- Pengendali lapangan tenga... olang_oleng
- Andai Jadi Bek Kelas Duni... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... antowae
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 04:15 WIB
Eriksson Didesak Mundur - Jumat, 21/11/2008 01:45 WIB
CAS: Atletico Tetap Tampil tanpa Penonton - Kamis, 20/11/2008 18:24 WIB
Berbatov Ancam Pensiun dari Timnas - Kamis, 20/11/2008 13:52 WIB
Lagi, Wasit Diancam Dibunuh - Kamis, 20/11/2008 13:08 WIB
Kecewanya Terry Usai Buat Blunder - Kamis, 20/11/2008 11:32 WIB
Hasil Sempurna untuk Tahun Gemilang Capello
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Rabu, 20/08/2008 14:12 WIB
Olimpiade Beijing
Cibiran Maradona untuk Buruknya Brasil
Kris Fathoni W - detiksport

Reuters/Lucy Nicholson
Beijing - Brasil tak kuasa membalas saat dihantam Argentina 0-3 di semifinal sepakbola Olimpiade. Performa tim "Samba" pun dicela legenda Argentina, Diego Maradona.
Argentina memastikan maju ke final Olimpiade setelah mempermalukan Brasil di Workers' Stadium, Selasa (19/8/2008). Sudah kalah tiga gol tanpa balas, Brasil juga harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain.
Maradona, yang melihat langsung partai itu, niscaya bangga negaranya bisa menang dengan mantap. Namun juga terselip rasa kecewa melihat Brasil yang jadi rival berat Argentina di Amerika Latin dan bahkan dunia, tampil tak berdaya.
"Sudah lama sekali sejak saya melihat Brasil sedemikian buruk dan main bertahan," ujar Maradona seperti dikutip Reuters, Rabu (20/8/2008).
"Saya tak berpikir mereka bisa membuat kerusakan. Mereka tak pernah bisa bermain keluar dari pertahanan, tak ada yang membantu Ronaldinho dan mereka tak pernah bermain koheren. Saya pikir Argentina lebih baik di setiap meter lapangan," demikian Maradona.
( krs / roz )
Olimpiade Beijing
Cibiran Maradona untuk Buruknya Brasil
Kris Fathoni W - detiksport

Reuters/Lucy Nicholson
Argentina memastikan maju ke final Olimpiade setelah mempermalukan Brasil di Workers' Stadium, Selasa (19/8/2008). Sudah kalah tiga gol tanpa balas, Brasil juga harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain.
Maradona, yang melihat langsung partai itu, niscaya bangga negaranya bisa menang dengan mantap. Namun juga terselip rasa kecewa melihat Brasil yang jadi rival berat Argentina di Amerika Latin dan bahkan dunia, tampil tak berdaya.
"Sudah lama sekali sejak saya melihat Brasil sedemikian buruk dan main bertahan," ujar Maradona seperti dikutip Reuters, Rabu (20/8/2008).
"Saya tak berpikir mereka bisa membuat kerusakan. Mereka tak pernah bisa bermain keluar dari pertahanan, tak ada yang membantu Ronaldinho dan mereka tak pernah bermain koheren. Saya pikir Argentina lebih baik di setiap meter lapangan," demikian Maradona.
( krs / roz )
Komentar terkini (15 Komentar)
