Forum Sepakbola
- Psir Bebas... gagehrk
- Siapa Yang Pantas Ketua P... sijiae
- Gimana mencari 22 orang p... frenks
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Hot News... naferyo
- Hasil pertandingan ISL... lelaki
Berita Lain
- Kamis, 04/12/2008 00:27 WIB
Piala AFF
Misi Balas Dendam Dimulai - Kamis, 04/12/2008 00:25 WIB
Piala AFF
Soal Bonus, Pemain Masih Tutup Mulut - Kamis, 04/12/2008 00:20 WIB
Piala AFF
Timnas Siap Hadapi Siapapun - Rabu, 03/12/2008 23:20 WIB
Copa Dji Sam Soe
PSM Lelah Mental - Rabu, 03/12/2008 22:59 WIB
Copa Dji Sam Soe
PSM Disingkirkan Mitra Kukar - Selasa, 02/12/2008 20:40 WIB
Jelang Piala AFF
Tim Inti Indonesia Belum Terbentuk
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 27/08/2008 23:22 WIB
Piala Kemerdekaan
Ponaryo Antar Indonesia A ke Final
Arya Perdhana - detiksport

Jakarta - Timnas Indonesia A yang diperkuat para pemain senior memenangi partai semifinal Piala Kemerdekaan atas Indonesia B dengan skor 1-0. Gol tunggal Indonesia A dicetak Ponaryo Astaman.
Partai 'perang saudara' tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (27/8/2008) malam, saat Indonesia A bersua adik-adiknya, Indonesia B, yang merupakan timnas U-21.
Unggul pengalaman, Indonesia A bermain cukup baik di babak pertama. Namun Indonesia B justru lebih banyak mendominasi permainan.
Di menit kedua, Indonesia B justru sudah mengancam, bahkan mencetak gol meski kemudian dianulir wasit. Jajang Mulyana menerima umpan panjang dari belakang, menyepak dengan kaki kirinya dan gol.
Gol dibatalkan wasit karena Jajang dinilai sudah berada dalam posisi off-side. Namun di tayangan ulang televisi, sebetulnya posisi Jajang masih on-side.
Indonesia A balik mengancam di menit ke-12. Menguasai bola di kotak penalti, Budi Sudarsono melepaskan tendangan ke arah gawang namun masih bisa ditahan kiper Galih Sudaryono. Bola lepas dari tangan Galih namun tak bisa dikejar Budi dan Galih sigap menangkap si kulit bundar kembali.
Peluang berikut lagi-lagi diperoleh oleh Indonesia A. Arif Suyono nyaris membuat tim asuhan Benny Dollo itu unggul di menit ke-17. Sebuah tendangan keras pemain Arema Malang itu dari luar kotak penalti membentur mistar dan gagal merobek jala Galih.
Tiga menit setelah peluang Arif gagal, kapten tim Ponaryo Astaman memecah kebuntuan. Mendapat umpan lambung dari belakang, Ponaryo lolos dari jebakan off-side dan dengan mudah menjebol gawang Indonesia B setelah sebelumnya sukses melewati hadangan Galih.
Memasuki babak kedua, permainan Indonesia A menurun. Kesempatan ini coba dimanfaatkan oleh Indonesia B yang diasuh oleh Bambang Nurdiansyah. Jajang dkk beberapa kali mengancam gawang senior-seniornya.
Namun kekurangmatangan permainan anak-anak muda ini membuat mereka tak sanggup mengkreasikan peluang-peluang berbahaya meski mendominasi penguasaan bola di lapangan.
Indonesia A bahkan nyaris mencetak gol tambahan di menit ke-88 melalui sebuah serangan balik. Budi yang menguasai bola melakukan penetrasi ke kotak penalti Indonesia B.
Namun keputusan Budi mengeksekusi bola itu sendiri gagal menciptakan gol tambahan. Seandainya Budi mengoper kepada Ellie Aiboy yang lebih bebas, barangkali kemenangan Indonesia A akan didapat dengan skor 2-0.
Di partai final, Indonesia A akan berhadapan dengan timnas Libya yang di semifinal sebelumnya menaklukkan Myanmar 5-3. Laga puncak ini akan digelar pada hari Jumat (29/8).
( arp / lin )
Piala Kemerdekaan
Ponaryo Antar Indonesia A ke Final
Arya Perdhana - detiksport

Partai 'perang saudara' tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (27/8/2008) malam, saat Indonesia A bersua adik-adiknya, Indonesia B, yang merupakan timnas U-21.
Unggul pengalaman, Indonesia A bermain cukup baik di babak pertama. Namun Indonesia B justru lebih banyak mendominasi permainan.
Di menit kedua, Indonesia B justru sudah mengancam, bahkan mencetak gol meski kemudian dianulir wasit. Jajang Mulyana menerima umpan panjang dari belakang, menyepak dengan kaki kirinya dan gol.
Gol dibatalkan wasit karena Jajang dinilai sudah berada dalam posisi off-side. Namun di tayangan ulang televisi, sebetulnya posisi Jajang masih on-side.
Indonesia A balik mengancam di menit ke-12. Menguasai bola di kotak penalti, Budi Sudarsono melepaskan tendangan ke arah gawang namun masih bisa ditahan kiper Galih Sudaryono. Bola lepas dari tangan Galih namun tak bisa dikejar Budi dan Galih sigap menangkap si kulit bundar kembali.
Peluang berikut lagi-lagi diperoleh oleh Indonesia A. Arif Suyono nyaris membuat tim asuhan Benny Dollo itu unggul di menit ke-17. Sebuah tendangan keras pemain Arema Malang itu dari luar kotak penalti membentur mistar dan gagal merobek jala Galih.
Tiga menit setelah peluang Arif gagal, kapten tim Ponaryo Astaman memecah kebuntuan. Mendapat umpan lambung dari belakang, Ponaryo lolos dari jebakan off-side dan dengan mudah menjebol gawang Indonesia B setelah sebelumnya sukses melewati hadangan Galih.
Memasuki babak kedua, permainan Indonesia A menurun. Kesempatan ini coba dimanfaatkan oleh Indonesia B yang diasuh oleh Bambang Nurdiansyah. Jajang dkk beberapa kali mengancam gawang senior-seniornya.
Namun kekurangmatangan permainan anak-anak muda ini membuat mereka tak sanggup mengkreasikan peluang-peluang berbahaya meski mendominasi penguasaan bola di lapangan.
Indonesia A bahkan nyaris mencetak gol tambahan di menit ke-88 melalui sebuah serangan balik. Budi yang menguasai bola melakukan penetrasi ke kotak penalti Indonesia B.
Namun keputusan Budi mengeksekusi bola itu sendiri gagal menciptakan gol tambahan. Seandainya Budi mengoper kepada Ellie Aiboy yang lebih bebas, barangkali kemenangan Indonesia A akan didapat dengan skor 2-0.
Di partai final, Indonesia A akan berhadapan dengan timnas Libya yang di semifinal sebelumnya menaklukkan Myanmar 5-3. Laga puncak ini akan digelar pada hari Jumat (29/8).
( arp / lin )
Komentar terkini (39 Komentar)
