Forum Sepakbola
- Persiba Balikpapan... fiyo
- Barisan Merah Putih (BMP)... rb21
- Timnas Indonesia......... rooney2309
- Forza Milan!! Milanista -... newbie
- Barcelona fans... kakashi28
- Disini Juventini Sejati... tua_bangka
Berita Lain
- Rabu, 08/10/2008 16:07 WIB
Dicari! Anggota Baru Skuad Detiksport
Indeks Berita
Selasa, 19/08/2008 18:51 WIB
Serunya Kunjungan Juventini Indonesia ke detiksport
Doni Wahyudi - detiksport

Jakarta - Suara tawa terkekeh berulang terdengar dari ruang meeting detikcom, akhir pekan kemarin. Suasana seru tersebut ternyata bersumber dari rombongan Juventini Indonesia yang bertandang ke markas detiksport.
Dipimpin langsung oleh dedengkotnya, Fransiskus "Koko" Susetyo, rombongan Juventini Indonesia menyerbu kantor redaksi detiksport, Sabtu (16/8/2008) lalu. Koko tak datang sendiri karena dia diiringi beberapa pengurus fans klub Bianconeri itu seperti Wahyu "joe" yang menjabat wakil ketua, Ade yang diserahi jabatan sekretaris, serta Irvan dan Jovial Dien yang menjabat humas dan bagian legal.
Kalau suara tawa sering terdengar ru, ang pertemuan itu adalah gambaran betapa akrabnya suasana yang terbangun. Meski baru sekali itu bertatap muka langsung, kru detiksport dan Juventini Indonesia seperti teman lama yang dipertemukan kembali setelah lama tidak bersua.
Humor-humor segar meluncur spontan dari Andi Abdulah Sururi, redaktur pelaksana detiksport, yang ditanggapi dengan tak kalah konyol oleh rombongan anak-anak muda pengagum "Si Nyonya Besar" itu.
Tapi pertemuan tersebut tentu saja tak sekadar diisi gurauan dan ketawa-ketiwi. Setelah saling memperkenalkan diri, kami juga sharing soal banyak hal. Mulai dari aktivitas Juventini Indonesia, kehidupan fans klub sepakbola di tanah air dan sedikit menyinggung kondisi sepakbola Indonesia.
Juventini Indonesia juga menyampaikan beberapa masukan dan saran serta kritik buat tim detiksport. Tentu saja itu semua kami terima dengan senang hati sebagai bentuk perhatian pembaca terhadap kanal kesayangan Anda ini.
Keakraban yang tercipta dalam pertemuan tersebut membuat waktu satu setengah jam terlewati tanpa terasa. Kunjungan Juventini Indonesia pun diakhiri dengan foto bersama aadan bertukar cendera mata, seperti kalau dua kapten kesebelasannya melakukannya sebelum mereka bertanding, sebagai tanda persahabatan.
Seperti hampir dilakukan setiap tamu yang menyambangi kantor redaksi kami, Juventini Indonesia berkesempatan mengintip "dapur" kerja kami. Sebelum berpisah, kami pun membuat janji untuk bertemu lagi di kesempatan lain, termasuk melakukan friendly game. Tanding apa? Futsal. ( din / krs )
Serunya Kunjungan Juventini Indonesia ke detiksport
Doni Wahyudi - detiksport

Dipimpin langsung oleh dedengkotnya, Fransiskus "Koko" Susetyo, rombongan Juventini Indonesia menyerbu kantor redaksi detiksport, Sabtu (16/8/2008) lalu. Koko tak datang sendiri karena dia diiringi beberapa pengurus fans klub Bianconeri itu seperti Wahyu "joe" yang menjabat wakil ketua, Ade yang diserahi jabatan sekretaris, serta Irvan dan Jovial Dien yang menjabat humas dan bagian legal.
Kalau suara tawa sering terdengar ru, ang pertemuan itu adalah gambaran betapa akrabnya suasana yang terbangun. Meski baru sekali itu bertatap muka langsung, kru detiksport dan Juventini Indonesia seperti teman lama yang dipertemukan kembali setelah lama tidak bersua.
Humor-humor segar meluncur spontan dari Andi Abdulah Sururi, redaktur pelaksana detiksport, yang ditanggapi dengan tak kalah konyol oleh rombongan anak-anak muda pengagum "Si Nyonya Besar" itu.
Tapi pertemuan tersebut tentu saja tak sekadar diisi gurauan dan ketawa-ketiwi. Setelah saling memperkenalkan diri, kami juga sharing soal banyak hal. Mulai dari aktivitas Juventini Indonesia, kehidupan fans klub sepakbola di tanah air dan sedikit menyinggung kondisi sepakbola Indonesia.
Juventini Indonesia juga menyampaikan beberapa masukan dan saran serta kritik buat tim detiksport. Tentu saja itu semua kami terima dengan senang hati sebagai bentuk perhatian pembaca terhadap kanal kesayangan Anda ini.
Keakraban yang tercipta dalam pertemuan tersebut membuat waktu satu setengah jam terlewati tanpa terasa. Kunjungan Juventini Indonesia pun diakhiri dengan foto bersama aadan bertukar cendera mata, seperti kalau dua kapten kesebelasannya melakukannya sebelum mereka bertanding, sebagai tanda persahabatan.
Seperti hampir dilakukan setiap tamu yang menyambangi kantor redaksi kami, Juventini Indonesia berkesempatan mengintip "dapur" kerja kami. Sebelum berpisah, kami pun membuat janji untuk bertemu lagi di kesempatan lain, termasuk melakukan friendly game. Tanding apa? Futsal. ( din / krs )
