB
Daya Pikat Spanyol & Madrid Goda Crespo? - Rabu, 19/11/2008 12:16 WIB
Messi Pun Bela Schuster - Selasa, 18/11/2008 05:17 WIB
Real Madrid Dukung Schuster
Indeks Berita
Baca Juga
Senin, 18/08/2008 19:09 WIB
'Ronaldinho Korban Gaya Hidup'
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Manan Vatsyayana
Barcelona - Kata orang, hidup itu bagai roda: kadang di atas dan kadang di bawah. Ronaldinho pernah mengalami semua itu di Barcelona dan kata Xavi, itu terjadi karena gaya hidupnya sendiri.
Gaya hidup yang dimaksud Xavi adalah gaya hidup di luar lapangan Dinho yang glamor, ditandai dengan pesta-pesta hingga pagi serta dikelilingi perempuan-perempuan cantik.
"Ronaldinho selalu menjalani gaya hidup yang seperti itu. Dia selalu bilang kepada kami: 'Ya beginilah saya ini'," ujar Xavi tentang mantan rekan setimnya di Barcelona itu seperti dikutip Reuters.
Gaya hidup seperti itu relatif tidak menjadi masalah di mata media dan fans apabila prestasi tetap terjaga. Namun bila kemampuan menurun, paka karir seorang pesepakbola bagai sedang di ujung tanduk.
"Ketika Anda menjalani gaya hidup seperti itu, Anda harus mengerti bahwa ketika level Anda menurun, maka akan ada pisau keluar untuk Anda. Dia seperti itu; dia suka keluar dan menikmati hidup," imbuh Xavi lagi.
"Dia sangat penuh kehidupan semenjak dia datang dan dengan cara itu kami memenangi dua gelar juara Liga Spanyol serta satu titel Liga Champions," kata gelandang terbaik Euro 2008 itu.
Dinho memang sukses besar dalam tiga musim pertamanya bersama Barca. Tapi saat penampilannya jauh menurun dan kebugarannya sangat buruk, tak pelak banjir kritikan pun menghampiri pemain Brasil itu.
Sepanjang musim lalu, spekulasi tentang kepindahan Dinho terus merebak. Hingga akhirnya AC Milan menggaet gelandang serang berusia 28 tahun itu awal musim ini dengan harga 25 juta euro.
"Dia punya kehidupan pribadinya sendiri yang seharusnya tidak dicampuri. Tapi sangat benar bila kehidupan pribadi juga mempengaruhi penampilannya di lapangan," ujar Xavi. "Ronie berubah dari seorang idola bagi semua fans Barcelona menjadi seseorang yang disoraki dan dikritik. Itu menyakitkan."
( arp / arp )
'Ronaldinho Korban Gaya Hidup'
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Manan Vatsyayana
Gaya hidup yang dimaksud Xavi adalah gaya hidup di luar lapangan Dinho yang glamor, ditandai dengan pesta-pesta hingga pagi serta dikelilingi perempuan-perempuan cantik.
"Ronaldinho selalu menjalani gaya hidup yang seperti itu. Dia selalu bilang kepada kami: 'Ya beginilah saya ini'," ujar Xavi tentang mantan rekan setimnya di Barcelona itu seperti dikutip Reuters.
Gaya hidup seperti itu relatif tidak menjadi masalah di mata media dan fans apabila prestasi tetap terjaga. Namun bila kemampuan menurun, paka karir seorang pesepakbola bagai sedang di ujung tanduk.
"Ketika Anda menjalani gaya hidup seperti itu, Anda harus mengerti bahwa ketika level Anda menurun, maka akan ada pisau keluar untuk Anda. Dia seperti itu; dia suka keluar dan menikmati hidup," imbuh Xavi lagi.
"Dia sangat penuh kehidupan semenjak dia datang dan dengan cara itu kami memenangi dua gelar juara Liga Spanyol serta satu titel Liga Champions," kata gelandang terbaik Euro 2008 itu.
Dinho memang sukses besar dalam tiga musim pertamanya bersama Barca. Tapi saat penampilannya jauh menurun dan kebugarannya sangat buruk, tak pelak banjir kritikan pun menghampiri pemain Brasil itu.
Sepanjang musim lalu, spekulasi tentang kepindahan Dinho terus merebak. Hingga akhirnya AC Milan menggaet gelandang serang berusia 28 tahun itu awal musim ini dengan harga 25 juta euro.
"Dia punya kehidupan pribadinya sendiri yang seharusnya tidak dicampuri. Tapi sangat benar bila kehidupan pribadi juga mempengaruhi penampilannya di lapangan," ujar Xavi. "Ronie berubah dari seorang idola bagi semua fans Barcelona menjadi seseorang yang disoraki dan dikritik. Itu menyakitkan."
( arp / arp )
Komentar terkini (7 Komentar)
